alexametrics
28.7 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Jleb! Sindiran Gendo untuk ‘Jaksa’ Usai Terima Salinan Memori Kasasi

DENPASAR- Selain menyerahkan memori kasasi, tim Penasehat Hukum I Gede Aryastina atau yang akrab disapa Jrx SID, Rabu (10/2) juga menerima salinan memori kasasi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Salinan memori kasasi JPU diserahkan Panitera Pengganti di Pengadilan Negeri Denpasar (PN Denpasar) dan diterima langsung ketua tim hukum I Wayan ‘Gendo’ Suardana S.H.

Selanjutnya, usai membaca secara singkat salinan memori kasasi JPU, Gendo langsung memberikan tanggapan.

Terkait memori kasasi Jaksa yang hanya setebal 10 halaman tersebut, kata Gendo, hanya 3 (tiga) halaman yang memuat dalil memori kasasi.

Gendo menilai, memori kasasi yang diajukan JPU tak lebih dari memori kasasi yang dipaksakan “Dan sesungguhnya JPU tidak memiliki argumentasi yang jelas dalam memori kasasinya karena apa yang didalilkan oleh JPU sebenarnya sudah diakomodir oleh majelis hakim sebelumnya,”terangnya.

Selain itu, ia juga menyindir jika dalil memori kasasi Jaksa juga dinilai mengada-ada. “Tidak punya dasar argumentasi jelas dan terlihat hanya ingin melakukan pembalasan terhadap Jrx SID”, sindir Gendo.

Dalam memori kasasinya, JPU menyatakan apa yang dilakukan Jrx SID menyakiti seluruh dokter, menimbulkan rasa sakit dan penurunan kinerja dokter dan tenaga medis lainnya.

Selain itu, dalam memori kasasi juga mengulas tindakan Jrx SID yang melakukan walk out pada saat persidangan pertama, ditanggapi Gendo bahwa hal tersebut sudah dipertimbangkan oleh majelis hakim sebagai hal-hal yang memberatkan.

Atas hal tersebut, Gendo menegaskan bahwa memori kasasi JPU tersebut sebenarnya bukan ditujukan kepada Mahkamah agung tetapi ditujukan kepada JPU sendiri. “Karena JPU memprotes diri mereka sendiri”, tegasnya.



DENPASAR- Selain menyerahkan memori kasasi, tim Penasehat Hukum I Gede Aryastina atau yang akrab disapa Jrx SID, Rabu (10/2) juga menerima salinan memori kasasi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Salinan memori kasasi JPU diserahkan Panitera Pengganti di Pengadilan Negeri Denpasar (PN Denpasar) dan diterima langsung ketua tim hukum I Wayan ‘Gendo’ Suardana S.H.

Selanjutnya, usai membaca secara singkat salinan memori kasasi JPU, Gendo langsung memberikan tanggapan.

Terkait memori kasasi Jaksa yang hanya setebal 10 halaman tersebut, kata Gendo, hanya 3 (tiga) halaman yang memuat dalil memori kasasi.

Gendo menilai, memori kasasi yang diajukan JPU tak lebih dari memori kasasi yang dipaksakan “Dan sesungguhnya JPU tidak memiliki argumentasi yang jelas dalam memori kasasinya karena apa yang didalilkan oleh JPU sebenarnya sudah diakomodir oleh majelis hakim sebelumnya,”terangnya.

Selain itu, ia juga menyindir jika dalil memori kasasi Jaksa juga dinilai mengada-ada. “Tidak punya dasar argumentasi jelas dan terlihat hanya ingin melakukan pembalasan terhadap Jrx SID”, sindir Gendo.

Dalam memori kasasinya, JPU menyatakan apa yang dilakukan Jrx SID menyakiti seluruh dokter, menimbulkan rasa sakit dan penurunan kinerja dokter dan tenaga medis lainnya.

Selain itu, dalam memori kasasi juga mengulas tindakan Jrx SID yang melakukan walk out pada saat persidangan pertama, ditanggapi Gendo bahwa hal tersebut sudah dipertimbangkan oleh majelis hakim sebagai hal-hal yang memberatkan.

Atas hal tersebut, Gendo menegaskan bahwa memori kasasi JPU tersebut sebenarnya bukan ditujukan kepada Mahkamah agung tetapi ditujukan kepada JPU sendiri. “Karena JPU memprotes diri mereka sendiri”, tegasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/