alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Ngawur…Gara-gara Cemburu Buta, Aniaya Kekasih Sampai Babak Belur

DENPASAR – Nasib apes dialami Angle Chintya Lewu, 28. Tanpa ampun, perempuan cantik ini dianiaya sang kekasih, Hendrya Pondaag, 29, di kosannya di Jalan Tukad Balian, Renon, hingga babak belur.

Menurut penyelidikan polisi, aksi kekerasan ini dipicu cemburu buta. Menurut informasi, kejadian bermula ketika korban dan terlapor saling perang mulut via telepon.

“Mereka sama-sama asal dari Manado. Diduga berpacaran dan tinggal di kos berbeda,” beber sumber petugas Polsek Densel, kemarin.

Tiba-tiba hari Minggu sekitar pukul 03.00, terlapor datang ke kosan korban dalam kondisi mabuk. Saat bertemu dengan korban ia langsung marah-marah.

Karena tak digubris, terlapor yang berdomisili di Jalan Pulau Belitung I, Gang I Nomor 9 B Pedungan ini naik pitam dan menganiaya korban.

Baca Juga:  Pecahkan Kasus Besar, Kombes Andi Promosi Jadi Irwasda Polda Sulsel

“Pelapor dipukul oleh terlapor menggunakan tangan kosong di bagian mata, leher belakang, kepala belakang, bibir dan punggung. Akibatnya korban mengalami kesakitan di sekujur tubuh,” beber sumber.

Tak terima, akhirnya korban melaporkan ke Polsek saat itu juga, Senin (4/12) sekitar pukul 22.30. Berdasar LP-B / 543 / XII / 2017 / Polsek Densel, tim langsung mengamankan pelaku. Kasubaghumas Polresta Denpasar AKP Sugriwo membenarkan laporan itu.

“Kasus ini ditangani Polsek Denpasar Selatan. Kalau sudah ada laporan perkembangan maka kami akan kabarkan ke teman-teman media,” tuturnya. 



DENPASAR – Nasib apes dialami Angle Chintya Lewu, 28. Tanpa ampun, perempuan cantik ini dianiaya sang kekasih, Hendrya Pondaag, 29, di kosannya di Jalan Tukad Balian, Renon, hingga babak belur.

Menurut penyelidikan polisi, aksi kekerasan ini dipicu cemburu buta. Menurut informasi, kejadian bermula ketika korban dan terlapor saling perang mulut via telepon.

“Mereka sama-sama asal dari Manado. Diduga berpacaran dan tinggal di kos berbeda,” beber sumber petugas Polsek Densel, kemarin.

Tiba-tiba hari Minggu sekitar pukul 03.00, terlapor datang ke kosan korban dalam kondisi mabuk. Saat bertemu dengan korban ia langsung marah-marah.

Karena tak digubris, terlapor yang berdomisili di Jalan Pulau Belitung I, Gang I Nomor 9 B Pedungan ini naik pitam dan menganiaya korban.

Baca Juga:  Pemogan Berdarah, 4 Luka, 1 Kritis Kena Tebasan Pedang dan Tombak

“Pelapor dipukul oleh terlapor menggunakan tangan kosong di bagian mata, leher belakang, kepala belakang, bibir dan punggung. Akibatnya korban mengalami kesakitan di sekujur tubuh,” beber sumber.

Tak terima, akhirnya korban melaporkan ke Polsek saat itu juga, Senin (4/12) sekitar pukul 22.30. Berdasar LP-B / 543 / XII / 2017 / Polsek Densel, tim langsung mengamankan pelaku. Kasubaghumas Polresta Denpasar AKP Sugriwo membenarkan laporan itu.

“Kasus ini ditangani Polsek Denpasar Selatan. Kalau sudah ada laporan perkembangan maka kami akan kabarkan ke teman-teman media,” tuturnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/