alexametrics
27.8 C
Denpasar
Saturday, June 25, 2022

Enam WNA Moldova dan Rusia Masuk Paksa ke Vila Warga di Badung

BADUNG – Petugas imigrasi dan petugas gabungan menangkap enam orang WNA Moldova dan Rusia. Keenam WNA itu diamankan karena sebelumnya memaksa tinggal di vila salah satu warga di jalan Munduk Kedungu nomor 29, Mengwi Badung. Aksi tak terpuji itu mereka lakukan pada Sabtu (26/4/2022) lalu. Mereka masuk dengan cara merusak pintu pagar. 

 

Pemilik villa yang mengetahui aksi para pelaku itu kemudian melapor ke petugas. Dari laporan itu, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar bersama dengan Polsek Mengwi dan Satpol PP bersinergi mendatangi villa tersebut. Di sana ditemukan keenam WNA yang terdiri dari 2 (dua) pria dewasa, 2 (dua) wanita dewasa, serta 2 (dua) anak kecil. 

 

Mereka masing-masing berinisial DD, 44 WNA Republik Moldova, AD, 24 asal Rusia, EE, 31 asal Republik Moldova, EE, 35 ASAL Republik Moldova, AE, 5 tahun asal Republik Moldova, DM 10 tahun asal Republik Moldova. Atas adanya kejadian itu, keenam WNA itu langsung diamanakan .

 

“Mereka juga tidak mau menunjukkan paspor serta izin tinggalnya. Keenam WNA tersebut kemudian dibawa dan ditempatkan sementara di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM, RI, Bali, Jamaruli Manihuruk, Jumat (8/4/2022).

 

Menurut Jamaruli, lima WNA Moldova yang diamankan merupakan satu keluarga yang memegang Izin Tinggal Kunjungan. Sedangkan satu orang Warga Negara Rusia memegang Izin Tinggal Terbatas Investor. 

 

“Kami sudah memfasilitasi mereka untuk berkomunikasi dengan pihak Kedutaan Besar Negara Moldova yang berada di Tokyo untuk membantu mencari solusi perihal pendeportasiannya. Sedangkan untuk WNA Rusia sedang dalam proses koordinasi dengan kedutaan Rusia untuk tindaklanjut,” tandasnya.



BADUNG – Petugas imigrasi dan petugas gabungan menangkap enam orang WNA Moldova dan Rusia. Keenam WNA itu diamankan karena sebelumnya memaksa tinggal di vila salah satu warga di jalan Munduk Kedungu nomor 29, Mengwi Badung. Aksi tak terpuji itu mereka lakukan pada Sabtu (26/4/2022) lalu. Mereka masuk dengan cara merusak pintu pagar. 

 

Pemilik villa yang mengetahui aksi para pelaku itu kemudian melapor ke petugas. Dari laporan itu, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar bersama dengan Polsek Mengwi dan Satpol PP bersinergi mendatangi villa tersebut. Di sana ditemukan keenam WNA yang terdiri dari 2 (dua) pria dewasa, 2 (dua) wanita dewasa, serta 2 (dua) anak kecil. 

 

Mereka masing-masing berinisial DD, 44 WNA Republik Moldova, AD, 24 asal Rusia, EE, 31 asal Republik Moldova, EE, 35 ASAL Republik Moldova, AE, 5 tahun asal Republik Moldova, DM 10 tahun asal Republik Moldova. Atas adanya kejadian itu, keenam WNA itu langsung diamanakan .

 

“Mereka juga tidak mau menunjukkan paspor serta izin tinggalnya. Keenam WNA tersebut kemudian dibawa dan ditempatkan sementara di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM, RI, Bali, Jamaruli Manihuruk, Jumat (8/4/2022).

 

Menurut Jamaruli, lima WNA Moldova yang diamankan merupakan satu keluarga yang memegang Izin Tinggal Kunjungan. Sedangkan satu orang Warga Negara Rusia memegang Izin Tinggal Terbatas Investor. 

 

“Kami sudah memfasilitasi mereka untuk berkomunikasi dengan pihak Kedutaan Besar Negara Moldova yang berada di Tokyo untuk membantu mencari solusi perihal pendeportasiannya. Sedangkan untuk WNA Rusia sedang dalam proses koordinasi dengan kedutaan Rusia untuk tindaklanjut,” tandasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/