alexametrics
30.4 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Jadi Kurir Jual Beli 1,5 Kg Sabu, Kakak Lu Bing Jin Dituntut 17 Tahun

DENPASAR– Terdakwa Lu Ming Fe, 29, mendapat tuntutan satu tahun lebih ringan dibandingkan adiknya Lu Bing Jin, 26.

Jika pada persidangan pekan lalu Terdakwa Bing Jin dituntut selama 18 tahun penjara, kali ini Ming Fe kakaknya dituntut 17 tahun penjara.

Wajar jika Ming Fe dituntut setahun lebih rendah dari Bing Jin.

Pasalnya, orang yang menyuruh Ming Fe mengambil 1,5 kilogram sabu adalah Bing Jin, saudaranya sendiri.

Kendati hanya disuruh, Ming Fe dinilai tetap bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika.

Pertimbangan lain yang memberatkan Ming Fe adalah residivis.

Pada September 2016 lalu, pemuda kelahiran Denpasar itu diganjar tiga tahun penjara karena kedapatan membawa sabu.

- Advertisement -

“Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 17 tahun,” tuntut JPU Ni Made Suasti Ariani.

Baca Juga:  Nyambi Jualan SS, Pemilik Warung di Batanta Denpasar Dituntut 12 Tahun

Mendegar tuntutan JPU, Ming Fe terlihat tabah. Ia akan mengajukan pembelaan tertulis. Hakim Dewa Budi Watsara memberikan waktu sepekan pada terdakwa.

Sebagai saudara, Ming Fe dan Bing Jin ibarat setali tiga uang.

Bila Ming Fe diganjar tiga tahun penjara pada 2016 silam, maka Bing Jin lebih lama lagi.

Pemuda 26 tahun yang memiliki nama alias Benny itu pada 2017 diganjar hukuman 17 tahun penjara.

Belum tuntas menjalani masa hukuman, ia kembali dituntut 18 tahun penjara.

Dijelaskan JPU, pada 22 Januari 2021 pukul 15.00, terdakwa Ming Fe ditelepon adiknya diminta mengambil sabu.

Awalnya terdakwa menolak karena hujan lebat.

“Namun, adiknya mengatakan aman, sehingga terdakwa berangkat ke dekat Toko Joger di Kuta, Badung,” beber JPU.

Baca Juga:  Usia 26 Tahun, Juragan Narkoba Lapas Kerobokan Kena 27 Tahun Penjara

Terdakwa kemudian disuruh mengambil kunci di depan RS SOS di Jalan Raya Ngurah Rai.

Setibanya di lokasi, terdakwa dihampiri seseorang naik mobil dan memberi kunci hotel.

Terdakwa tidak mengenali orang tersebut karena memakai masker.

Selanjutnya terdakwa pergi ke J-Hotel di Jalan Raya Kuta. Setelah tiba di hotel terdakwa mencari kamar nomor 005.

Di atas lemari kamar mandi hotel ada tas kresek dilakban cokelat.

Terdakwa lantas memasukkan barang tersebut ke dalam tas selempang yang dikenakan.

Di luar dugaan, petugas kepolisian Ditresnarkoba Polresta Denpasar sudah melakukan pengintaian.

Terdakwa akhirnya ditangkap di Jalan Ceningan Sari, Sesetan, Denpasar Selatan, pukul 19.00.

Di dalam tas terdakwa berisi tiga plastik klip besar masing-masing berisi sabu dengan berat bersih 1.517 gram atau 1,5 kilogram. 

- Advertisement -

DENPASAR– Terdakwa Lu Ming Fe, 29, mendapat tuntutan satu tahun lebih ringan dibandingkan adiknya Lu Bing Jin, 26.

Jika pada persidangan pekan lalu Terdakwa Bing Jin dituntut selama 18 tahun penjara, kali ini Ming Fe kakaknya dituntut 17 tahun penjara.

Wajar jika Ming Fe dituntut setahun lebih rendah dari Bing Jin.

Pasalnya, orang yang menyuruh Ming Fe mengambil 1,5 kilogram sabu adalah Bing Jin, saudaranya sendiri.

Kendati hanya disuruh, Ming Fe dinilai tetap bersalah melanggar Pasal 114 ayat (2) UU Narkotika.

Pertimbangan lain yang memberatkan Ming Fe adalah residivis.

Pada September 2016 lalu, pemuda kelahiran Denpasar itu diganjar tiga tahun penjara karena kedapatan membawa sabu.

“Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 17 tahun,” tuntut JPU Ni Made Suasti Ariani.

Baca Juga:  Jadi Kurir Jaringan Pak Haji,Residivis Narkoba Diciduk Bawa 8 Kg Ganja

Mendegar tuntutan JPU, Ming Fe terlihat tabah. Ia akan mengajukan pembelaan tertulis. Hakim Dewa Budi Watsara memberikan waktu sepekan pada terdakwa.

Sebagai saudara, Ming Fe dan Bing Jin ibarat setali tiga uang.

Bila Ming Fe diganjar tiga tahun penjara pada 2016 silam, maka Bing Jin lebih lama lagi.

Pemuda 26 tahun yang memiliki nama alias Benny itu pada 2017 diganjar hukuman 17 tahun penjara.

Belum tuntas menjalani masa hukuman, ia kembali dituntut 18 tahun penjara.

Dijelaskan JPU, pada 22 Januari 2021 pukul 15.00, terdakwa Ming Fe ditelepon adiknya diminta mengambil sabu.

Awalnya terdakwa menolak karena hujan lebat.

“Namun, adiknya mengatakan aman, sehingga terdakwa berangkat ke dekat Toko Joger di Kuta, Badung,” beber JPU.

Baca Juga:  Sebelum Tersangka Mantan Bupati Eka Bisnis Resto hingga Kebun Binatang

Terdakwa kemudian disuruh mengambil kunci di depan RS SOS di Jalan Raya Ngurah Rai.

Setibanya di lokasi, terdakwa dihampiri seseorang naik mobil dan memberi kunci hotel.

Terdakwa tidak mengenali orang tersebut karena memakai masker.

Selanjutnya terdakwa pergi ke J-Hotel di Jalan Raya Kuta. Setelah tiba di hotel terdakwa mencari kamar nomor 005.

Di atas lemari kamar mandi hotel ada tas kresek dilakban cokelat.

Terdakwa lantas memasukkan barang tersebut ke dalam tas selempang yang dikenakan.

Di luar dugaan, petugas kepolisian Ditresnarkoba Polresta Denpasar sudah melakukan pengintaian.

Terdakwa akhirnya ditangkap di Jalan Ceningan Sari, Sesetan, Denpasar Selatan, pukul 19.00.

Di dalam tas terdakwa berisi tiga plastik klip besar masing-masing berisi sabu dengan berat bersih 1.517 gram atau 1,5 kilogram. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/