alexametrics
26.5 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Serem, Main Paragliding, Bule Prancis Jatuh ke Jurang Bali Cliff

DENPASAR – Insiden maut terjadi Selasa (6/8) malam di tebing Pantai Bali Cliff Ungasan. Seorang turis asing berkebangsaan Prancis bernama Mathieu Obispo, 48, jatuh ke tebing saat bermain paragliding.

Akibatnya, korban mengalami patah tulang paha bagian kanan. Beruntung dia berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim SAR. 

Laporan ada turis jatung ke tebing diterima Basarnas Bali sekitar pukul 19.30 Wita atau 30 menit setelah kejadian.

“Untuk mempercepat respons dan pengecekan awal, ada personil yang diberangkatkan terlebih dahulu menggunakan rescue trail.

Selanjutnya segera menyusul  personil lain dengan  Rapid Deployment Land SAR Unit,” ungkap Pelaksana Harian Kepala Kantor Basarnas Bali I Made Junetra, Rabu (7/8). 

Baca Juga:  Melamun, Mitsubishi L300 Tabrak Motor dan Tembok Kantor Desa Tojan

Setibanya di lokasi, korban masih dalam kondisi sadar dan mengeluh sakit pada bagian kaki. “Tadi setelah dilakukan pemeriksaan awal, diduga ia mengalami cedera patah tulang paha kanannya,” imbuh Junetra.

Pertolongan pertama yang dilakukan SAR yakni membidai alias membalut bagian paha kanannya agar meminimalisir pergerakan.

“Pembidaian ini sangat diperlukan sebelum korban dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulance, karena jika bagian yang patah ini banyak pergerakan bisa memperparah cederanya,” jelasnya.

Setelah tindakan medis selesai dilakukan, pada pukul 21.05 Wita korban dievakuasi menuju RSUP Sanglah.



DENPASAR – Insiden maut terjadi Selasa (6/8) malam di tebing Pantai Bali Cliff Ungasan. Seorang turis asing berkebangsaan Prancis bernama Mathieu Obispo, 48, jatuh ke tebing saat bermain paragliding.

Akibatnya, korban mengalami patah tulang paha bagian kanan. Beruntung dia berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh tim SAR. 

Laporan ada turis jatung ke tebing diterima Basarnas Bali sekitar pukul 19.30 Wita atau 30 menit setelah kejadian.

“Untuk mempercepat respons dan pengecekan awal, ada personil yang diberangkatkan terlebih dahulu menggunakan rescue trail.

Selanjutnya segera menyusul  personil lain dengan  Rapid Deployment Land SAR Unit,” ungkap Pelaksana Harian Kepala Kantor Basarnas Bali I Made Junetra, Rabu (7/8). 

Baca Juga:  Antar Roti, Darmiati Syok Temukan Sang Kakek Tewas di Kebun

Setibanya di lokasi, korban masih dalam kondisi sadar dan mengeluh sakit pada bagian kaki. “Tadi setelah dilakukan pemeriksaan awal, diduga ia mengalami cedera patah tulang paha kanannya,” imbuh Junetra.

Pertolongan pertama yang dilakukan SAR yakni membidai alias membalut bagian paha kanannya agar meminimalisir pergerakan.

“Pembidaian ini sangat diperlukan sebelum korban dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulance, karena jika bagian yang patah ini banyak pergerakan bisa memperparah cederanya,” jelasnya.

Setelah tindakan medis selesai dilakukan, pada pukul 21.05 Wita korban dievakuasi menuju RSUP Sanglah.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/