alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Jadi Korban Jambret Usai Mengajar, Ibu Dosen Kehilangan Rp 12 Juta

DENPASAR – Nasib apes dialami seorang dosen bernama Luh Putu Diah Krisna Dewi, 43. Korban asal Gianyar ini diketahui jadi korban aksi jambret di Gang Mandala Wangi Denpasar.

Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian Rp 12 juta. Mirisnya, akibat dijambret pelaku, korban terjatuh dari sepeda motor dan harus mendapat perawatan tim medis.

Menurut informasi, insiden bermula ketika korban hendak pulang ke Gianyar mengendarai sepeda motor.

Ketika melintas di Gang Mandala Wangi, Denpasar Barat, datang pelaku menggunakan sepeda motor metic  warna hitam dari arah belakang.

Motor korban lalu dipepet dengan motor yang dikendarai pelaku. Korban terkejut ketika tas samping yang dikenakan ditarik dengan paksa.

Baca Juga:  Rayakan Ultah dengan Mabuk, Dua Kelompok Warga Sumba Terlibat Bentrok

“Lantaran tidak bisa menyeimbangkan motor karena gugup, korban jatuh. Pelaku berhasil membawa kabur tas yang berisi berbagai barang berharga dan uang tunai,” ujar sumber di Polsek Denbar kemarin.

Atas kejadian itu korban mengalami luka-luka dan lebam, dan luka lecet di sejumlah tubuhnya. Baik di lutut kanan mengalami luka robek, lebam pada paha kiri, bahu kiri dan kanan.

Isi dalam tas yang berhasil di bawa kabur itu terdapat SIM, KTP, ATM dan sejumlah surat penting dan uang tunai sebanyak Rp 500 ribu.

 “Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian hingga Rp 12 juta,” beber sumber. Korban mengaku tidak sempat melihat wajah korban dan plat nomor kendaraan pelaku.

Baca Juga:  Cckk...Rupanya Tahanan Ini Pilih Kabur Karena Tergoda Duit Rp 800 Juta

Sebab dirinya panik ketika ada pengendara lain memepet lalu melakukan aksi jambret itu. “Korban mengalami trauma dan menjalani perawatan medis di rumah sakit,” bebernya.

Peristiwa ini sendiri baru dilaporkan Jumat (6/7) lalu sekitar pukul 11.43. “Kami masih dalami keterangan korban,” imbuh sumber.

Kapolsek Denpasar Barat Kompol Adnan Pandibu mengatakan, pihaknya baru menerima laporan dan anggota dipimpin langsung oleh Kanitreskrim Iptu Aji Yoga Sekar.  “Anggota sementara dalami, mudah-mudahan segera terungkap,” pungkasnya. 



DENPASAR – Nasib apes dialami seorang dosen bernama Luh Putu Diah Krisna Dewi, 43. Korban asal Gianyar ini diketahui jadi korban aksi jambret di Gang Mandala Wangi Denpasar.

Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian Rp 12 juta. Mirisnya, akibat dijambret pelaku, korban terjatuh dari sepeda motor dan harus mendapat perawatan tim medis.

Menurut informasi, insiden bermula ketika korban hendak pulang ke Gianyar mengendarai sepeda motor.

Ketika melintas di Gang Mandala Wangi, Denpasar Barat, datang pelaku menggunakan sepeda motor metic  warna hitam dari arah belakang.

Motor korban lalu dipepet dengan motor yang dikendarai pelaku. Korban terkejut ketika tas samping yang dikenakan ditarik dengan paksa.

Baca Juga:  Rayakan Ultah dengan Mabuk, Dua Kelompok Warga Sumba Terlibat Bentrok

“Lantaran tidak bisa menyeimbangkan motor karena gugup, korban jatuh. Pelaku berhasil membawa kabur tas yang berisi berbagai barang berharga dan uang tunai,” ujar sumber di Polsek Denbar kemarin.

Atas kejadian itu korban mengalami luka-luka dan lebam, dan luka lecet di sejumlah tubuhnya. Baik di lutut kanan mengalami luka robek, lebam pada paha kiri, bahu kiri dan kanan.

Isi dalam tas yang berhasil di bawa kabur itu terdapat SIM, KTP, ATM dan sejumlah surat penting dan uang tunai sebanyak Rp 500 ribu.

 “Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian hingga Rp 12 juta,” beber sumber. Korban mengaku tidak sempat melihat wajah korban dan plat nomor kendaraan pelaku.

Baca Juga:  Duh, Terlibat Serempetan, Debt Colector Leasing Main Hajar, Ujungnya..

Sebab dirinya panik ketika ada pengendara lain memepet lalu melakukan aksi jambret itu. “Korban mengalami trauma dan menjalani perawatan medis di rumah sakit,” bebernya.

Peristiwa ini sendiri baru dilaporkan Jumat (6/7) lalu sekitar pukul 11.43. “Kami masih dalami keterangan korban,” imbuh sumber.

Kapolsek Denpasar Barat Kompol Adnan Pandibu mengatakan, pihaknya baru menerima laporan dan anggota dipimpin langsung oleh Kanitreskrim Iptu Aji Yoga Sekar.  “Anggota sementara dalami, mudah-mudahan segera terungkap,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/