28.5 C
Denpasar
Thursday, December 1, 2022

TRAGIS! Dihantam Ombak, Kapal Karam dan Pastikan 11 Temannya Tenggelam

MANGUPURA- Nurohman, satu dari 12 ABK KM Tanjung Permai ditemukan selamat oleh Boat Bobby Jilllian yang kebetulan sedang mengangkut para pemain surfing, pada Kamis (8/10) sekitar pukul 09.00 WITA

 

Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Benoa untuk dimintai keterangan.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dikonfirmasi, Jumat (9/10) mengatakan, dari informasi sementara yang diterima pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan dari korban Nurohman, korban menyatakan bahwa tanggal 5 Oktober 2020 sekitar pukul 22.00 WITA, kapal mulai karam akibat diterjang gelombang tinggi.

 

Gelombang tinggi di perairan Selat Bali itu kemudian menenggelamkan KM Tanjung Permai tepatnya di perairan dekat Uluwatu sekitar 17 Nm dari Pelabuhan Benoa.

Baca Juga:  [Heboh] Jadi Mucikari, Oknum Mahasiswi di Jembrana Bali Ditahan

 

“Sesuai informasi, korban Nurohman menyaksikan lima orang lainnya ikut terjun ke laut sementara enam orang masih diatas kapal,” bebernya.

Saat kapal karam, korban terpisah dengan 11 orang rekan-rekannya yang tidak mampu bertahan dan tenggelam.

 

Menurutnya, kapal yang diakui tidak dilengkapi alat keselamatan baik life jacket ataupun pelampung dan alat komunikasi itu sudah tenggelam ke dasar laut.

 

Atas informasi yang diperoleh dari korban, Darmada selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengambil langkah untuk meminta dukungan Kantor Basarnas Surabaya melakukan pencarian seputaran perairan Selatan Jawa Timur.

Mengingat sudah 4 hari setelah kejadian dan arah dari pergerakan arus.

 

Selain bantuan dari Basarnas di Surabaya, rencana operasi SAR besok (hari ini)akan mengerahkan RIB menyisir wilayah selatan Bali, juga dari agen kapal KM Tanjung Permai berencana melakukan pencarian di perairan selatan Banyuwangi Jatim. “Pencarian dilanjuti hari ini,” bebernya.

Baca Juga:  Nasabah LPD Anturan Mulai Serahkan SHM

Diketahui sebelumnya, kapal ikan KM Tanjung Permai yang membawa 12 orang (Kapten dan ABK) dilaporkan hilang kontak di Selat Badung, pada Selasa (6/10).

 

Sehari sebelumnya, agen kapal sempat melakukan sambungan telepon dengan Sohidin (kapten kapal). Sesuai komunikasi terakhir, dikatakan bahwa lambung kapal kemasukan air atau bocor.

 

Saat melakukan kontak terakhir, KM Tanjung Permai diinformasikan berada di Selat Badung, dengan posisi koordinat 08°55’S – 115°1’5.”E. 



MANGUPURA- Nurohman, satu dari 12 ABK KM Tanjung Permai ditemukan selamat oleh Boat Bobby Jilllian yang kebetulan sedang mengangkut para pemain surfing, pada Kamis (8/10) sekitar pukul 09.00 WITA

 

Usai ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Benoa untuk dimintai keterangan.

 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar dikonfirmasi, Jumat (9/10) mengatakan, dari informasi sementara yang diterima pihak Kantor Pencarian dan Pertolongan dari korban Nurohman, korban menyatakan bahwa tanggal 5 Oktober 2020 sekitar pukul 22.00 WITA, kapal mulai karam akibat diterjang gelombang tinggi.

 

Gelombang tinggi di perairan Selat Bali itu kemudian menenggelamkan KM Tanjung Permai tepatnya di perairan dekat Uluwatu sekitar 17 Nm dari Pelabuhan Benoa.

Baca Juga:  Penyelam Ikan Diduga Hilang Dibawa Arus, Basarnas Kerahkan Helikopter

 

“Sesuai informasi, korban Nurohman menyaksikan lima orang lainnya ikut terjun ke laut sementara enam orang masih diatas kapal,” bebernya.

Saat kapal karam, korban terpisah dengan 11 orang rekan-rekannya yang tidak mampu bertahan dan tenggelam.

 

Menurutnya, kapal yang diakui tidak dilengkapi alat keselamatan baik life jacket ataupun pelampung dan alat komunikasi itu sudah tenggelam ke dasar laut.

 

Atas informasi yang diperoleh dari korban, Darmada selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengambil langkah untuk meminta dukungan Kantor Basarnas Surabaya melakukan pencarian seputaran perairan Selatan Jawa Timur.

Mengingat sudah 4 hari setelah kejadian dan arah dari pergerakan arus.

 

Selain bantuan dari Basarnas di Surabaya, rencana operasi SAR besok (hari ini)akan mengerahkan RIB menyisir wilayah selatan Bali, juga dari agen kapal KM Tanjung Permai berencana melakukan pencarian di perairan selatan Banyuwangi Jatim. “Pencarian dilanjuti hari ini,” bebernya.

Baca Juga:  Kapal Singapura Selamatkan 10 ABK KM Sri Mulyo yang Karam di Laut Jawa

Diketahui sebelumnya, kapal ikan KM Tanjung Permai yang membawa 12 orang (Kapten dan ABK) dilaporkan hilang kontak di Selat Badung, pada Selasa (6/10).

 

Sehari sebelumnya, agen kapal sempat melakukan sambungan telepon dengan Sohidin (kapten kapal). Sesuai komunikasi terakhir, dikatakan bahwa lambung kapal kemasukan air atau bocor.

 

Saat melakukan kontak terakhir, KM Tanjung Permai diinformasikan berada di Selat Badung, dengan posisi koordinat 08°55’S – 115°1’5.”E. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/