alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Apes! Ambil Tempelan SS, Pemuda Pengangguran di Klungkung Dijuk Polisi

SEMARAPURA I Putu Gede Sudiantara alias Meng, 23, pemuda asal Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kangin akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dibui.

Pemuda pengangguran ini dijebloskan ke “hotel prodeo” setelah tertangkap saat hendak bertransaksi narkoba di Jalan Srikandi, wilayah Semarapura Klod Kangin, Jumat (4/9) sekitar pukul 12.30.

Kasat Resnarkoba Polres Klungkung, AKP Dewa Gede Oka, Selasa (8/9) menjelaskan, penangkapan Meng setelah polisi mendapatkan informasi terkait adanya transaksi narkoba pada handphone pelaku.

“Berdasarkan data tersebut tim Opsnal Sat Resnarkoba menginterogasi tersangka dan menggeledah beberapa tempat lainnya yang diduga terkait dengan tindak pidana narkoba yang dilakukan oleh pelaku,” katanya.

Sekitar pukul 14.20, tim melakukan penggeledahan di kamar kost tidak jauh dari TKP yang ditempati pelaku bersama temannya. Adapun tim akhirnya menemukan beberapa barang bukti yang diduga kuat terkait kasus narkoba di sebuah lahan kosong di dekat kost pelaku.

“Adapun barang bukti yang disita, yakni 1 plastik klip bersih sabu-sabu dengan berat 0,20 gram netto, 1 pipet kaca yang berisikan sabu-sabu seberat 0,10 gram netto, HP, dan lainnya,” bebernya.

Pada saat diinterogasi di TKP pelaku mengakui bahwa kristal bening dalam pipet kaca dan plastik klip merupakan narkotika jenis sabu miliknya sehingga tim mengamankan pelaku ke Sat Resnarkoba Polres Klungkung.

Berdasarkan keterangan pelaku, barang haram itu didapatnya dengan sistem tempel dari jaringan narkotika di lapas.

Biasanya dia mengambil narkoba tersebut dengan sistem tempel di Jalan Baypass Ida Bagus Mantra.

“Pelaku berada di Jalan Srikandi itu untuk melakukan transaksi narkotika yang nantinya akan diberikan ke pemesanannya berinisial K. Pelaku mengaku sudah dua tahun menggunakan narkoba dan uangnya ada dari pelaku sendiri ada dari K,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin (7/9) dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun. “Dan denda minimal Rp 800 juta, maksimal Rp 8 miliar,” tandasnya



SEMARAPURA I Putu Gede Sudiantara alias Meng, 23, pemuda asal Lingkungan Pande, Kelurahan Semarapura Kangin akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dibui.

Pemuda pengangguran ini dijebloskan ke “hotel prodeo” setelah tertangkap saat hendak bertransaksi narkoba di Jalan Srikandi, wilayah Semarapura Klod Kangin, Jumat (4/9) sekitar pukul 12.30.

Kasat Resnarkoba Polres Klungkung, AKP Dewa Gede Oka, Selasa (8/9) menjelaskan, penangkapan Meng setelah polisi mendapatkan informasi terkait adanya transaksi narkoba pada handphone pelaku.

“Berdasarkan data tersebut tim Opsnal Sat Resnarkoba menginterogasi tersangka dan menggeledah beberapa tempat lainnya yang diduga terkait dengan tindak pidana narkoba yang dilakukan oleh pelaku,” katanya.

Sekitar pukul 14.20, tim melakukan penggeledahan di kamar kost tidak jauh dari TKP yang ditempati pelaku bersama temannya. Adapun tim akhirnya menemukan beberapa barang bukti yang diduga kuat terkait kasus narkoba di sebuah lahan kosong di dekat kost pelaku.

“Adapun barang bukti yang disita, yakni 1 plastik klip bersih sabu-sabu dengan berat 0,20 gram netto, 1 pipet kaca yang berisikan sabu-sabu seberat 0,10 gram netto, HP, dan lainnya,” bebernya.

Pada saat diinterogasi di TKP pelaku mengakui bahwa kristal bening dalam pipet kaca dan plastik klip merupakan narkotika jenis sabu miliknya sehingga tim mengamankan pelaku ke Sat Resnarkoba Polres Klungkung.

Berdasarkan keterangan pelaku, barang haram itu didapatnya dengan sistem tempel dari jaringan narkotika di lapas.

Biasanya dia mengambil narkoba tersebut dengan sistem tempel di Jalan Baypass Ida Bagus Mantra.

“Pelaku berada di Jalan Srikandi itu untuk melakukan transaksi narkotika yang nantinya akan diberikan ke pemesanannya berinisial K. Pelaku mengaku sudah dua tahun menggunakan narkoba dan uangnya ada dari pelaku sendiri ada dari K,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Senin (7/9) dijerat dengan Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 4 tahun maksimal 12 tahun. “Dan denda minimal Rp 800 juta, maksimal Rp 8 miliar,” tandasnya



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/