alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, May 20, 2022

Ditabrak Pengendara Ngebut, Pejalan Kaki Sekarat

TABANAN –Nyaris nahas dialami  seorang pejalan kaki bernama I Made Muji, 47.

Warga Banjar Dinas Puseh, Desa Perean, Baturiti ini terpaksa harus dilarikan ke RSUD Mangusada, Badung, akibat mengalami luka parah usai tertabrak motor, pada Kamis malam (6/5) sekitar pukul 21.00 WITA.

Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu Nyoman Subagia tak menampik peristiwa kecelakaan tersebut.

Dikatakannya, laporan lakalantas dengan korban pejalan kaki baru diterima Polsek Baturitipada, Jumat pagi (7/5).

Korban tertabrak pengendara motor yang melaju kencang di Jalan Raya Jalan Denpasar-Singaraja.

Dari laporan yang diterima, kecelakaan tersebut terjadi bermula dari sepeda motor Honda Scoopy DK 5436 VI yang dikendarai I Kadek Teddy Juniarta, 19, warga Pancarasi, Buleleng yang datang dari arah selatan menuju utara.

Baca Juga:  Dipicu Arus Pendek, Rumah Permanen Warga Baturiti Ludes Terbakar

Pada saat melintas di kilometer 297 masuk Banjar Dinas Kukub, Desa Perean Tengah Baturiti. Pengendara motor yang melaju tidak melihat pejalan kaki I Made Muji yang menyeberang jalan.

- Advertisement -

Saat korban menyeberang jalan dari sisi timur ke arah barat, tiba-tiba langsung ditabrak.

“Laju motor dengan kecepatan tinggi. Sehingga pengendara motor tidak dapat mengendalikan motornya. Sehingga pejalan kaki tertabrak,” terang Iptu Subagia.

Akibat kecelakaan tersebut pejalan kaki mengalami kondisi patah tulang, luka pada bagian kiri belakang kepala, alami bengkak pada betis kanan dan betis kaki kiri.

Pejalan kaki hingga kini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan pengendara motor mengalami luka ringan.

Baca Juga:  Rebutan Janda Beranak Dua, Pria Beristri di Penebel Diciduk

Dari hasil olah TKP, keterangan saksi dan pengendara motor. Kecelakaan lalu lintas tersebut diduga karena pengendara motor tak memperhatikan arah depan saat mengendarai motornya.

Sehingga tidak mengetahui korban yang saat itu hendak menyeberang jalan.

“Jadi pengendara motor tidak berhati-hati dan tidak mengutamakan pejalan kaki yang akan menyeberang jalan,” ungkapnya.

Saat ini kasus kecelakaan dengan korban pejalan kaki masih ditangani oleh unit Satlantas Polres Tabanan. Polisi sudah mengamankan barang bukti berupa motor. 

- Advertisement -

- Advertisement -

TABANAN –Nyaris nahas dialami  seorang pejalan kaki bernama I Made Muji, 47.

Warga Banjar Dinas Puseh, Desa Perean, Baturiti ini terpaksa harus dilarikan ke RSUD Mangusada, Badung, akibat mengalami luka parah usai tertabrak motor, pada Kamis malam (6/5) sekitar pukul 21.00 WITA.

Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu Nyoman Subagia tak menampik peristiwa kecelakaan tersebut.


Dikatakannya, laporan lakalantas dengan korban pejalan kaki baru diterima Polsek Baturitipada, Jumat pagi (7/5).

Korban tertabrak pengendara motor yang melaju kencang di Jalan Raya Jalan Denpasar-Singaraja.

Dari laporan yang diterima, kecelakaan tersebut terjadi bermula dari sepeda motor Honda Scoopy DK 5436 VI yang dikendarai I Kadek Teddy Juniarta, 19, warga Pancarasi, Buleleng yang datang dari arah selatan menuju utara.

Baca Juga:  Salon dan Gudang Rongsokan Ludes Terbakar

Pada saat melintas di kilometer 297 masuk Banjar Dinas Kukub, Desa Perean Tengah Baturiti. Pengendara motor yang melaju tidak melihat pejalan kaki I Made Muji yang menyeberang jalan.

Saat korban menyeberang jalan dari sisi timur ke arah barat, tiba-tiba langsung ditabrak.

“Laju motor dengan kecepatan tinggi. Sehingga pengendara motor tidak dapat mengendalikan motornya. Sehingga pejalan kaki tertabrak,” terang Iptu Subagia.

Akibat kecelakaan tersebut pejalan kaki mengalami kondisi patah tulang, luka pada bagian kiri belakang kepala, alami bengkak pada betis kanan dan betis kaki kiri.

Pejalan kaki hingga kini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Sedangkan pengendara motor mengalami luka ringan.

Baca Juga:  Pejabat Kehutanan Diduga Jadi Beking Investor Perabas Hutan di Nusa

Dari hasil olah TKP, keterangan saksi dan pengendara motor. Kecelakaan lalu lintas tersebut diduga karena pengendara motor tak memperhatikan arah depan saat mengendarai motornya.

Sehingga tidak mengetahui korban yang saat itu hendak menyeberang jalan.

“Jadi pengendara motor tidak berhati-hati dan tidak mengutamakan pejalan kaki yang akan menyeberang jalan,” ungkapnya.

Saat ini kasus kecelakaan dengan korban pejalan kaki masih ditangani oleh unit Satlantas Polres Tabanan. Polisi sudah mengamankan barang bukti berupa motor. 

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/