alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, August 18, 2022

Diabates Tak Kunjung Sembuh, Sati Akhiri Hidup dengan Cara Menyakitkan

AMLAPURA – Rasa pesimis bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya gampang membuat orang gelap mata.

Itu yang dilakukan Ni Nengah Sati, 58. Gara-gara penyakit diabetes yang dideritanya tak kunjung sembuh meski telah berobat kemana-mana,

warga Dusun Kaang Kaang, Desa Kerta Mandala, Abang, ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis: bunuh diri.

Korban ditemukan gantung diri di dapur rumahnya oleh sang menantu Ni Gusti Tata Suartini pukul 06.00 kemarin.

Melihat kejadian itu Tata langsung memanggil suaminya I Gede Dana yang kemudian minta tolong kerabatnya I Komang Gede untuk menurunkan korban.

Saat itu korban cepat cepat diturunkan karena diduga masih hidup. Ternyata saat diturunkan dari tali gantungan, korban sudah meninggal dunia.

Baca Juga:  Batal Damai, Giliran Warga Laporkan Dandim dan Personel ke Denpom

“Korban frustasi dan putus asa karena penyakit kencing manisnya tak kunjung sembuh. Selain diabetes, korban juga sakit lambung. Penyakit ini yang membuat korban putus asa,” kata sumber di TKP.

Saat ditemukan korban menggunakan baju kemeja lengan pendek warga biru dan kain batik coklat serta sweater warna merah.

Dari kelamin korban keluar ciran begitu juga dari dubur keluar kotoran. Mulut korban sedikit terbuka sementara mengalami lebam mayat pada kaki.

Lidah korban menjulur dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan lainya. Kasubag Humas Polres Karangasem AKP Hersonmembenarkan kejadian ini.



AMLAPURA – Rasa pesimis bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya gampang membuat orang gelap mata.

Itu yang dilakukan Ni Nengah Sati, 58. Gara-gara penyakit diabetes yang dideritanya tak kunjung sembuh meski telah berobat kemana-mana,

warga Dusun Kaang Kaang, Desa Kerta Mandala, Abang, ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis: bunuh diri.

Korban ditemukan gantung diri di dapur rumahnya oleh sang menantu Ni Gusti Tata Suartini pukul 06.00 kemarin.

Melihat kejadian itu Tata langsung memanggil suaminya I Gede Dana yang kemudian minta tolong kerabatnya I Komang Gede untuk menurunkan korban.

Saat itu korban cepat cepat diturunkan karena diduga masih hidup. Ternyata saat diturunkan dari tali gantungan, korban sudah meninggal dunia.

Baca Juga:  Batal Damai, Giliran Warga Laporkan Dandim dan Personel ke Denpom

“Korban frustasi dan putus asa karena penyakit kencing manisnya tak kunjung sembuh. Selain diabetes, korban juga sakit lambung. Penyakit ini yang membuat korban putus asa,” kata sumber di TKP.

Saat ditemukan korban menggunakan baju kemeja lengan pendek warga biru dan kain batik coklat serta sweater warna merah.

Dari kelamin korban keluar ciran begitu juga dari dubur keluar kotoran. Mulut korban sedikit terbuka sementara mengalami lebam mayat pada kaki.

Lidah korban menjulur dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan lainya. Kasubag Humas Polres Karangasem AKP Hersonmembenarkan kejadian ini.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/