alexametrics
23.7 C
Denpasar
Monday, October 3, 2022

Guru Yoga Asal India Diciduk, Polisi Temukan Ini

DENPASAR– Seorang pria asal India bernama Samarth Karwal, 31, harus berurusan dengan hukum. Pria yang bekerja sebagai guru Yoga ini diamankan karena kepemilikan narkoba jenis ganja. Dia ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Denpasar di aeral Parkir Indomaret, Jalan Raya Kerobokan, No. 5, Banjar Banyu Culung, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung. Hingga, Selasa (19/8) pihak kepolisian masih dalami keterangannya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, penangkapan terhadap lelaki pemilik pasport V1312XXX ini berdasarkan informasi masyarakat. Pria asal India itu diketahui kerap datangi areal parkir Indomaret di Jalan Raya Kerobokan, dan diduga mengambil tempelan narkoba. “Menurut informasi, lelaki yang di maksud itu berperawakan seperti WN India,” kata sumber polisi Selasa (9/8).

Baca Juga:  Ngeri, Warga di TKP Ngaku Lutut Gemetar karena Takut Lihat Penebasan

Mendapatkan informasi itu, tim dikerahkan untuk menyelidiki gerak-gerik yang bersangkutan. Saat melakukan pengintaian di lokasi, lèlaki yang belangan diketahui berdomisili sementara di Canggu, Kuta Utara, Badung ini datangi TKP. “Kami amankan lelaki tersebut tanpa perlawanan di TKP setelah mengambil paket nerkoba jenis ganja pada Jumat 5 Agustus 2022 sekitar pukul 22.00,” tambah sumber ini.

Dari tangannya diamankan ganja dengan berat 16, 91 gram. Tim kemudian melakukan pengembangan di tempat penginapannya namun nihil temuan. Walaupun demikian, penyidik Satnarkoba Polresta Denpasar masih dalami keterangannya. Diduga, lelaki India ini merupakan pengedar narkoba khusus warga India yang ada di Bali. “Kami masih dalami keterangannya, baik asal usul bb dan,” tegas sumber.

Baca Juga:  Todongkan Senjata Api saat Berkelahi, Warga Bima Terancam Seumur Hidup

Pun dikatakan, terkait siapa bandar besar, juga pemilik bb masih didalami. Disinggung terkait apakah WN India ini masuk dalam sindikat pengedar ganja jaringan internasional, petugas tadi mengaku masih melakukan pengembangan.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi enggan berkomentar banyak. “Sabar, saya cek dulu, sebab belum ada laporan masuk,” ucapnya. (dre)



DENPASAR– Seorang pria asal India bernama Samarth Karwal, 31, harus berurusan dengan hukum. Pria yang bekerja sebagai guru Yoga ini diamankan karena kepemilikan narkoba jenis ganja. Dia ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Denpasar di aeral Parkir Indomaret, Jalan Raya Kerobokan, No. 5, Banjar Banyu Culung, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung. Hingga, Selasa (19/8) pihak kepolisian masih dalami keterangannya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bali, penangkapan terhadap lelaki pemilik pasport V1312XXX ini berdasarkan informasi masyarakat. Pria asal India itu diketahui kerap datangi areal parkir Indomaret di Jalan Raya Kerobokan, dan diduga mengambil tempelan narkoba. “Menurut informasi, lelaki yang di maksud itu berperawakan seperti WN India,” kata sumber polisi Selasa (9/8).

Baca Juga:  Todongkan Senjata Api saat Berkelahi, Warga Bima Terancam Seumur Hidup

Mendapatkan informasi itu, tim dikerahkan untuk menyelidiki gerak-gerik yang bersangkutan. Saat melakukan pengintaian di lokasi, lèlaki yang belangan diketahui berdomisili sementara di Canggu, Kuta Utara, Badung ini datangi TKP. “Kami amankan lelaki tersebut tanpa perlawanan di TKP setelah mengambil paket nerkoba jenis ganja pada Jumat 5 Agustus 2022 sekitar pukul 22.00,” tambah sumber ini.

Dari tangannya diamankan ganja dengan berat 16, 91 gram. Tim kemudian melakukan pengembangan di tempat penginapannya namun nihil temuan. Walaupun demikian, penyidik Satnarkoba Polresta Denpasar masih dalami keterangannya. Diduga, lelaki India ini merupakan pengedar narkoba khusus warga India yang ada di Bali. “Kami masih dalami keterangannya, baik asal usul bb dan,” tegas sumber.

Baca Juga:  Viral Video Arakan Ogoh-Ogoh, Kaling & Ketua Pecalang Diperiksa Polisi

Pun dikatakan, terkait siapa bandar besar, juga pemilik bb masih didalami. Disinggung terkait apakah WN India ini masuk dalam sindikat pengedar ganja jaringan internasional, petugas tadi mengaku masih melakukan pengembangan.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi enggan berkomentar banyak. “Sabar, saya cek dulu, sebab belum ada laporan masuk,” ucapnya. (dre)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/