alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Usai Pukul Korban, Tersangka Cuma Dapatkan Rp15 Ribu di Dompet Korban

FENDI Saputra, pengamen badut pelaku perampokan alias pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap dagang buah di Halte Jalan Pahlawan, Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Negara, ditangkap anggota Satreskrim Polres Jembrana.

Usai ditangkap dan ditahan, pria 25 tahun asal Jalan Srono, Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur ini juga siap-siap terancam hukuman penjara cukup lama

M.BASIR, Negara

NIAT mendapat uang banyak dengan melakukan aksi perampokan, Fendi malah tertimpa ‘apes’. Ia bukan hanya dipenjara gara-gara perbuatannya.

Namun usai ditangkap, dari pengakuannya, selain handphone, ia ternyata hanya mendapatkan uang Rp 15 ribu dari isi dompet yang ia rampas dari korban.

Uang Rp15 ribu itu merupakan uang pelaris yang asalnya juga dari dirinya saat membeli jeruk kepada korban.

Baca Juga:  Jaga PT Freeport, Polda Bali Kirim 100 Personel Brimob ke Papua

“Tersangka ini merampas HP dan dompet yang berisi uang Rp15 ribu hasil penjualan jeruk dari tersangka,”terang Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Muhammad Reza Pranata, Jumat (7/1).

Lebih lanjut, AKP Muhammad  Reza menambahkan, modus yang dilakukan tersangka, yakni mengambil barang barang milik korban dengan terlebih dahulu melumpuhkan korban dengan memukul kepala korban menggunakan batu sebanyak dua kali.

Selanjutnya, atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 9 tahun. 

- Advertisement -
- Advertisement -

FENDI Saputra, pengamen badut pelaku perampokan alias pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap dagang buah di Halte Jalan Pahlawan, Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Negara, ditangkap anggota Satreskrim Polres Jembrana.

Usai ditangkap dan ditahan, pria 25 tahun asal Jalan Srono, Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur ini juga siap-siap terancam hukuman penjara cukup lama

M.BASIR, Negara


NIAT mendapat uang banyak dengan melakukan aksi perampokan, Fendi malah tertimpa ‘apes’. Ia bukan hanya dipenjara gara-gara perbuatannya.

Namun usai ditangkap, dari pengakuannya, selain handphone, ia ternyata hanya mendapatkan uang Rp 15 ribu dari isi dompet yang ia rampas dari korban.

Uang Rp15 ribu itu merupakan uang pelaris yang asalnya juga dari dirinya saat membeli jeruk kepada korban.

Baca Juga:  Dituntut 6 Tahun, Mantan Pejabat Distan Merengek Minta Bebas

“Tersangka ini merampas HP dan dompet yang berisi uang Rp15 ribu hasil penjualan jeruk dari tersangka,”terang Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Muhammad Reza Pranata, Jumat (7/1).

Lebih lanjut, AKP Muhammad  Reza menambahkan, modus yang dilakukan tersangka, yakni mengambil barang barang milik korban dengan terlebih dahulu melumpuhkan korban dengan memukul kepala korban menggunakan batu sebanyak dua kali.

Selanjutnya, atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 9 tahun. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/