alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, August 10, 2022

Para Tersangka Terancam Bui 16 Bulan, Polisi Buru Dua PSK Lain

MUCIKARI dan dua dari empat wanita pekerja seks komersial (PSK) di aplikasi Michat, Selasa (8/2/2022) resmi ditetapkan sebagai tersangka

 

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka kasus prostitusi online.

 

Usai resmi jadi tersangka, ketiganya, yakni Dimas Bagus Pamungkas alias Memet, 22 (mucikari) dan dua PSK, yakni masing-masing berinisial DAZ, 35, asal Bandung dan LL, 32, asal Bekasi langsung ditahan.

 

Bahkan selain ditahan, mereka juga dijerat dengan pasal 296 KUHP. Seperti apa?

 

ANDRE SULLA, Denpasar

 

KEPALA SEKSI (Kasi) Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, Selasa (8/2/2022) menyatakan, usai ditetapkan tersangka, penyidik menjerat ketiganya dengan Pasal 296 KUHP tentang Prostitusi Online.

Baca Juga:  Digerebek Polresta, Badung Sebut Karaoke 888 KTV Bodong

 

Adapun bunyi dari Pasal 296 KUHP imbuh Iptu Sukadi, yakni ““Barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan cabul oleh orang lain dengan orang lain, dan menjadikannya sebagai pencarian atau kebiasaan, diancam dengan pidana penjara paling lama 1 tahun 4 bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah”.

 

“Jadi modus mereka adalah prostitusi online melalui aplikasi MeChat. Untuk ancaman hukuman dari pasal yang disangkakan paling lama 16 bulan,”tandas Iptu Sukadi.

 

Bahkan, selain menetapkan mucikari dan dua PSK sebagai tersangka, kini kata Iptu Sukadi, polisi juga masih memburu dua wanita yang diduga dijajakan Tersangka Dimas.

 

“Masih ada lagi dua wanita yang dijajakan oleh Dimas. Kami masih dalami keberadaan mereka, karena saat penggerebekan, keduanya tidak ada di Hotel tersebut,” pungkas Iptu Sukadi.

Baca Juga:  Coreng Citra Pengacara di Bali, Pengacara Husein Terancam Sanksi Berat


MUCIKARI dan dua dari empat wanita pekerja seks komersial (PSK) di aplikasi Michat, Selasa (8/2/2022) resmi ditetapkan sebagai tersangka

 

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka kasus prostitusi online.

 

Usai resmi jadi tersangka, ketiganya, yakni Dimas Bagus Pamungkas alias Memet, 22 (mucikari) dan dua PSK, yakni masing-masing berinisial DAZ, 35, asal Bandung dan LL, 32, asal Bekasi langsung ditahan.

 

Bahkan selain ditahan, mereka juga dijerat dengan pasal 296 KUHP. Seperti apa?

 

ANDRE SULLA, Denpasar

 

KEPALA SEKSI (Kasi) Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, Selasa (8/2/2022) menyatakan, usai ditetapkan tersangka, penyidik menjerat ketiganya dengan Pasal 296 KUHP tentang Prostitusi Online.

Baca Juga:  Dekat Lokasi Pencurian Mesin Ekskavator di Gianyar Terdapat CCTV

 

Adapun bunyi dari Pasal 296 KUHP imbuh Iptu Sukadi, yakni ““Barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan cabul oleh orang lain dengan orang lain, dan menjadikannya sebagai pencarian atau kebiasaan, diancam dengan pidana penjara paling lama 1 tahun 4 bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah”.

 

“Jadi modus mereka adalah prostitusi online melalui aplikasi MeChat. Untuk ancaman hukuman dari pasal yang disangkakan paling lama 16 bulan,”tandas Iptu Sukadi.

 

Bahkan, selain menetapkan mucikari dan dua PSK sebagai tersangka, kini kata Iptu Sukadi, polisi juga masih memburu dua wanita yang diduga dijajakan Tersangka Dimas.

 

“Masih ada lagi dua wanita yang dijajakan oleh Dimas. Kami masih dalami keberadaan mereka, karena saat penggerebekan, keduanya tidak ada di Hotel tersebut,” pungkas Iptu Sukadi.

Baca Juga:  OMG! Polisi Jaga Tertidur Pulas, Dua Tahanan Polsek Kuta Selatan Kabur

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/