alexametrics
30.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Jadi Tersangka, Polda Metro Jaya Rencana Panggil JRX Senin 9 Agustus

DENPASAR – Drumer Superman Is Dead (SID) I Gede Aryastina alias JRX kembali berurusan dengan hukum. Ia ditetapkan sebagai tersangka, Sabtu (7/8). Rencananya, Polda Metro Jaya akan memanggil JRX Senin (9/8).

 

Diketahui, penetapan JRX sebagai tersangka dilakukan setelah serangkaian proses penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya. JRX jadi tersangka kasus pengancaman terhadap Adam Deni.

 

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi mengatakan, permasalah dan laporan apapun pihak kepolisian pasti menindak lanjuti. Baik melakukan pemeriksaan memintai alat bukti dan dilakukan gelar perkara. Namun, terkait dengan JRX resmi jadi tersangka, Kombespol Syamsi enggan berspekulasi. Berdalih yang menangani adalah Polda Metro Jaya.

 

“Polda Metro berkoordani dengan kami terkait pemeriksaan JRX sebagai saksi waktu lalu. Pemeriksaan pun difasilitasi menggunakan ruangan penyidik Polres Badung,” katanya.

Dijelaskan, proses pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh empat Penyidik dari Polda Metro Jaya, atas dugaan pengancaman melalui media elektronik.

 

“Ya kita hanya menyediakan tempat dan selebihnya murni merupakan kewenangan Polda Metro Jaya,” jelas Syamsi, Sabtu (7/8).

Baca Juga:  Anak Dibui 14 Bulan, Ayah JRX; Tak Mungkin Kami Meludahi Negara Ini

Dia mengatakan, Polda Metro Jaya menetapkan JRX sebagai tersangka maka penyidik telah melakukan serangkaian proses penyidikan hingga melakukan gelar perkara.

Terkait JRX ‘SID’ ditetapkan sebagai tersangka kasus pengancaman terhadap penggiat medsos Adam Deni, dibenarkann Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat, Sabtu (7/8/2021).

 

Ia memaparkan bahwa JRX rencana dipanggil sebagai tersangka untuk dilakukan pemeriksaan pekan depan.

 

“Ya jadwalkan hari Senin (9/8),” beber Yusri.

Penetapan tersangka JRX dilakukan setelah serangkaian proses, baik, bukti petunjuk, memeriksa saksi-saksi dan ahli dalam proses penyidikan tersebut. Polisi menilai telah cukup unsur sehingga JRX ditetapkan sebagai tersangka.

 

Radar Bali telah menghubungi JRX untuk meminta tanggapan soal status tersangka, namun belum ada jawaban.

Seperti berita sebelumnya, JRX dilaporkan oleh penggiat sosmed bernama Adam Deni Gearaka. Melalui akun Instagramnya @adngrk, Adam Deni menjelaskan, semua masalah bermula dari dirinya sering kali mengomentari unggahan akun Instagram JRX dengan menanyakan soal bukti adanya endors Covid-19 yang kerap diserukan oleh JRX. 

Baca Juga:  Pengacara JRX Beri Pernyataan Menohok, Polisi dan Adam Deni Harus Baca

 

Setelah itu, terjadilah peristiwa hilangnya akun Instagram @jrxsid milik JRX. Kemudian JRX menelepon Adam Deni untuk menanyakan maksud dari Adam Deni berkomentar seperti itu, bahkan sambil menuduh Adam Deni yang menghilangkan akun IG milik JRX, yang diduga disebut disertai makian dan ancaman. 

 

“Saya akan injak kepala kau di trotoar,” beber Adam Deni menirukan perkataan JRX.

 

Usai masalah itu, Adam Deni menyatakan akan melaporkan ke polisi, namun sempat ditunda lantaran JRX dan sang istri sempat meminta maaf saat dilakukan mediasi.

Tetapi, syarat dari Adam Deni untuk JRX membuat video permintaan maaf melalui akun medsosnya agar laporan itu tak terjadi, ditolak oleh JRX dan terjadi konfrontasi lagi.

