alexametrics
27.6 C
Denpasar
Wednesday, July 6, 2022

Foto Bugil Tersebar di WA dan IG Sendiri karena Lupa Hapus Akun di HP

TABANAN – DK, pemuda asal Desa Dajan Peken, Tabanan, Bali begitu mudahnya menyebarkan foto bugil mantan pacar di akun mantan pacarnya berinisial MA karena HP-nya diambil pelaku. Sedangkan MA lupa menghapus akun medsos di HP yang diambil DK.

 

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra menjelaskan, sejak perkenalan Januari 2021, antara DK dan MA memadu kasih. Mereka juga melakukan hubungan intim layaknya suami istri.

 

Celakanya, DK memiliki foto pacarnya saat bugil. Foto bugil itu yang disebarkan DK ke media sosial.

 

Nah, dalam hubungan pacaran ini, korban MA pernah diberikan sebuah hadiah handphone merek Xiaomi berwarna hitam oleh tersangka DK.

 

‘’Setelah putus tersangka DK meminta kembali handphone yang pernah diberikan kepada pelapor. Pelapor pun mengembalikan handphone tersebut,” katanya.

 

Akan tetapi, ketika HP dikembalikan, pelapor lupa menghapus semua akun media sosial pelapor yang masih tersimpan di handphone tersebut. Dengan demikian, DK bisa menggunakan media sosial MA untuk menyebarkan foto bugil MA. Terutama di status Whatsapp dan Instagram.

 

Selanjutnya 29 Desember 2021 lalu sewaktu sedang berada di kelas sekolah, pelapor diberi tahu oleh temannya bahwa ada foto-foto dirinya sedang telanjang terposting di akun milik pelapor.

 

Yakni di status dan foto profil Whatsapp, begitu juga dengan postingan di akun Instagram. Kemudian malamnya sekitar pukul 22.00 Wita, ketika pelapor sedang berada di rumah, pelapor diberi tahu oleh bibinya bahwa adanya postingan foto pelapor yang melanggar kesusilaan di Facebook dan Instagram dengan menggunakan akun atas nama pelapor.

 

Dengan adanya postingan tersebut di atas, akhirnya bibi pelapor sempat menghubungi tersangka DK untuk menanyakan maksud dari postingan tersebut serta menyuruh untuk menghapus postingannya serta mengancam akan melaporkan ke polisi. Namun tersangka hanya menjawab terserah-terserah. Tapi tetap memposting foto-foto telanjang pelapor.

 

‘’Karena kesal dengan ulah tersangka keluarga korban dan akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi. Berdasarkan laporan tersebut dan cukup bukti kami langsung lakukan penangkapan tersangka,’’ kata AKBP Ranefli.



TABANAN – DK, pemuda asal Desa Dajan Peken, Tabanan, Bali begitu mudahnya menyebarkan foto bugil mantan pacar di akun mantan pacarnya berinisial MA karena HP-nya diambil pelaku. Sedangkan MA lupa menghapus akun medsos di HP yang diambil DK.

 

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra menjelaskan, sejak perkenalan Januari 2021, antara DK dan MA memadu kasih. Mereka juga melakukan hubungan intim layaknya suami istri.

 

Celakanya, DK memiliki foto pacarnya saat bugil. Foto bugil itu yang disebarkan DK ke media sosial.

 

Nah, dalam hubungan pacaran ini, korban MA pernah diberikan sebuah hadiah handphone merek Xiaomi berwarna hitam oleh tersangka DK.

 

‘’Setelah putus tersangka DK meminta kembali handphone yang pernah diberikan kepada pelapor. Pelapor pun mengembalikan handphone tersebut,” katanya.

 

Akan tetapi, ketika HP dikembalikan, pelapor lupa menghapus semua akun media sosial pelapor yang masih tersimpan di handphone tersebut. Dengan demikian, DK bisa menggunakan media sosial MA untuk menyebarkan foto bugil MA. Terutama di status Whatsapp dan Instagram.

 

Selanjutnya 29 Desember 2021 lalu sewaktu sedang berada di kelas sekolah, pelapor diberi tahu oleh temannya bahwa ada foto-foto dirinya sedang telanjang terposting di akun milik pelapor.

 

Yakni di status dan foto profil Whatsapp, begitu juga dengan postingan di akun Instagram. Kemudian malamnya sekitar pukul 22.00 Wita, ketika pelapor sedang berada di rumah, pelapor diberi tahu oleh bibinya bahwa adanya postingan foto pelapor yang melanggar kesusilaan di Facebook dan Instagram dengan menggunakan akun atas nama pelapor.

 

Dengan adanya postingan tersebut di atas, akhirnya bibi pelapor sempat menghubungi tersangka DK untuk menanyakan maksud dari postingan tersebut serta menyuruh untuk menghapus postingannya serta mengancam akan melaporkan ke polisi. Namun tersangka hanya menjawab terserah-terserah. Tapi tetap memposting foto-foto telanjang pelapor.

 

‘’Karena kesal dengan ulah tersangka keluarga korban dan akhirnya melaporkan kasus ini ke polisi. Berdasarkan laporan tersebut dan cukup bukti kami langsung lakukan penangkapan tersangka,’’ kata AKBP Ranefli.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/