alexametrics
25.4 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Parah, Oknum Bocah Diduga Otaki Pencurian Motor di Pemogan Denpasar

DENPASAR – Kasus pencurian sepeda motor saat pandemic Covid-19 patut diwaspadai masyarakat Bali. Setidaknya kita bisa belajar dari kasus yang dialami Kadek Jasmara, 29.

Warga Jalan Raya Pemogan Gang Bougenville No. 10 A, Denpasar Selatan, Rabu (8/7) lalu menjadi korban pencurian.

Sepeda motor Yamaha Xeon DK 4173 IH miliknya amblas digondol pelaku pencuri sepeda motor. Bahkan, aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV.

Menurut informasi, kejadian ini berlangsung pada malam hari sekitar pikul 19.00. Saat itu, korban sedang memarkir sepeda motonya di depan rumah.

Aksi nekat terduga pelaku itu diketahui ketika korban hendak memasukan motor ke dalam halaman rumah, sekitar pukul 21.00.

Baca Juga:  Astagfirullah…Maling Motor untuk Nyewek, Tangis Pak Kampung Pecah

“Korban sangat terkejut ketika mengetahui motornya raib. Dia sempar bertanya pada warga namun tak satupun melihat motornya dicuri,” papar sumber.

Dengan adanya kejadian itu, warga setempat pun panik. Kadek Jasmara bersama beberapa warga yang memiliki CCTV itu kompak untuk mengecek CCTV.

Baik CCTV yang ada di rumah korban maupun yang ada di rumah tetangga. “Ternyata benar, motor dicuri oleh seorang bocah pejalan kaki,” bebernya.

Ciri-ciri pelaku mengenakan celana pendek hitam, sandal jepit dan baju hitam berlambang huruf X pada bagian depan (dada).
Dalam rekaman video yang beredar, si bocah ini tampak mencurigai sesuatu. Saat masuk ke dalam gang, pelaku terlihat menoleh, baik kiri dan kanan.

Baca Juga:  Hakim PN Denpasar Kian Galak, Kurir Sabu Pasrah Diganjar 10 Tahun Bui

Melihat situasi sepi, dia langsung beraksi. “Tampak dari CCTV memang sepi. Diduga dia melakukan aksi tersebut mengenakan kunci palsu. Pelaku beraksi sangat cepat. Setelah itu ia langsung kabur ke arah utara,” katanya.
Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika K. Putro membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baik memeriksa saksi maupun bukti petunjuk. “Ya kami masih dalami untuk mencari tahu siapa pelakunya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini akan terungkap,” pungkasnya.



DENPASAR – Kasus pencurian sepeda motor saat pandemic Covid-19 patut diwaspadai masyarakat Bali. Setidaknya kita bisa belajar dari kasus yang dialami Kadek Jasmara, 29.

Warga Jalan Raya Pemogan Gang Bougenville No. 10 A, Denpasar Selatan, Rabu (8/7) lalu menjadi korban pencurian.

Sepeda motor Yamaha Xeon DK 4173 IH miliknya amblas digondol pelaku pencuri sepeda motor. Bahkan, aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV.

Menurut informasi, kejadian ini berlangsung pada malam hari sekitar pikul 19.00. Saat itu, korban sedang memarkir sepeda motonya di depan rumah.

Aksi nekat terduga pelaku itu diketahui ketika korban hendak memasukan motor ke dalam halaman rumah, sekitar pukul 21.00.

Baca Juga:  Pasangan Suami-Istri Otaki Pencurian Motor di 5 TKP

“Korban sangat terkejut ketika mengetahui motornya raib. Dia sempar bertanya pada warga namun tak satupun melihat motornya dicuri,” papar sumber.

Dengan adanya kejadian itu, warga setempat pun panik. Kadek Jasmara bersama beberapa warga yang memiliki CCTV itu kompak untuk mengecek CCTV.

Baik CCTV yang ada di rumah korban maupun yang ada di rumah tetangga. “Ternyata benar, motor dicuri oleh seorang bocah pejalan kaki,” bebernya.

Ciri-ciri pelaku mengenakan celana pendek hitam, sandal jepit dan baju hitam berlambang huruf X pada bagian depan (dada).
Dalam rekaman video yang beredar, si bocah ini tampak mencurigai sesuatu. Saat masuk ke dalam gang, pelaku terlihat menoleh, baik kiri dan kanan.

Baca Juga:  HEBOH! Dikira Tidur, Pemulung Ditemukan Tewas di Gedung Kosong

Melihat situasi sepi, dia langsung beraksi. “Tampak dari CCTV memang sepi. Diduga dia melakukan aksi tersebut mengenakan kunci palsu. Pelaku beraksi sangat cepat. Setelah itu ia langsung kabur ke arah utara,” katanya.
Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika K. Putro membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baik memeriksa saksi maupun bukti petunjuk. “Ya kami masih dalami untuk mencari tahu siapa pelakunya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini akan terungkap,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/