 

Maka Adam Deni sepakat untuk melaporkan ke Polda Metro Jaya, yang saat ini memasuki proses penyidikan. Untuk diketahui, JRX dilaporkan dengan Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 Jo Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR – Drumer Superman Is Dead (SID) I Gede Aryastina alias JRX kembali berurusan dengan hukum. Ia ditetapkan sebagai tersangka, Sabtu (7/8). Rencananya, Polda Metro Jaya akan memanggil JRX Senin (9/8).

 

Diketahui, penetapan JRX sebagai tersangka dilakukan setelah serangkaian proses penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya. JRX jadi tersangka kasus pengancaman terhadap Adam Deni.


 

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi mengatakan, permasalah dan laporan apapun pihak kepolisian pasti menindak lanjuti. Baik melakukan pemeriksaan memintai alat bukti dan dilakukan gelar perkara. Namun, terkait dengan JRX resmi jadi tersangka, Kombespol Syamsi enggan berspekulasi. Berdalih yang menangani adalah Polda Metro Jaya.

 

“Polda Metro berkoordani dengan kami terkait pemeriksaan JRX sebagai saksi waktu lalu. Pemeriksaan pun difasilitasi menggunakan ruangan penyidik Polres Badung,” katanya.

Dijelaskan, proses pemeriksaan tersebut dilaksanakan oleh empat Penyidik dari Polda Metro Jaya, atas dugaan pengancaman melalui media elektronik.

 

“Ya kita hanya menyediakan tempat dan selebihnya murni merupakan kewenangan Polda Metro Jaya,” jelas Syamsi, Sabtu (7/8).

Baca Juga:  [Breaking News] JRX SID Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Dia mengatakan, Polda Metro Jaya menetapkan JRX sebagai tersangka maka penyidik telah melakukan serangkaian proses penyidikan hingga melakukan gelar perkara.

Terkait JRX ‘SID’ ditetapkan sebagai tersangka kasus pengancaman terhadap penggiat medsos Adam Deni, dibenarkann Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat, Sabtu (7/8/2021).

 

Ia memaparkan bahwa JRX rencana dipanggil sebagai tersangka untuk dilakukan pemeriksaan pekan depan.

 

“Ya jadwalkan hari Senin (9/8),” beber Yusri.

Penetapan tersangka JRX dilakukan setelah serangkaian proses, baik, bukti petunjuk, memeriksa saksi-saksi dan ahli dalam proses penyidikan tersebut. Polisi menilai telah cukup unsur sehingga JRX ditetapkan sebagai tersangka.

 

Radar Bali telah menghubungi JRX untuk meminta tanggapan soal status tersangka, namun belum ada jawaban.

Seperti berita sebelumnya, JRX dilaporkan oleh penggiat sosmed bernama Adam Deni Gearaka. Melalui akun Instagramnya @adngrk, Adam Deni menjelaskan, semua masalah bermula dari dirinya sering kali mengomentari unggahan akun Instagram JRX dengan menanyakan soal bukti adanya endors Covid-19 yang kerap diserukan oleh JRX. 

Baca Juga:  Ciptakan Lagu di Penjara, JRX Akan Bikin Album dengan Komunitas Napi

 

Setelah itu, terjadilah peristiwa hilangnya akun Instagram @jrxsid milik JRX. Kemudian JRX menelepon Adam Deni untuk menanyakan maksud dari Adam Deni berkomentar seperti itu, bahkan sambil menuduh Adam Deni yang menghilangkan akun IG milik JRX, yang diduga disebut disertai makian dan ancaman. 

 

“Saya akan injak kepala kau di trotoar,” beber Adam Deni menirukan perkataan JRX.

 

Usai masalah itu, Adam Deni menyatakan akan melaporkan ke polisi, namun sempat ditunda lantaran JRX dan sang istri sempat meminta maaf saat dilakukan mediasi.

Tetapi, syarat dari Adam Deni untuk JRX membuat video permintaan maaf melalui akun medsosnya agar laporan itu tak terjadi, ditolak oleh JRX dan terjadi konfrontasi lagi.

 

Maka Adam Deni sepakat untuk melaporkan ke Polda Metro Jaya, yang saat ini memasuki proses penyidikan. Untuk diketahui, JRX dilaporkan dengan Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 Jo Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/