alexametrics
26.7 C
Denpasar
Friday, August 12, 2022

Polda Bali Kembali Tangkap WNA Prancis Pelaku Pedofilia di Bali

BADUNG- Anggota Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali, kembali menangkap seorang Warga Negara Asing (WNA) Prancis pelaku pedofilia.

 

WNA berinisial EAP berusia 53 tahun ini ditangkap di rumahnya di Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Selasa (6/10) lalu.

 

Informasi yang dihimpun radarbali.id, Kamis (8/10), kasus fedofilia yang dilakukan EAP terungkap setelah orang tua korban melapor ke Polda Bali.

 

Sesuai laporan, aksi bejat yang dilakukan EAP terhadap korban (anak laki-laki berusia 10 tahun) ini, terjadi awal Oktober 2020 lalu.

 

Saat itu, dari laporan orang tua korban, korban sedang bermain di Bali Wake Park & Aqualand di Jalan Pelabuhan Benoa, Denpasar.

Baca Juga:  Informasi Hoax Berseliweran di Medsos, Singgung Peran Media Mainstrem

 

Ketika asyik bermain, pelaku datang bersama ayah korban.

 

“Korban ini adalah ekspatriat. Ibunya orang Indonesia dan ayahnya dari Perancis. Awalnya antara pelaku dengan ayah korban hubungannya sangat baik,” terang sumber polisi.

 

Nah saat di arena wisata air, EAP sempat dilihat oleh ayah korban mengikuti korban ke kamar ganti.

 

Curiga dengan gelagat EAP yang tak wajar, ayah korban pun mengecek ke kamar ganti.

 

Saat di kamar ganti itulah ayah korban memergoki pelaku sedang melakukan tindakan tak senonoh kepada korban.

 

“Ayah korban yang langsung memergoki aksi pelaku,” imbuh sumber.

 

Selanjutnya, tidak terima dengan perbuatan pelaku, orang tua korban langsung melapor ke Polda Bali.

Baca Juga:  Soal BB Kokain Bule Rusia Raib, Ini Kata Kasiintel Kejari Badung...

 

Dari laporan itu, polisi bergerak melakukan penyelidikan. Polisi pun mengumpulkan dua bukti aksi terduga pelaku termasuk rekaman CCTV di tempat kejadian.

 

Berdasarkan hal itu, polisi langsung meringkus pelaku, Selasa (6/10) di Kerobokan, Kuta, Utara, Badung.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui sudah berumah tangga dan memiliki anak. Polisi juga sedang melakukan pengembangan terkait dugaan korban lainnya



BADUNG- Anggota Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali, kembali menangkap seorang Warga Negara Asing (WNA) Prancis pelaku pedofilia.

 

WNA berinisial EAP berusia 53 tahun ini ditangkap di rumahnya di Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Selasa (6/10) lalu.

 

Informasi yang dihimpun radarbali.id, Kamis (8/10), kasus fedofilia yang dilakukan EAP terungkap setelah orang tua korban melapor ke Polda Bali.

 

Sesuai laporan, aksi bejat yang dilakukan EAP terhadap korban (anak laki-laki berusia 10 tahun) ini, terjadi awal Oktober 2020 lalu.

 

Saat itu, dari laporan orang tua korban, korban sedang bermain di Bali Wake Park & Aqualand di Jalan Pelabuhan Benoa, Denpasar.

Baca Juga:  Polda Bali Ikut Mengusut Limbah Medis di Selat Bali

 

Ketika asyik bermain, pelaku datang bersama ayah korban.

 

“Korban ini adalah ekspatriat. Ibunya orang Indonesia dan ayahnya dari Perancis. Awalnya antara pelaku dengan ayah korban hubungannya sangat baik,” terang sumber polisi.

 

Nah saat di arena wisata air, EAP sempat dilihat oleh ayah korban mengikuti korban ke kamar ganti.

 

Curiga dengan gelagat EAP yang tak wajar, ayah korban pun mengecek ke kamar ganti.

 

Saat di kamar ganti itulah ayah korban memergoki pelaku sedang melakukan tindakan tak senonoh kepada korban.

 

“Ayah korban yang langsung memergoki aksi pelaku,” imbuh sumber.

 

Selanjutnya, tidak terima dengan perbuatan pelaku, orang tua korban langsung melapor ke Polda Bali.

Baca Juga:  CATAT! Panitia Joged Jaruh Terancam 6 Tahun, Sementara Penari 10 Tahun

 

Dari laporan itu, polisi bergerak melakukan penyelidikan. Polisi pun mengumpulkan dua bukti aksi terduga pelaku termasuk rekaman CCTV di tempat kejadian.

 

Berdasarkan hal itu, polisi langsung meringkus pelaku, Selasa (6/10) di Kerobokan, Kuta, Utara, Badung.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku diketahui sudah berumah tangga dan memiliki anak. Polisi juga sedang melakukan pengembangan terkait dugaan korban lainnya


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/