alexametrics
26.5 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Cegah Munculnya Bibit SARA, Ini Pesan Kapolresta ke Takmir Masjid

DENPASAR – Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan mengumpulkan 100 orang takmir masjid dan mushola se-wilayah hukum Polresta Denpasar, Sabtu (9/3) di Mapolresta Denpasar.

Dalam kesempatan itu, Kombes Ruddi mengajak para takmir untuk bersama-sama mencegah munculnya bibit-bibit radikalisme, menangkal isu hoax dan SARA dalam menghadapi Pileg dan Pilpres April mendatang.

“Saya mengimbau bau kepada seluruh tokoh masyarakat terutama para takmir masjid agar tempat ibadah tidak untuk politik praktis.

Mari tolak paham radikalisme, intoleransi dan berita bohong atau hoax,” kata Kapolresta Kombes Ruddi Setiawan.

Kombes Ruddi juga berharap agar jangan menjadikan tempat ibadah sebagai tempat kampanye, serta menyingkirkan niat untuk mengganti ideologi negara yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.

Baca Juga:  Jasad Pramugari Mia Ditemukan, Jemput Jenazah Bawa Pulang ke Bali

“Selain itu agar lebih selektif  supaya tempat suci tidak digunakan untuk berpolitik atau tempat kampanye,” tambah perwira dengan melati tiga di pundak ini. 

Sekretaris MUI Kota Denpasar, Ashari Muslih mengapresiasi tindakan Kapolresta Denpasar yang menghadirkan 100 takmir masjid dan muhola di Denpasar dan Badung.

Ashari Muslih berharap agar kegiatan itu bisa meningkatkan rasa solidaritas di tengah masyarakat.

“Karena kita sehati, sejiwa walaupun tidak seagama di Indonesia tapi ada unsur kemanusiaan dalam diri manusia itu sendiri untuk  menjaga keamanan yang kondusif menjelang pileg dan pilpres,” tandasnya. 



DENPASAR – Kapolresta Denpasar Kombes Ruddi Setiawan mengumpulkan 100 orang takmir masjid dan mushola se-wilayah hukum Polresta Denpasar, Sabtu (9/3) di Mapolresta Denpasar.

Dalam kesempatan itu, Kombes Ruddi mengajak para takmir untuk bersama-sama mencegah munculnya bibit-bibit radikalisme, menangkal isu hoax dan SARA dalam menghadapi Pileg dan Pilpres April mendatang.

“Saya mengimbau bau kepada seluruh tokoh masyarakat terutama para takmir masjid agar tempat ibadah tidak untuk politik praktis.

Mari tolak paham radikalisme, intoleransi dan berita bohong atau hoax,” kata Kapolresta Kombes Ruddi Setiawan.

Kombes Ruddi juga berharap agar jangan menjadikan tempat ibadah sebagai tempat kampanye, serta menyingkirkan niat untuk mengganti ideologi negara yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.

Baca Juga:  Jero Jangol Tak Kunjung Menyerahkan Diri, Netizen Geram; Tembak Saja

“Selain itu agar lebih selektif  supaya tempat suci tidak digunakan untuk berpolitik atau tempat kampanye,” tambah perwira dengan melati tiga di pundak ini. 

Sekretaris MUI Kota Denpasar, Ashari Muslih mengapresiasi tindakan Kapolresta Denpasar yang menghadirkan 100 takmir masjid dan muhola di Denpasar dan Badung.

Ashari Muslih berharap agar kegiatan itu bisa meningkatkan rasa solidaritas di tengah masyarakat.

“Karena kita sehati, sejiwa walaupun tidak seagama di Indonesia tapi ada unsur kemanusiaan dalam diri manusia itu sendiri untuk  menjaga keamanan yang kondusif menjelang pileg dan pilpres,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/