alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, August 11, 2022

Curi Tas di Kios Mebel, Pria Bertato Oknum Anggota Ormas Ditangkap

GIANYAR–I Ketut Wiranata, 49, pria bertato asal Desa Pering, Kecamatan Blabatuh, Sukawati, Gianyar ditangkap petugas Polsek Sukawati.

 

Oknum anggota salah satu ormas (organisasi kemasyarakatan) di Bali itu ditangkap setelah mencuri tas  yang berisikan uang tunai dan barang berharga di sebuah kios mebel.

 

Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu I Gusti Ngurah Jaya Winangun seizin Kapolsek Sukawati, Jumat (10/4) membenarkan penangkapan pelaku.

 

Dijelaskan, awal mula penangkapan Wiranata, berawal dari adanya laporan korban Sahriyanto, 24, warga Bantul, Jogjakarta yang tinggal di Desa Batubulan Kangin, Sukawati.

 

Sesuai laporan, korban mengaku kehilangan tas yang didalamnya berisi uang tunai sebesar Rp 2.720.000 dan sebuah HP merek OPPO A3S di sebuah kios mebel Wongso di Banjar Tampad, Desa Batubulan Kangin, Sukawati, pada Rabu (8/4) sekitar pukul 10.30 lalu.

Baca Juga:  Perbekel Melinggih Kaget Jero Jangol Ditangkap di Desanya

 

Atas laporan korban, tim Opsnal Polsek Sukawati langsung turun ke lokasi kejadian.

 

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa para saksi, polisi kemudian mencurigai pelaku Wiranata.

 

Berbekal informasi di TKP, Wiranata langsung diburu ke rumahnya di Desa Pering.

 

Selanjutnya unit Opsnal berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa melakukan perlawanan.

 

Saat ditanyai, pelaku langsung mengakui  perbuatannya.

 

Dia mengaku telah mengambil tas milik korban yang berisi uang dan HP.  

 

Sayangnya, saat ditangkap, Wiranata mengaku telah menjual HP ke sebuah Counter di Blahabtuh.

 

“Pelaku ini oknum anggota ormas dan sudah beraksi tiga kali. Dan saat ini pelaku sudah kami tahan,”tegasnya.

Baca Juga:  Salip Jazz, Jatuh, Pria Sidoarjo Tewas Tertabrak Vario dari Belakang

 

Selain menahan pelaku, lanjut Winangun, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Scoopy, uang tunai sebesar Rp 800 ribu, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, STNK dan 1 (satu) buah anak kunci.

 

“Pelaku diancam Pasal 362 KUHP dengan hukuman 4 tahun penjara. Sedangkan sesuai pengakuan, uang hasil curian untuk foya-foya,” pungkasnya.



GIANYAR–I Ketut Wiranata, 49, pria bertato asal Desa Pering, Kecamatan Blabatuh, Sukawati, Gianyar ditangkap petugas Polsek Sukawati.

 

Oknum anggota salah satu ormas (organisasi kemasyarakatan) di Bali itu ditangkap setelah mencuri tas  yang berisikan uang tunai dan barang berharga di sebuah kios mebel.

 

Kanit Reskrim Polsek Sukawati, Iptu I Gusti Ngurah Jaya Winangun seizin Kapolsek Sukawati, Jumat (10/4) membenarkan penangkapan pelaku.

 

Dijelaskan, awal mula penangkapan Wiranata, berawal dari adanya laporan korban Sahriyanto, 24, warga Bantul, Jogjakarta yang tinggal di Desa Batubulan Kangin, Sukawati.

 

Sesuai laporan, korban mengaku kehilangan tas yang didalamnya berisi uang tunai sebesar Rp 2.720.000 dan sebuah HP merek OPPO A3S di sebuah kios mebel Wongso di Banjar Tampad, Desa Batubulan Kangin, Sukawati, pada Rabu (8/4) sekitar pukul 10.30 lalu.

Baca Juga:  Suami-Istri Itu Kompak Curi HP Saat Korban Sedang Tertidur Lelap

 

Atas laporan korban, tim Opsnal Polsek Sukawati langsung turun ke lokasi kejadian.

 

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa para saksi, polisi kemudian mencurigai pelaku Wiranata.

 

Berbekal informasi di TKP, Wiranata langsung diburu ke rumahnya di Desa Pering.

 

Selanjutnya unit Opsnal berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku tanpa melakukan perlawanan.

 

Saat ditanyai, pelaku langsung mengakui  perbuatannya.

 

Dia mengaku telah mengambil tas milik korban yang berisi uang dan HP.  

 

Sayangnya, saat ditangkap, Wiranata mengaku telah menjual HP ke sebuah Counter di Blahabtuh.

 

“Pelaku ini oknum anggota ormas dan sudah beraksi tiga kali. Dan saat ini pelaku sudah kami tahan,”tegasnya.

Baca Juga:  Perbekel Melinggih Kaget Jero Jangol Ditangkap di Desanya

 

Selain menahan pelaku, lanjut Winangun, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Scoopy, uang tunai sebesar Rp 800 ribu, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna putih, STNK dan 1 (satu) buah anak kunci.

 

“Pelaku diancam Pasal 362 KUHP dengan hukuman 4 tahun penjara. Sedangkan sesuai pengakuan, uang hasil curian untuk foya-foya,” pungkasnya.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/