alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

6 Orang Tewas, 41 Luka-luka, 22 Orang Ditetapkan Tersangka

POLDA Papua resmi menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan antar suku di Kabupaten Yahukimo. Mereka yang dinaikan status hukumnya yakni yang diduga terlibat langsung dalam kerusuhan tersebut.

 

“Penanganan kasusnya penyidik telah ditindaklanjuti dan telah ditetapkan 22 tersangka dalam kasus di Yahukimo tersebut,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/10).

 

Rusdi menuturkan, penyidik masih membuka peluang adanya tersangka lain. Pengumpulan alat bukti serta keterangan saksi terus dilakukan.

 

 “Penyidik masih mendalami dan kemungkinan akan bertambah tersangkanya itu cukup besar karena kasus ini masih didalami,” jelas Rusdi.

- Advertisement -

 

Baca Juga:  Warga Rusia yang Diduga Sengaja Sebarkan┬áCovid-19 di Bali Dideportasi

Sebelumnya, tewasnya mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup menjadi isu liar. Kabar beredar menyebutkan dia tewas dibunuh. Akibatnya, terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali oleh kelompok Suku Kimyal pada Minggu (3/10).

 

Penyerangan berlangsung sporadis dengan senjata tajam, busur panah dan parang. Akibatnya, 6 orang dilaporkan meninggal, dan 41 lainnya luka-luka. 52 orang ditangkap untuk menjalani proses pemeriksaan.

 

Abock Busup ditemukan meninggal di kamar 1707 Hotel Grand Mercure, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/10).

 

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono membantah kabar tersebut. Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda pembunuhan dari jenazah korban.

 

“Memang didapati keterangan dari para saksi-saksi ini, tidak ditemukan kekerasan pada tubuh korban. Tidak diketemukan benda-benda lain, tidak ditemukan obat-obat pada sekitar jenazah,” kata Rusdi di Mabes Polri.

Baca Juga:  TSK Sumir, Kapolda Mendadak Ngaku Sulit Ungkap Penyerang Brimob
- Advertisement -

POLDA Papua resmi menetapkan 22 orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan antar suku di Kabupaten Yahukimo. Mereka yang dinaikan status hukumnya yakni yang diduga terlibat langsung dalam kerusuhan tersebut.

 

“Penanganan kasusnya penyidik telah ditindaklanjuti dan telah ditetapkan 22 tersangka dalam kasus di Yahukimo tersebut,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/10).

 

Rusdi menuturkan, penyidik masih membuka peluang adanya tersangka lain. Pengumpulan alat bukti serta keterangan saksi terus dilakukan.

 

 “Penyidik masih mendalami dan kemungkinan akan bertambah tersangkanya itu cukup besar karena kasus ini masih didalami,” jelas Rusdi.

 

Baca Juga:  Polisi Buru Gerombolan Anak Muda yang Tawuran di Petitenget

Sebelumnya, tewasnya mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup menjadi isu liar. Kabar beredar menyebutkan dia tewas dibunuh. Akibatnya, terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali oleh kelompok Suku Kimyal pada Minggu (3/10).

 

Penyerangan berlangsung sporadis dengan senjata tajam, busur panah dan parang. Akibatnya, 6 orang dilaporkan meninggal, dan 41 lainnya luka-luka. 52 orang ditangkap untuk menjalani proses pemeriksaan.

 

Abock Busup ditemukan meninggal di kamar 1707 Hotel Grand Mercure, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/10).

 

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono membantah kabar tersebut. Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda pembunuhan dari jenazah korban.

 

“Memang didapati keterangan dari para saksi-saksi ini, tidak ditemukan kekerasan pada tubuh korban. Tidak diketemukan benda-benda lain, tidak ditemukan obat-obat pada sekitar jenazah,” kata Rusdi di Mabes Polri.

Baca Juga:  Gegara Tergiur Uang Rp50 Ribu, Tukang Gali Sumur Bor Dituntut Sewindu

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/