alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 20, 2022

OMG! Boncengan Naik Motor, Bapak-Anak Terjun ke Jurang Usai Sembahyang

AMLAPURA– Diduga karena tak mampu mengendalikan sepeda motor, seorang bapak dan anak yang usai sembahyang, Selasa (9/4) sekitar pukul 14.15 jatuh ke jurang sedalam 8 meter.

 Akibat terjun ke jurang, keduanya bapak anak yakni I Made Sumerta, 43 dan Damar Suputra, 8 warga Banjar Buruan, Desa Tampaksiring, Kabupaten Gianyar terpaksa dilarikan ke RS akibat mengalami luka parah.

Kanit Laka Polres Karangasem, Ipda I Nyoman Sucipta saat dikonfirmasi menuturkan, hingga peristiwa lakalantas yang terjadi tepat di jembatan penghubung Desa Besakih menuju Desa Pemapatan, Dusun Besakih Kawan, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem,

itu berawal ketika Sumerta yang membonceng anaknya Suputra dengan sepeda motor Honda Beat DK 8921 LZ. Datang dari arah timur atau Besakih menuju ke barat atau Desa Pempatan. Setibanya di TKP, Sumerta tidak mampu mengendalikan kendaraannya tersebut sehingga keluar dari badan jalan dan jatuh ke jurang yang ada di sebelah kiri.

Baca Juga:  Ngeri!! 3 Mobil dan Satu Truk Molen Terlibat Tabrakan Beruntun di Kuta

 “Kedalamannya sekitar 8 meter,”terang Nyoman Sucipta.

Akibat dari peristiwa tersebut, Sumerta mengalami luka di bagian telinga kiri mengeluarkan darah dan dibawa ke Puskesmas Rendang. Kemudian Sumerta dirujuk ke RSUD Klungkung.

Sementara Suputra, mengalami luka di bagian kepala dan tidak sadarkan diri. Adapun Suputra dibawa RS BMC Bangli selanjutnya di rujuk ke RSUP Sanglah.

“Korban tidak menggunakan helm SNI,” ujarnya.



AMLAPURA– Diduga karena tak mampu mengendalikan sepeda motor, seorang bapak dan anak yang usai sembahyang, Selasa (9/4) sekitar pukul 14.15 jatuh ke jurang sedalam 8 meter.

 Akibat terjun ke jurang, keduanya bapak anak yakni I Made Sumerta, 43 dan Damar Suputra, 8 warga Banjar Buruan, Desa Tampaksiring, Kabupaten Gianyar terpaksa dilarikan ke RS akibat mengalami luka parah.

Kanit Laka Polres Karangasem, Ipda I Nyoman Sucipta saat dikonfirmasi menuturkan, hingga peristiwa lakalantas yang terjadi tepat di jembatan penghubung Desa Besakih menuju Desa Pemapatan, Dusun Besakih Kawan, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem,

itu berawal ketika Sumerta yang membonceng anaknya Suputra dengan sepeda motor Honda Beat DK 8921 LZ. Datang dari arah timur atau Besakih menuju ke barat atau Desa Pempatan. Setibanya di TKP, Sumerta tidak mampu mengendalikan kendaraannya tersebut sehingga keluar dari badan jalan dan jatuh ke jurang yang ada di sebelah kiri.

Baca Juga:  Sugiono Tewas Mengenaskan Usai Menabrak Pengendara Lain

 “Kedalamannya sekitar 8 meter,”terang Nyoman Sucipta.

Akibat dari peristiwa tersebut, Sumerta mengalami luka di bagian telinga kiri mengeluarkan darah dan dibawa ke Puskesmas Rendang. Kemudian Sumerta dirujuk ke RSUD Klungkung.

Sementara Suputra, mengalami luka di bagian kepala dan tidak sadarkan diri. Adapun Suputra dibawa RS BMC Bangli selanjutnya di rujuk ke RSUP Sanglah.

“Korban tidak menggunakan helm SNI,” ujarnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/