alexametrics
27.8 C
Denpasar
Friday, May 27, 2022

Saat akan Ditangkap Duo Turki Pelaku Skimming Kabur Pakai Motor

DENPASAR –  A. Can Yigit, 33, dan Musa Balca, 34, dua warga Turki pelaku kejahatan skimming di Jalan Raya Lukluk-Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, hampir saja lepas. Saat akan ditangkap, dia sempat mengegas sepeda motor untuk kabur melarikan diri.

 

Hal itu diungkap Dirreskrimum Polda Bali, Kombes Pol. Ary Satriyan saat menunjukkan kedua pelaku  di Mapolda Bali, Kamis (9/12/2021). Dijelaskan, penangkapan keduanya berawal dari adanya dua laporan dari salah satu bank BUMN.

 

Salah satunya laporan ke Polda Bali bernomor: LP/B/586/XI/2021/SPKT POLDA BALI, tanggal 22 November 2021 dengan pelapor bernama Achmad Fajar Natakusumah. 

 

“Pelaku memasang alat skimming berupa router pada modem mesin ATM dan memasang hidden kamera pada bagian atas keypad pin mesin ATM,” jelas Kombes Pol. Ary Satriyan, di Polda Bali, Kamis (9/12/2021).

 

Kombespol Ary Satriyan menjelaskan, kasus ini terungkap bermula pada Sabtu (20/11/2021). Pihak bank mendapat informasi terkait adanya gangguan pada mesin ATM yang terletak di Jalan Raya Lukluk Sempidi, Mengwi, Badung.

Baca Juga:  Segera Diadili, Bule Rumania Pelaku Skimming Terancam 10 Tahun Penjara

 

Saat petugas bank melakukan pengecekan, ternyata gembok pengunci rangka boks mesin sudah dalam keadaan rusak. Setelah diperiksa, didapati alat berwarna putih berupa router yang telah terpasang di dalam modem mesin ATM tersebut.

 

Petugas lalu mengecek rekaman kamera CCTV. Di sana terlihat ada dua orang dengan ciri berbadan besar dan gemuk dan satu lagi tinggi kurus datang ke lokasi mesin ATM tersebut.

 

Kedua orang ini memasang alat router dan juga kamera tersembunyi pada mesin ATM. Pihak bank ppun melapor ke Polda Bali.

 

Dari proses penyelidikan, Senin (22/11/2021), petugas menyanggongi seputaran Jalan Lukluk-Sempidi, Mengwi, Badung. 

 

Kemudian, saat itu melintas dua orang WNA yang sesuai dengan ciri yang di rekaman CCTV.

Baca Juga:  Soal Kasus Paedofil, Polda Bali; Kalau Korban Melapor Kami Proses

 

“Mereka berkendara sepeda motor dan sempat menengok ke ATM,” beber Kombes Satryan.

 

Saat akan ditangkap, kedua pelaku langsung melaju kencang dan hendak melarikan diri.

Polisi kemudian mengejar sepeda motor Honda Vario yang dikendarai kedua pelaku, DK 4594 FZ.

 

Beruntung polisi dengan sigap menghentikan keduanya. Keduanya kemudian berhasil ditangkap dan digiring ke Mapolda Bali.

 

“Saat diinterogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Sehingga langsung diamankan,” tandasnya.

Dari penangkapan itu, diamankan juga alat berupa router, lebih dari 400-an kartu yang dipakai menyimpan data nasabah, uang tunai Rp2 juta, sepeda motor, dan sejumlah perlengkapan pribadi kedua pelaku.

 

Kini keduanya ditahan di Mapolda Bali dan dikenai pasal 30 juncto Pasal 46 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 KUHP. 


DENPASAR –  A. Can Yigit, 33, dan Musa Balca, 34, dua warga Turki pelaku kejahatan skimming di Jalan Raya Lukluk-Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, hampir saja lepas. Saat akan ditangkap, dia sempat mengegas sepeda motor untuk kabur melarikan diri.

 

Hal itu diungkap Dirreskrimum Polda Bali, Kombes Pol. Ary Satriyan saat menunjukkan kedua pelaku  di Mapolda Bali, Kamis (9/12/2021). Dijelaskan, penangkapan keduanya berawal dari adanya dua laporan dari salah satu bank BUMN.

 

Salah satunya laporan ke Polda Bali bernomor: LP/B/586/XI/2021/SPKT POLDA BALI, tanggal 22 November 2021 dengan pelapor bernama Achmad Fajar Natakusumah. 

 

“Pelaku memasang alat skimming berupa router pada modem mesin ATM dan memasang hidden kamera pada bagian atas keypad pin mesin ATM,” jelas Kombes Pol. Ary Satriyan, di Polda Bali, Kamis (9/12/2021).

 

Kombespol Ary Satriyan menjelaskan, kasus ini terungkap bermula pada Sabtu (20/11/2021). Pihak bank mendapat informasi terkait adanya gangguan pada mesin ATM yang terletak di Jalan Raya Lukluk Sempidi, Mengwi, Badung.

Baca Juga:  Korban Pembobolan Dana Milik Nasabah Bank Mega di Bali Bertambah

 

Saat petugas bank melakukan pengecekan, ternyata gembok pengunci rangka boks mesin sudah dalam keadaan rusak. Setelah diperiksa, didapati alat berwarna putih berupa router yang telah terpasang di dalam modem mesin ATM tersebut.

 

Petugas lalu mengecek rekaman kamera CCTV. Di sana terlihat ada dua orang dengan ciri berbadan besar dan gemuk dan satu lagi tinggi kurus datang ke lokasi mesin ATM tersebut.

 

Kedua orang ini memasang alat router dan juga kamera tersembunyi pada mesin ATM. Pihak bank ppun melapor ke Polda Bali.

 

Dari proses penyelidikan, Senin (22/11/2021), petugas menyanggongi seputaran Jalan Lukluk-Sempidi, Mengwi, Badung. 

 

Kemudian, saat itu melintas dua orang WNA yang sesuai dengan ciri yang di rekaman CCTV.

Baca Juga:  Pencurian Kayu di Hutan Lindung Rendang Marak, Ini Temuan Polisi Hutan

 

“Mereka berkendara sepeda motor dan sempat menengok ke ATM,” beber Kombes Satryan.

 

Saat akan ditangkap, kedua pelaku langsung melaju kencang dan hendak melarikan diri.

Polisi kemudian mengejar sepeda motor Honda Vario yang dikendarai kedua pelaku, DK 4594 FZ.

 

Beruntung polisi dengan sigap menghentikan keduanya. Keduanya kemudian berhasil ditangkap dan digiring ke Mapolda Bali.

 

“Saat diinterogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Sehingga langsung diamankan,” tandasnya.

Dari penangkapan itu, diamankan juga alat berupa router, lebih dari 400-an kartu yang dipakai menyimpan data nasabah, uang tunai Rp2 juta, sepeda motor, dan sejumlah perlengkapan pribadi kedua pelaku.

 

Kini keduanya ditahan di Mapolda Bali dan dikenai pasal 30 juncto Pasal 46 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 KUHP. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/