alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Curi Tas Isi Uang Rp 10 Juta, Pelaku Diciduk saat Bareng Istri Muda

TABANAN – Pelaku pencurian tas milik Wayan Suarta, di banjar Tunjuk Tengah, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan pada November lalu berhasil diringkus, Kamis (5/12) malam lalu.

Pelaku I Nyoman Swastika alias Nyoman Timun ditangkap di rumah kosnya di Banjar Selat, Desa Samplangan, Gianyar.

Menurut informasi, pencurian tas milik korban Wayan Suarta ini terjadi pada 9 November lalu. Saat itu, korban menaruh tas miliknya di bagasi depan sepeda motor scoopy miliknya yang di parkir di depan rumah. 

Namun oleh korban, tas miliknya itu ditinggal pergi untuk sembahyang ke Pura Petali di Jatiluwih menggunakan mobil.

Selanjutnya Suwarta baru sadar dompet miliknya tertinggal di bagasi depan motor yang terparkir di depan rumah.

Baca Juga:  Tangkas Tewas Dibacok Hingga Usus Terburai, Fakta Mengerikan Terkuak

Korban lantas meminta anaknya untuk mengambil tas, namun diketahui ternyata sudah hilang. Atas kejadian itu, korban melaporkan kehilangan

dompet yang berisi uang tunai senilai Rp 10 juta rupiah serta beberapa kartu identitas dan surat-surat kendaraan.

Dalam tas itu juga berisi satu unit handphone yang ikut raib akibat digondol maling. Dari laporan itu, tim menggali informasi untuk mengungkap ciri-ciri pelaku.

Dari pencarian informasi itu terdapat dua orang saksi yang melihat ciri-ciri pelaku saat melakukan aksi pencurian. Berbekal informasi itu, akhirnya pelaku berhasik diciduk di rumah kos wilayah Gianyar. 

Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP I Made Pramasetia membenarkan kejadian tersebut. Saat diamankan, pelaku ditangkap di rumah kos bersama istri mudanya.

Baca Juga:  Parah, Uji KIR di Jalur Tengkorak, Dishub Temukan Banyak Truk Overload

“Dalam aksinya, pelaku menjalankan pencurian bersama satu orang temannya. Saat ini masih kami kembangkan apakah pelaku juga melakukan kegiatan yang sama di wilayah lain atau tidak,” bebernya. 



TABANAN – Pelaku pencurian tas milik Wayan Suarta, di banjar Tunjuk Tengah, Desa Tunjuk, Kecamatan Tabanan pada November lalu berhasil diringkus, Kamis (5/12) malam lalu.

Pelaku I Nyoman Swastika alias Nyoman Timun ditangkap di rumah kosnya di Banjar Selat, Desa Samplangan, Gianyar.

Menurut informasi, pencurian tas milik korban Wayan Suarta ini terjadi pada 9 November lalu. Saat itu, korban menaruh tas miliknya di bagasi depan sepeda motor scoopy miliknya yang di parkir di depan rumah. 

Namun oleh korban, tas miliknya itu ditinggal pergi untuk sembahyang ke Pura Petali di Jatiluwih menggunakan mobil.

Selanjutnya Suwarta baru sadar dompet miliknya tertinggal di bagasi depan motor yang terparkir di depan rumah.

Baca Juga:  BB Narkoba Mencapai 38 Kg, Gung Panji Dkk Terancam Hukuman Mati

Korban lantas meminta anaknya untuk mengambil tas, namun diketahui ternyata sudah hilang. Atas kejadian itu, korban melaporkan kehilangan

dompet yang berisi uang tunai senilai Rp 10 juta rupiah serta beberapa kartu identitas dan surat-surat kendaraan.

Dalam tas itu juga berisi satu unit handphone yang ikut raib akibat digondol maling. Dari laporan itu, tim menggali informasi untuk mengungkap ciri-ciri pelaku.

Dari pencarian informasi itu terdapat dua orang saksi yang melihat ciri-ciri pelaku saat melakukan aksi pencurian. Berbekal informasi itu, akhirnya pelaku berhasik diciduk di rumah kos wilayah Gianyar. 

Kasat Reskrim Polres Tabanan, AKP I Made Pramasetia membenarkan kejadian tersebut. Saat diamankan, pelaku ditangkap di rumah kos bersama istri mudanya.

Baca Juga:  Buron Dua Hari, Pelaku Pencurian RX King di Penebel Tertangkap

“Dalam aksinya, pelaku menjalankan pencurian bersama satu orang temannya. Saat ini masih kami kembangkan apakah pelaku juga melakukan kegiatan yang sama di wilayah lain atau tidak,” bebernya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/