alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, May 19, 2022

Polda Bali Gerebek Bandar dan Pengedar Narkoba, Sita Sabu-Sabu 35 Kg

DENPASAR – Polda Bali menggerebek sejumlah bandar dan pengedar narkoba dengan barang bukti sangat banyak. Dalam penggerebekan ini, tim Polda Bali menyita narkoba jenis sabu-sabu seberat 35.182,66 gram netto atau 35 kilogram. Tak hanya itu, kokain sebanyak 32 gram netto, dan ganja 2.669,4 gram Netto, MDMA (ekstasi) 7, 38 gram netto dan kapsul 796 butir turut disita.

 

Informasi yang dihimpun radarbali.id, barang bukti sebanyak itu berasal dari penangkapan para pelaku berinisial KMS, KS, AAP, dan KR pada Jumat, 8 April 2022.

Petugas awalnya menangkap KMS dan KS di Seminyak, Jumat (8/4) sekitar pukul 20.00. Dari tangan keduanya, petugas mengamankan barang buktu sabu-sabu dari kedua orang ini. Dari keduanya kemudian ditangkap AAP di kawasan Denpasar.

Baca Juga:  Tunggu Jadwal Sidang, Sanksi Etik Menanti Polisi Pemeras Turis Jepang

 

“Kita melakukan pengembangan di tiga tempat berbeda,” jelas sumber polisi kepada radarbali.id, Sabtu (9/4).

 

Barang bukti sebanyak ini terdiri dari sabu 35 Kg dan ganja 2 Kg. Ratusan butir ineks atau ekstasi (MDMA) dan puluhan gram kokain.

 

Polisi terus melakukan pengembangan dan berhasil meringkus seorang pelaku lagi berinisial KR di Jalan Pura Demak Nomor 31 Kamar Kos Nomor 10, Banjar Buagan, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar, Sabtu (9/4) sekitar pukul 07.30 Wita.

 

Pada saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar tersangka ditemukan dua buah plastik klip bening berukuran sedang yang keseluruhan di dalamnya berisi 197 butir tablet berwarna hijau muda berlambangkan Mitsubishi dengan berat total keseluruhan 43,8 gram netto, satu buah plastik klip bening berukuran sedang di belakang kalender.

Baca Juga:  Demi Uang, Banyak Eks Pekerja Pariwisata dan Pesiar Beralih Jadi Kurir

 

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi membenarkan penangkapan 4 pengedar atau bandar narkoba tersebut. Menurutnya kasus ini masih dikembangkan anggota Ditresnarkoba Polda Bali. 

 

“Ya, benar hari Senin konferensi persnya. Masih dikembangkan,” ungkap Syamsi, Sabtu 9 April 2022.

- Advertisement -

- Advertisement -

DENPASAR – Polda Bali menggerebek sejumlah bandar dan pengedar narkoba dengan barang bukti sangat banyak. Dalam penggerebekan ini, tim Polda Bali menyita narkoba jenis sabu-sabu seberat 35.182,66 gram netto atau 35 kilogram. Tak hanya itu, kokain sebanyak 32 gram netto, dan ganja 2.669,4 gram Netto, MDMA (ekstasi) 7, 38 gram netto dan kapsul 796 butir turut disita.

 

Informasi yang dihimpun radarbali.id, barang bukti sebanyak itu berasal dari penangkapan para pelaku berinisial KMS, KS, AAP, dan KR pada Jumat, 8 April 2022.


Petugas awalnya menangkap KMS dan KS di Seminyak, Jumat (8/4) sekitar pukul 20.00. Dari tangan keduanya, petugas mengamankan barang buktu sabu-sabu dari kedua orang ini. Dari keduanya kemudian ditangkap AAP di kawasan Denpasar.

Baca Juga:  Curi Dua Laptop Wisatawan Rusia, Spesialis Maling di Bandara Dibekuk

 

“Kita melakukan pengembangan di tiga tempat berbeda,” jelas sumber polisi kepada radarbali.id, Sabtu (9/4).

 

Barang bukti sebanyak ini terdiri dari sabu 35 Kg dan ganja 2 Kg. Ratusan butir ineks atau ekstasi (MDMA) dan puluhan gram kokain.

 

Polisi terus melakukan pengembangan dan berhasil meringkus seorang pelaku lagi berinisial KR di Jalan Pura Demak Nomor 31 Kamar Kos Nomor 10, Banjar Buagan, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar, Sabtu (9/4) sekitar pukul 07.30 Wita.

 

Pada saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar tersangka ditemukan dua buah plastik klip bening berukuran sedang yang keseluruhan di dalamnya berisi 197 butir tablet berwarna hijau muda berlambangkan Mitsubishi dengan berat total keseluruhan 43,8 gram netto, satu buah plastik klip bening berukuran sedang di belakang kalender.

Baca Juga:  Polisikan JRX SID, IDI Merasa Terhina dengan Postingan Sang Drummer

 

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi membenarkan penangkapan 4 pengedar atau bandar narkoba tersebut. Menurutnya kasus ini masih dikembangkan anggota Ditresnarkoba Polda Bali. 

 

“Ya, benar hari Senin konferensi persnya. Masih dikembangkan,” ungkap Syamsi, Sabtu 9 April 2022.

Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/