alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, August 9, 2022

Tilep Uang di CD, Ngaku Dibegal, Bikin Laporan Palsu, Sopir Gas Dibui

GIANYAR– Ada-ada saja. Diduga ingin menguasai uang milik majikannya, seorang sopir tabung gas elpiji nekat berbohong dan membuat laporan palsu dengan berpura-pura menjadi korban begal.

 

Dia adalah Ali Rohmat, 23. Pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur yang bekerja sebagai sopir tabung gas ini mengaku menjadi korban begal saat melintas di tanjakan simpang tiga Jalan Jagaraga, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, pada Rabu sore (7/10) lalu.

 

 

Konyolnya lagi, dengan mengarang cerita seolah benar-benar menjadi korban pembegalan, Ali nekat membuat laporan palsu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolsek Sukawati.

 

Bahkan saat membuat laporan, kepada polisi, Ali mengaku uang gaji senilai Rp Rp 1.050.000 dan uang Rp 2.500.000 untuk membeli gas ukuran 3 Kg di PT Panca Jaya Gas yang diberikan oleh majikannya dibegal orang tak dikenal.

Baca Juga:  Ancam Kemerdekaan Pers, PPMI Desak Jokowi Cabut Grasi Pembunuh Asa

 

Namun Ali tetaplah Ali yang bekerja sebagai sopir dan bukan penulis cerita atau pengarang yang baik. Lantaran ceritanya yang janggal, niatan mengelabuhi atau membohongi majikan justru harus berujung bui.

 

 

Ia ditangkap dan ditahan atas dugaan membuat laporan palsu. Mengejutkan lagi, selain kebohongannya terungkap, saat melakukan interogasi, polisi juga menemukan uang yang awalnya diakui pelaku dibegal ditemukan di celana dalam atau bawah kemaluannya.

 

Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu Anak Agung Gde Alit Sudarma seizin Kapolsek membenarkan kejadian itu.

 

“Awalnya (pelaku Ali Rohmat, red) melaporkan dirinya dibegal. Kemudian buat laporan,” ujar Agung Alit, Jumat (9/10).

 

Menurutnya, hingga terungkapnya kasus laporan palsu ini, setelah polisi menemukan sejumlah kejanggalan.

Baca Juga:  Ccckkk…Bapak Anak Berkelahi di Pasar Sukawati, Ternyata…

 

“Ternyata setelah kami selidiki, ada kejanggalan. Ternyata dia sendiri yang menyimpan uang tersebut di CD (Celana Dalam, red). Yang rencananya (uang, red) akan dikirim ke istrinya,” terangnya.

 



GIANYAR– Ada-ada saja. Diduga ingin menguasai uang milik majikannya, seorang sopir tabung gas elpiji nekat berbohong dan membuat laporan palsu dengan berpura-pura menjadi korban begal.

 

Dia adalah Ali Rohmat, 23. Pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur yang bekerja sebagai sopir tabung gas ini mengaku menjadi korban begal saat melintas di tanjakan simpang tiga Jalan Jagaraga, Desa Celuk, Kecamatan Sukawati, pada Rabu sore (7/10) lalu.

 

 

Konyolnya lagi, dengan mengarang cerita seolah benar-benar menjadi korban pembegalan, Ali nekat membuat laporan palsu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolsek Sukawati.

 

Bahkan saat membuat laporan, kepada polisi, Ali mengaku uang gaji senilai Rp Rp 1.050.000 dan uang Rp 2.500.000 untuk membeli gas ukuran 3 Kg di PT Panca Jaya Gas yang diberikan oleh majikannya dibegal orang tak dikenal.

Baca Juga:  Rampas Kalung Emas Ibu-Ibu Samping Pos Polisi, Jambret Nyaris Dimassa

 

Namun Ali tetaplah Ali yang bekerja sebagai sopir dan bukan penulis cerita atau pengarang yang baik. Lantaran ceritanya yang janggal, niatan mengelabuhi atau membohongi majikan justru harus berujung bui.

 

 

Ia ditangkap dan ditahan atas dugaan membuat laporan palsu. Mengejutkan lagi, selain kebohongannya terungkap, saat melakukan interogasi, polisi juga menemukan uang yang awalnya diakui pelaku dibegal ditemukan di celana dalam atau bawah kemaluannya.

 

Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu Anak Agung Gde Alit Sudarma seizin Kapolsek membenarkan kejadian itu.

 

“Awalnya (pelaku Ali Rohmat, red) melaporkan dirinya dibegal. Kemudian buat laporan,” ujar Agung Alit, Jumat (9/10).

 

Menurutnya, hingga terungkapnya kasus laporan palsu ini, setelah polisi menemukan sejumlah kejanggalan.

Baca Juga:  Riil, Kurir Residivis Narkoba Ini Dikenal Lihai Menghindar dari Polisi

 

“Ternyata setelah kami selidiki, ada kejanggalan. Ternyata dia sendiri yang menyimpan uang tersebut di CD (Celana Dalam, red). Yang rencananya (uang, red) akan dikirim ke istrinya,” terangnya.

 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/