alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, August 13, 2022

Polisi Bekuk Enam Pelaku Pengeroyokan Karyawan Indomaret Asal Sumba

DENPASAR-Jajaran Reserse Mobile (Resmob) Unit I Jatanras Polresta Denpasar membekuk enam pelaku pengeroyokan terhadap karyawan Indomaret, Ronaldo Djanggandewa, 21.

Keenam pelaku pengeroyokan itu, yakni masing-masing Yuniati Dangga, Jekson Umbu Dede Bili, Dedi Yanto Biluk, Sepri Yanus, Stefanus Ama Kii, dan Arisyanto.

Para pelaku pengeroyokan yang kesemuanya asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu dibekuk di kos mereka masing-masing, pada Senin (4/5) sekitar pukul 14.00 Wita.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, Sabtu (9/5), penangkapan enam pelaku pengeroyokan ini berawal dari adanya laporan korban Ronaldo Djanggandewa, 21 (LP : Nomor. LP-B / 298 / V / 2020 / BALI / RESTA DPS, Tanggal 3 Mei 2020).

Sesuai laporan, karyawan Indomaret asal Sumba, NTT namun di Bali tinggal sementara di Jalan Tukad Banyu Poh Gang V Nomor 1 Densel ini mengaku dianiaya dan dikeroyok para pelaku dengan diantaranya adalah pacarnya (tersangka Yuniati Dangga).

Baca Juga:  SSI yang Ditenteng Perampok Milik Brimob, Buron Kabur dengan Xenia

Korban dikeroyok di pinggir Jalan Cargo Permai, Denpasar, Minggu (3/5) sekitar Pukul 21.00 Wita.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka memar dan luka terbuka pada pelipis kanan.

Seperti dibenarkan Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi

Saat dikonfirmasi, ia menjelaskan, jika kronologi pengeroyokan yang menimpa korban, berawal saat korban bersama saksi Fendi Yondri Nau, 23, warga Jalan Tukad Badung XXIV Nomor. 15, Densel hendak mengambil sepeda motor saksi Fendi yang di bawa pacar korban (tersangka Yuniati Dangga) di Jalan Imam Bonjol Denpasar Barat.

Setiba di kos Yuniati, korban betemu dengan para pelaku yang sama-sama asal Sumba, NTT.

Nah saat hendak mengambil motor pinjaman itulah, korban terlibat baku mulut alias cekcok dengan para tersangka.

Baca Juga:  Bos Arisan Online Kena 2 Tahun Bui, Sudah Ditunggu Kasus Lain

Hingga akhirnya, korban dikeroyok para pelaku dengan tangan kosong hingga babak belur.

“Korban saat itu juga langsung melapor ke kantor polisi,”imbuhnya.

Sementara itu, usai menerima laporan, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya memerintahkan tim Resmob dipimpin Kanit I Jatanras Iptu Made Putra Yudhistira dan Kasubnit II Iptu Ngurah Eka Wisada melakukan pengembangan dan penyelidikan.

“Kami langsung mengamankan para pelaku di kosan masing-masing. Saat ditangkap mereka mengaku perbuatannya mengeroyok korban” bebernya

Selanjutnya, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini keenamnya langsung ditahan dan menjalani penyidikan lebih lanjut.



DENPASAR-Jajaran Reserse Mobile (Resmob) Unit I Jatanras Polresta Denpasar membekuk enam pelaku pengeroyokan terhadap karyawan Indomaret, Ronaldo Djanggandewa, 21.

Keenam pelaku pengeroyokan itu, yakni masing-masing Yuniati Dangga, Jekson Umbu Dede Bili, Dedi Yanto Biluk, Sepri Yanus, Stefanus Ama Kii, dan Arisyanto.

Para pelaku pengeroyokan yang kesemuanya asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu dibekuk di kos mereka masing-masing, pada Senin (4/5) sekitar pukul 14.00 Wita.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, Sabtu (9/5), penangkapan enam pelaku pengeroyokan ini berawal dari adanya laporan korban Ronaldo Djanggandewa, 21 (LP : Nomor. LP-B / 298 / V / 2020 / BALI / RESTA DPS, Tanggal 3 Mei 2020).

Sesuai laporan, karyawan Indomaret asal Sumba, NTT namun di Bali tinggal sementara di Jalan Tukad Banyu Poh Gang V Nomor 1 Densel ini mengaku dianiaya dan dikeroyok para pelaku dengan diantaranya adalah pacarnya (tersangka Yuniati Dangga).

Baca Juga:  Sebelum Tewas, Korban Sempat Terekam Mondar-Mandir di Teras Rumah

Korban dikeroyok di pinggir Jalan Cargo Permai, Denpasar, Minggu (3/5) sekitar Pukul 21.00 Wita.

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka memar dan luka terbuka pada pelipis kanan.

Seperti dibenarkan Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi

Saat dikonfirmasi, ia menjelaskan, jika kronologi pengeroyokan yang menimpa korban, berawal saat korban bersama saksi Fendi Yondri Nau, 23, warga Jalan Tukad Badung XXIV Nomor. 15, Densel hendak mengambil sepeda motor saksi Fendi yang di bawa pacar korban (tersangka Yuniati Dangga) di Jalan Imam Bonjol Denpasar Barat.

Setiba di kos Yuniati, korban betemu dengan para pelaku yang sama-sama asal Sumba, NTT.

Nah saat hendak mengambil motor pinjaman itulah, korban terlibat baku mulut alias cekcok dengan para tersangka.

Baca Juga:  Gelapkan Berlian Rekan Bisnis Ratusan Juta, Ibu Rumah Tangga Diciduk

Hingga akhirnya, korban dikeroyok para pelaku dengan tangan kosong hingga babak belur.

“Korban saat itu juga langsung melapor ke kantor polisi,”imbuhnya.

Sementara itu, usai menerima laporan, Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya memerintahkan tim Resmob dipimpin Kanit I Jatanras Iptu Made Putra Yudhistira dan Kasubnit II Iptu Ngurah Eka Wisada melakukan pengembangan dan penyelidikan.

“Kami langsung mengamankan para pelaku di kosan masing-masing. Saat ditangkap mereka mengaku perbuatannya mengeroyok korban” bebernya

Selanjutnya, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini keenamnya langsung ditahan dan menjalani penyidikan lebih lanjut.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/