27.6 C
Denpasar
Monday, May 29, 2023

Rumah Perekam Adegan Wikwik Pelajar di Gianyar Dekat dengan Lokasi

GIANYAR – WA, pria 21 tahun yang merekam dan menyebarkan video wikwik atau asusila adegan pelajar SMK ternyata warga Banjar Apuh, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Gianyar. Lokasi rumahnya tidak jauh dari lokasi adegan tak senonoh itu.

 

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Laurens Rajamangapul Haselo membeberkan, penangkapan WA ini berawal dari tersebarnya video asusila pelajar. Pemeran siswi berseragam SMK dan pemeran siswa mengenakan jaket.

 

“Memang betul, ada perbuatan oknum. Inisial WA, merekam adegan mesum. Jadi itu merekam lokasi di bangunan bekas kargo, Banjar Apuh, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang (Gianyar, Red),” ujarnya, Senin (8/11). 

 

Lantaran berada di lokasi asusila, pelaku bisa langsung melihat ada sepasang siswa di sana.

Baca Juga:  Ditinggal Jualan, Api Sambar Gas LPJ dan Bensin, 2 Mobil, Motor Hangus

 

“Gerak gerik mencurigakan. Pelaku ke sana melihat, jarak dekat 50 meter, hubungan badan,” jelasnya.

 

Kemudian, pelaku mengeluarkan Handphone merek Vivo.

 

“Pelaku merekam adegan tersebut. Setelah itu, pelaku menshare video di grup mereka (grup WhatsApp, red),” ujarnya.

 

Kemudian, penangkapan terhadap pelaku, selaku pekerja swasta, asal Banjar Apuh, berlangsung Minggu (7/11).

 

“Pelaku ambil video ini saat keluar dari rumahnya, tidak jauh dari TKP (Tempat kejadian perkara/lokasi asusila, red), 100 meter (dari rumahnya, red),” ujarnya.



GIANYAR – WA, pria 21 tahun yang merekam dan menyebarkan video wikwik atau asusila adegan pelajar SMK ternyata warga Banjar Apuh, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Gianyar. Lokasi rumahnya tidak jauh dari lokasi adegan tak senonoh itu.

 

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Laurens Rajamangapul Haselo membeberkan, penangkapan WA ini berawal dari tersebarnya video asusila pelajar. Pemeran siswi berseragam SMK dan pemeran siswa mengenakan jaket.

 

“Memang betul, ada perbuatan oknum. Inisial WA, merekam adegan mesum. Jadi itu merekam lokasi di bangunan bekas kargo, Banjar Apuh, Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang (Gianyar, Red),” ujarnya, Senin (8/11). 

 

Lantaran berada di lokasi asusila, pelaku bisa langsung melihat ada sepasang siswa di sana.

Baca Juga:  Lindas Jalan Berlubang, Pemotor Terjungkal Lalu Tewas Tabrak Pohon

 

“Gerak gerik mencurigakan. Pelaku ke sana melihat, jarak dekat 50 meter, hubungan badan,” jelasnya.

 

Kemudian, pelaku mengeluarkan Handphone merek Vivo.

 

“Pelaku merekam adegan tersebut. Setelah itu, pelaku menshare video di grup mereka (grup WhatsApp, red),” ujarnya.

 

Kemudian, penangkapan terhadap pelaku, selaku pekerja swasta, asal Banjar Apuh, berlangsung Minggu (7/11).

 

“Pelaku ambil video ini saat keluar dari rumahnya, tidak jauh dari TKP (Tempat kejadian perkara/lokasi asusila, red), 100 meter (dari rumahnya, red),” ujarnya.


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru