26.5 C
Denpasar
Thursday, June 1, 2023

Tujuh Tersangka Korupsi Masker di Karangasem Segera Diadili

DENPASAR – Tujuh orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan masker scuba di Dinas Sosial Karangasem tidak lama lagi bakal menjadi pesakitan. Ini menyusul Kejari Karangasem telah melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Denpasar.

 

Tujuh tersangka itu adalah I Gede Basma (mantan Kadis Sosial), Ketut Sutama Adikusma, Ni Ketut Suartini, I Gede Putra Yasa (Tim Pemeriksa Barang), Gede Sumartana (PPTK), Wayan Budiarta dan Nyoman Rumia (Tim Teknis).

 

“Pak Kasipidsus langsung yang membawa berkas perkara tujuh tersangka ke Pengadilan Tipikor Denpasar,” terang Kasiintel Kejari Karangasem, I Dewa Semaraputra, kemarin (9/3).

 

Meski saat ini sudah ada tujuh orang tersangka, peluang tersangka bertambah masih terbuka. Dalam berkas perkara, selain tujuh tersangka disebutkan beberapa orang saksi. Dari saksi yang disebutkan, ada nama mantan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wakil Bupati I Wayan Arta Dhipa. Akibat korupsi berjamaah itu, negara mengalami kerugian Rp 1 miliar lebih.

Baca Juga:  Setelah Diperkosa, Wanita Asal Kediri Tewas Dibunuh, Tubuhnya Lantas..

 

Terkait pasal, Dewa Semaraputra menyebut tersangka didakwa dua dakwaan, yakni dakwaan primer dan subsider. “Dalam dakwaan primer kami menggunakan Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” tukas Semaraputra.

 

Sementara dakwaan subsider tersangka dijerat Pasal 3 UU yang sama.

Posisi para tersangka saat ini ditahan di Lapas Karangasem. Sebelumnya, saat menjalani pelimpahan tahap dua pada awal bulan lalu, para tersangka ditahan dibeberapa tempat. Di antaranya di Polsek Karangasem, Polsek Bebandem, dan Polsek Abang.

 

Untuk jadwal sidang sendiri masih menunggu pemberitahuan dari Pengadilan Tipikor Denpasar. Namun, sidang kemungkinan besar bakal digelar secara daring.

Baca Juga:  Ada Ratusan Rumah di Karangasem Berada di Zona Rawan Longsor

 

“Mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19 dan menghindari mobilitas orang serta tetap menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. 



DENPASAR – Tujuh orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan masker scuba di Dinas Sosial Karangasem tidak lama lagi bakal menjadi pesakitan. Ini menyusul Kejari Karangasem telah melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Denpasar.

 

Tujuh tersangka itu adalah I Gede Basma (mantan Kadis Sosial), Ketut Sutama Adikusma, Ni Ketut Suartini, I Gede Putra Yasa (Tim Pemeriksa Barang), Gede Sumartana (PPTK), Wayan Budiarta dan Nyoman Rumia (Tim Teknis).

 

“Pak Kasipidsus langsung yang membawa berkas perkara tujuh tersangka ke Pengadilan Tipikor Denpasar,” terang Kasiintel Kejari Karangasem, I Dewa Semaraputra, kemarin (9/3).

 

Meski saat ini sudah ada tujuh orang tersangka, peluang tersangka bertambah masih terbuka. Dalam berkas perkara, selain tujuh tersangka disebutkan beberapa orang saksi. Dari saksi yang disebutkan, ada nama mantan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri dan Wakil Bupati I Wayan Arta Dhipa. Akibat korupsi berjamaah itu, negara mengalami kerugian Rp 1 miliar lebih.

Baca Juga:  Tetangga Curiga 4 Jam HP Berdering, Ternyata I Made Kari Bunuh Diri

 

Terkait pasal, Dewa Semaraputra menyebut tersangka didakwa dua dakwaan, yakni dakwaan primer dan subsider. “Dalam dakwaan primer kami menggunakan Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP,” tukas Semaraputra.

 

Sementara dakwaan subsider tersangka dijerat Pasal 3 UU yang sama.

Posisi para tersangka saat ini ditahan di Lapas Karangasem. Sebelumnya, saat menjalani pelimpahan tahap dua pada awal bulan lalu, para tersangka ditahan dibeberapa tempat. Di antaranya di Polsek Karangasem, Polsek Bebandem, dan Polsek Abang.

 

Untuk jadwal sidang sendiri masih menunggu pemberitahuan dari Pengadilan Tipikor Denpasar. Namun, sidang kemungkinan besar bakal digelar secara daring.

Baca Juga:  WN Rusia Buron Interpol Kabur, Imigrasi Ngurah Rai Kebobolan

 

“Mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19 dan menghindari mobilitas orang serta tetap menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya. 


Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru