alexametrics
25.4 C
Denpasar
Thursday, October 6, 2022

Diduga Salah Paham, Pria di Denpasar Bonyok Dipukul Saudara Sepupu

DENPASAR– Kasus penganiayaan kembali terjadi di Jalan Gunung Batur, Denpasar, Kamis (4/8) lalu sekitar pukul 13.30. Kadek Muliadi, 35, babak belur dianiaya oleh saudara sepupunya bernama I Wayan Gede Putra, 45. Muliadi pun mengalami pendarahan di bagian kepala.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, peristiwa tersebut berlangsung di rumah Kadek Muliadi. Diduga hanya karena salah paham, I Wayan Gede Putra yang tinggal satu komplek dengan korban itu marah-marah. “Ya diduga mereka ini saudara sepupu karena rumah keduanya berdekatan dan satu kompleks. Informasinya salah paham saja. Biasa lah tinggal berdekatan,” kata sumber polisi, Sabtu (6/8).

Diduga bermotif salah paham dan I Wayan Gede Putra dikenal emosian sehingga ia pun naik pitam. I Wayan Gede Putra melakukan penganiayaan secara membabi buta. Muliadi mengalami luka lembab pada pipi dan rahang sebelah kiri dan luka robek pada pagian kepala. “Terlapor memukul korban dengan tangan kiri kosong, dan tangan kanan mengenakan rantai kalung sehingga korban alami robek pada pagian kepala,” papar sumber petugas.

Baca Juga:  Mabuk Arak, Jatuh ke Jurang Tukad Bangka, Teruna Lingsir Tewas

 

Dengan adanya peristiwa rersebut Kadek Muliadi melaporkan ke Polresta Denpasar, Kamis (4/8) sekitar pukul 17.00. Terkait dengan ini, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi enggan berkomentar banyak.

Juru bicara Polresta Denpasar ini merngatakan bahwa akan koordinasi dengan pihak yang menangani yakni Reserse Kriminal (Reskrim). “Saya cek dulu laporannya. Yang pasti kalau sudah ada laporan, akan ditindak lanjuti. Saya koordinasi dulu dengan pihak reskrim,” tutup Iptu I Ketut Sukadi. (dre)

 



DENPASAR– Kasus penganiayaan kembali terjadi di Jalan Gunung Batur, Denpasar, Kamis (4/8) lalu sekitar pukul 13.30. Kadek Muliadi, 35, babak belur dianiaya oleh saudara sepupunya bernama I Wayan Gede Putra, 45. Muliadi pun mengalami pendarahan di bagian kepala.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, peristiwa tersebut berlangsung di rumah Kadek Muliadi. Diduga hanya karena salah paham, I Wayan Gede Putra yang tinggal satu komplek dengan korban itu marah-marah. “Ya diduga mereka ini saudara sepupu karena rumah keduanya berdekatan dan satu kompleks. Informasinya salah paham saja. Biasa lah tinggal berdekatan,” kata sumber polisi, Sabtu (6/8).

Diduga bermotif salah paham dan I Wayan Gede Putra dikenal emosian sehingga ia pun naik pitam. I Wayan Gede Putra melakukan penganiayaan secara membabi buta. Muliadi mengalami luka lembab pada pipi dan rahang sebelah kiri dan luka robek pada pagian kepala. “Terlapor memukul korban dengan tangan kiri kosong, dan tangan kanan mengenakan rantai kalung sehingga korban alami robek pada pagian kepala,” papar sumber petugas.

Baca Juga:  Jual Ganja, Diciduk di Parkiran Disperindag, Tenaga Honorer Diadili

 

Dengan adanya peristiwa rersebut Kadek Muliadi melaporkan ke Polresta Denpasar, Kamis (4/8) sekitar pukul 17.00. Terkait dengan ini, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi enggan berkomentar banyak.

Juru bicara Polresta Denpasar ini merngatakan bahwa akan koordinasi dengan pihak yang menangani yakni Reserse Kriminal (Reskrim). “Saya cek dulu laporannya. Yang pasti kalau sudah ada laporan, akan ditindak lanjuti. Saya koordinasi dulu dengan pihak reskrim,” tutup Iptu I Ketut Sukadi. (dre)

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/