alexametrics
24.8 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Gembong Narkoba Jaringan Surabaya Sebut Sabu Didapat dari Bandar B

RadarBali.com – Satu lagi gembong narkoba Surabaya, Jawa Timur, yang berupaya menyelundupkan sabu seberat 1, 5 Kg tujuan Pulau Dewata digagalkan Polda Bali.

Barang haram sebanyak itu diamankan dari tangan pengedar berinisial ADIB, 47, usai digeledah di Jalan Raya Negara, Jembrana, Selasa (5/9) sekitar pukul 13.30 Wita.

“Pelaku kami tangkap Senin (4/9) lalu di Negara usai turun dari kapal,” ujar Wadirnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko.

Lantas dari mana asal-usul barang haram itu, dan siapa bandar besarnya? Menurut AKBP Sudjarwoko, berdasar hasil pengembangan sementara pelaku menyebut bandar besar berinisial B.

Lagi-lagi, katanya, proses perkenalan ke dua orang itu via telepon saat berada di Surabaya sekitar delapan bulan lalu.

Baca Juga:  Terungkap, Jero Jangol Jadi Bandar Karena Nyanyian Adik Tiri

B yang tidak diketahui seperti apa raut wajah dan ciri-ciri menghubungi ADIB via telepon untuk mengambil tempelan sabu yang disimpan dalam tas kecil.

B menjelaskan bahwa tas yang dimaksud ada di sekitar salah satu terminal Bungurasih, Surabaya. Di dalam tas sudah berisi uang ongkos jalan dan ongkos edar di Bali sebanyak Rp 5 juta.

Setelah sampai Bali, barang dipecah jadi paket hemat. Jika B memerintah untuk tempel, barulah pelaku ini keluar dan tempel sesuai arah B.

“Seperti itu cara kerja mereka. Delapan bulan lalu dia membawa 1.000 butir ekstasi ke Bali, setelah habis ditempel pelaku kembali ke Jawa Timur. Tak berselang lama, diperintah lagi ke Bali membawa 50 gram sabu untuk diedarkan. Gembong narkoba Surabaya ini sudah dua kali bawa barang dan edar di Bali,” tuturnya.

Baca Juga:  Modal Sedikit Untung Besar Jadi Alasan Pemain Kosmetik Ilegal Beraksi

Beruntung, penyelundupan kali ketiga ini berhasil digagalkan. Jika tidak, maka ribuan nyawa terancam.

Menurutnya, sang bandar mendapatkan keuntungan mencapai Rp 1, 8 miliar lebih. Pelaku diancam dengan pasal 114 dan pasal 112 atau Pasal 111, UU 35 Tahun 2009 dengan hukuman penjara seumur hidup.



RadarBali.com – Satu lagi gembong narkoba Surabaya, Jawa Timur, yang berupaya menyelundupkan sabu seberat 1, 5 Kg tujuan Pulau Dewata digagalkan Polda Bali.

Barang haram sebanyak itu diamankan dari tangan pengedar berinisial ADIB, 47, usai digeledah di Jalan Raya Negara, Jembrana, Selasa (5/9) sekitar pukul 13.30 Wita.

“Pelaku kami tangkap Senin (4/9) lalu di Negara usai turun dari kapal,” ujar Wadirnarkoba Polda Bali AKBP Sudjarwoko.

Lantas dari mana asal-usul barang haram itu, dan siapa bandar besarnya? Menurut AKBP Sudjarwoko, berdasar hasil pengembangan sementara pelaku menyebut bandar besar berinisial B.

Lagi-lagi, katanya, proses perkenalan ke dua orang itu via telepon saat berada di Surabaya sekitar delapan bulan lalu.

Baca Juga:  Ini Peran 3 Tersangka Narkoba BB 38 Kg di Bali, Bos Diskotek Jadi Otak

B yang tidak diketahui seperti apa raut wajah dan ciri-ciri menghubungi ADIB via telepon untuk mengambil tempelan sabu yang disimpan dalam tas kecil.

B menjelaskan bahwa tas yang dimaksud ada di sekitar salah satu terminal Bungurasih, Surabaya. Di dalam tas sudah berisi uang ongkos jalan dan ongkos edar di Bali sebanyak Rp 5 juta.

Setelah sampai Bali, barang dipecah jadi paket hemat. Jika B memerintah untuk tempel, barulah pelaku ini keluar dan tempel sesuai arah B.

“Seperti itu cara kerja mereka. Delapan bulan lalu dia membawa 1.000 butir ekstasi ke Bali, setelah habis ditempel pelaku kembali ke Jawa Timur. Tak berselang lama, diperintah lagi ke Bali membawa 50 gram sabu untuk diedarkan. Gembong narkoba Surabaya ini sudah dua kali bawa barang dan edar di Bali,” tuturnya.

Baca Juga:  Jero Jayen Sediakan Tempat Isap Plus Transaksi Per Paket Rp 500 Ribu

Beruntung, penyelundupan kali ketiga ini berhasil digagalkan. Jika tidak, maka ribuan nyawa terancam.

Menurutnya, sang bandar mendapatkan keuntungan mencapai Rp 1, 8 miliar lebih. Pelaku diancam dengan pasal 114 dan pasal 112 atau Pasal 111, UU 35 Tahun 2009 dengan hukuman penjara seumur hidup.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/