alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Breaking News! Arya Wedakarna Dijatuhi Sanksi Langgar Kode Etik DPD RI

DENPASAR – Putusan Sidang Etik Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menjatuhkan hukuman kepada Anggota DPD RI dari Bali DR. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (AWK).

 

Dalam surat keputusan DPD RI Nomor 2 Tahun 2021 yang ditandatangani Pimpinan Badan Kehormatan DPD RI, H. Leonardy Harmainy Bandaro Basa, S.IP. MH menjatuhkan sanksi sedang kepada AWK.

 

Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan (24 November 2021), dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

 

Hal ini dibenarkan oleh Jro Mangku Wisma selaku Ketua Forum Komunikasi Taksu Bali saat dikonfirmasi terkait kebenaran surat putusan sidang etik tersebut. “Iya benar. Surat kami terima sore tadi yang dikirim dari DPD RI,” tegasnya pada Kamis (9/12/2021).

Baca Juga:  Digerebek, Dua Pemandu Lagu Cantik Positif Narkoba, Diciduk Bareng…
- Advertisement -

 

Diketahui, penjatuhan sanksi ini berdasarkan surat pengaduan dari Ketua Forum Komunikasi Taksu Bali tertanggal 10 November 2020 perihal dugaan pelanggaran Tata Tertib dan Kode Etik terkait penistaan agama dan pelecehan simbol agama Hindu di Pura Dalem Ped, Nusa Penida.

 

Selain itu, pengaduan juga terkait pernyataan AWK yang mengatakan “Remaja boleh melakukan hubungan sex asal memai kondom” pada saat melaksanakan sosialisasi di SMAN 2 Tabanan. 

 

Sementara terkait hal ini, radarbali.id sudah mengkonfirmasi kepada AWK, namun belum ada balasan. 

- Advertisement -

DENPASAR – Putusan Sidang Etik Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menjatuhkan hukuman kepada Anggota DPD RI dari Bali DR. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III (AWK).

 

Dalam surat keputusan DPD RI Nomor 2 Tahun 2021 yang ditandatangani Pimpinan Badan Kehormatan DPD RI, H. Leonardy Harmainy Bandaro Basa, S.IP. MH menjatuhkan sanksi sedang kepada AWK.

 

Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan (24 November 2021), dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

 

Hal ini dibenarkan oleh Jro Mangku Wisma selaku Ketua Forum Komunikasi Taksu Bali saat dikonfirmasi terkait kebenaran surat putusan sidang etik tersebut. “Iya benar. Surat kami terima sore tadi yang dikirim dari DPD RI,” tegasnya pada Kamis (9/12/2021).

Baca Juga:  Didatangi Tiga Pria, Minta File CCTV, Manajemen Restoran Ogah Beri

 

Diketahui, penjatuhan sanksi ini berdasarkan surat pengaduan dari Ketua Forum Komunikasi Taksu Bali tertanggal 10 November 2020 perihal dugaan pelanggaran Tata Tertib dan Kode Etik terkait penistaan agama dan pelecehan simbol agama Hindu di Pura Dalem Ped, Nusa Penida.

 

Selain itu, pengaduan juga terkait pernyataan AWK yang mengatakan “Remaja boleh melakukan hubungan sex asal memai kondom” pada saat melaksanakan sosialisasi di SMAN 2 Tabanan. 

 

Sementara terkait hal ini, radarbali.id sudah mengkonfirmasi kepada AWK, namun belum ada balasan. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/