alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Cueki Covid, Nekat Balap Liar, Puluhan Pelajar Badung Digulung Polisi

MANGUPURA –  Walaupun penyebaran Covid-19 semakin mengkhawatirkan, namun aksi balapan liar masih saja digelar para anak baru gede penyuka balap liar.

Buktinya Unit Patroli dan Sat Sabhara Polres Badung mengamankan 36 orang, 20 orang di antaranya masih berstatus pelajar. Seorang di antaranya adalah seorang pelajar perempuan.

Mereka diamankan saat melakukan balap liar di Jalan Raya Anggungan, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Badung, Jumat (8/1) sekitar pukul 01.40.

Tim mengamankan 20 unit sepeda motor berbagai merk. Puluhan motor tersebut diamankan, sementara 36 orang ini diberikan teguran.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa mengatakan, berbagai upaya dilakukan kepolisian untuk mencegah penularan Covid-19 yang kian meningkat.

Baca Juga:  Penikmat ABG Hingga Om-Om, Ada Viewer Berani Bayar Rp200 Ribu Per Live

Namun, di sisi lain ulah tak patut ditiru dilakukan puluhan bocah pelajar yang melakukan balap liar. Aparat kepolisian pun bergerak.

Tim dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara AKP I Ketut Suandi bergegas ke Jalan Raya Anggungan, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi.

Ternyata benar terdapat aksi balap liar. Sontak mereka kocar-kacir. Para remaja yang berjumlah 70-an orang dari berbagai kampung itu kabur ketika melihat petugasnya.

“Kasat Sabhara memerintahkan 10 personilnya untuk mendatangi lokasi dan menangkap para pelaku. 36 orang berhasil kita amankan,” papar Iptu Oka Bawa.

“Kami amankan juga 20 kendaraan bermotor. Baik yang dipakai balapan dan milik penonton,” ungkap Iptu Oka Bawa. Selanjutnya 36 orang itu bersama sepeda motor yang berhasil diamankan ke Mapolres Badung.
Di Mapolres Badung, para remaja dan para pemuda itu diberikan pembinaan dan pendataan oleh anggota. Tujuannya untuk menyadarkan mereka bahwa apa yang mereka lakukan itu salah.

Baca Juga:  FIX! Bekuk Harijanto Bukan Hartono di Malaysia, Ditahan di Rutan Polda

Apalagi, disaat seperti ini saat semua orang sedang mawas diri mengantisipasi penularan Covid-19. “Setelah itu mereka dipulangkan. Sementara 20 unit sepeda motor mereka ditahan. Nanti orang tua bawa surat-surat ke kantor Polisi. Kemungkinan diberi sanksi tilang.

Kami berharap orang tua awasi anaknya, jangan keluyuran sembarangan agar terhindar juga dari pergaulan bebas,” tutupnya. 



MANGUPURA –  Walaupun penyebaran Covid-19 semakin mengkhawatirkan, namun aksi balapan liar masih saja digelar para anak baru gede penyuka balap liar.

Buktinya Unit Patroli dan Sat Sabhara Polres Badung mengamankan 36 orang, 20 orang di antaranya masih berstatus pelajar. Seorang di antaranya adalah seorang pelajar perempuan.

Mereka diamankan saat melakukan balap liar di Jalan Raya Anggungan, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Badung, Jumat (8/1) sekitar pukul 01.40.

Tim mengamankan 20 unit sepeda motor berbagai merk. Puluhan motor tersebut diamankan, sementara 36 orang ini diberikan teguran.

Kepada Jawa Pos Radar Bali, Kasubbag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa mengatakan, berbagai upaya dilakukan kepolisian untuk mencegah penularan Covid-19 yang kian meningkat.

Baca Juga:  Jadi Kurir Sabu, Dipecat dari Pekerjaan, Eks Satpam Diganjar 10 Tahun

Namun, di sisi lain ulah tak patut ditiru dilakukan puluhan bocah pelajar yang melakukan balap liar. Aparat kepolisian pun bergerak.

Tim dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara AKP I Ketut Suandi bergegas ke Jalan Raya Anggungan, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi.

Ternyata benar terdapat aksi balap liar. Sontak mereka kocar-kacir. Para remaja yang berjumlah 70-an orang dari berbagai kampung itu kabur ketika melihat petugasnya.

“Kasat Sabhara memerintahkan 10 personilnya untuk mendatangi lokasi dan menangkap para pelaku. 36 orang berhasil kita amankan,” papar Iptu Oka Bawa.

“Kami amankan juga 20 kendaraan bermotor. Baik yang dipakai balapan dan milik penonton,” ungkap Iptu Oka Bawa. Selanjutnya 36 orang itu bersama sepeda motor yang berhasil diamankan ke Mapolres Badung.
Di Mapolres Badung, para remaja dan para pemuda itu diberikan pembinaan dan pendataan oleh anggota. Tujuannya untuk menyadarkan mereka bahwa apa yang mereka lakukan itu salah.

Baca Juga:  Gudang Rongsokan di Gianyar Terbakar, Truk, Mobil dan Motor Hangus

Apalagi, disaat seperti ini saat semua orang sedang mawas diri mengantisipasi penularan Covid-19. “Setelah itu mereka dipulangkan. Sementara 20 unit sepeda motor mereka ditahan. Nanti orang tua bawa surat-surat ke kantor Polisi. Kemungkinan diberi sanksi tilang.

Kami berharap orang tua awasi anaknya, jangan keluyuran sembarangan agar terhindar juga dari pergaulan bebas,” tutupnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/