alexametrics
26.5 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Sesumbar Siap Hadir, Bos Goldkoin Rizki Adam Mangkir Panggilan Polisi

DENPASAR – Bos PT Goldkoin Sevalon Internasional (GSI) dan Koperasi Keluarga Goldkoin Rizki Adam sempat sesumbar akan hadir bila dipanggil polisi. Nyatanya, Rizki Adam mangkir dari panggilan pertama Polresta Denpasar, Rabu (4/5).

 

Informasi yang dihimpun di lingkungan Polresta Denpasar, Rizki Adam disebut mangkir. Sebab, dia tidak mengindahkan panggilan polisi yang dijadwalkan Rabu (4/5). “Dia (Rizki Adam) mangkir. Dalam waktu dekat, kami kirim panggilan kedua,” ujar sumber di Polresta Denpasar yang minta namanya tak disebutkan di media massa.

 

Terkait dengan ini, Kasi Humas Polresta Iptu I Ketut Sukadi belum bisa dikonfirmasi.

 

Secara terpisah, Tim Kuasa Hukumnya dari Royal Eckra Law Office (RELO) yang terdiri dari Rachmad Ecko, Indra Tarigan, Daniel Liando Hamonangan Sihombing, M. Ardi, serta Ricky Kinarta Barus membenarkan kliennya tidak bisa hadir memenuhi panggilan polisi.

Baca Juga:  Bos Goldkoin Rizki Adam Mengaku Tidak Kabur dan Saat Ini di Jakarta
- Advertisement -

 

Tim kuasa hukum Rizki Adam beralasan lantaran masih merayakan hari raya Lebaran. Tim Kuasa Hukum ini mengaku sudah bertemu dengan penyidik untuk menyampaikan surat permintaan penundaan tersebut sehari sebelumnya.

 

Dikatakan, Rizky Adam dilaporkan atas tuduhan penipuan dan penggelapan oleh member Goldkoin dengan Nomor LP: LP/362/IV/2022/SPKT SatResktim Polresta Dps/ Polda Bali tanggal 9 April 2022. Menyusul disegelnya Kantor Koperasi dan PT GSI oleh Otoritas Jasa Keuangan karena dianggap memperdagangkan crypto tanpa izin.

 

“Dalam pemeriksaan kali ini, Adam disebut masih berstatus sebagai saksi. Klien kami tidak bisa hadir karena masih bertemu keluarga di kampung halamannya, Padang, Sumatera Barat untuk merayakan Lebaran,” tutur mereka di Denpasar, Rabu (4/5).

Baca Juga:  Miris, Gegara Tak Dibelikan HP, Anak Panti Asuhan Tewas Gantung Diri

 

Walau begitu, dia menegaskan bahwa Rizki Adam siap dan berkomitmen menghadiri panggilan selanjutnya.  Namun belum ada penjadwalan ulang yang disampaikan oleh penyidik Polresta Denpasar.

Sekadar diketahui, sebelumnya sejumlah member Koperasi Goldkoin melapor ke Polresta Denpasar dan Polda Bali. Pada intinya mereka merasa ditipu. Mereka melakukan menyetor dana sebagai investasi dengan janji akan mendapatkan keuntungan.

Namun, sampai batas waktu yang dijanjikan, keuntungan yang dijanjikan tak kunjung cair, bahkan modal yang mereka setor juga tak bisa dicairkan. (dre)

- Advertisement -

DENPASAR – Bos PT Goldkoin Sevalon Internasional (GSI) dan Koperasi Keluarga Goldkoin Rizki Adam sempat sesumbar akan hadir bila dipanggil polisi. Nyatanya, Rizki Adam mangkir dari panggilan pertama Polresta Denpasar, Rabu (4/5).

 

Informasi yang dihimpun di lingkungan Polresta Denpasar, Rizki Adam disebut mangkir. Sebab, dia tidak mengindahkan panggilan polisi yang dijadwalkan Rabu (4/5). “Dia (Rizki Adam) mangkir. Dalam waktu dekat, kami kirim panggilan kedua,” ujar sumber di Polresta Denpasar yang minta namanya tak disebutkan di media massa.

 

Terkait dengan ini, Kasi Humas Polresta Iptu I Ketut Sukadi belum bisa dikonfirmasi.

 

Secara terpisah, Tim Kuasa Hukumnya dari Royal Eckra Law Office (RELO) yang terdiri dari Rachmad Ecko, Indra Tarigan, Daniel Liando Hamonangan Sihombing, M. Ardi, serta Ricky Kinarta Barus membenarkan kliennya tidak bisa hadir memenuhi panggilan polisi.

Baca Juga:  Tiga Pemancing Hilang di Pantai Mimba Manggis, Ini Dugaan Tim Basarnas

 

Tim kuasa hukum Rizki Adam beralasan lantaran masih merayakan hari raya Lebaran. Tim Kuasa Hukum ini mengaku sudah bertemu dengan penyidik untuk menyampaikan surat permintaan penundaan tersebut sehari sebelumnya.

 

Dikatakan, Rizky Adam dilaporkan atas tuduhan penipuan dan penggelapan oleh member Goldkoin dengan Nomor LP: LP/362/IV/2022/SPKT SatResktim Polresta Dps/ Polda Bali tanggal 9 April 2022. Menyusul disegelnya Kantor Koperasi dan PT GSI oleh Otoritas Jasa Keuangan karena dianggap memperdagangkan crypto tanpa izin.

 

“Dalam pemeriksaan kali ini, Adam disebut masih berstatus sebagai saksi. Klien kami tidak bisa hadir karena masih bertemu keluarga di kampung halamannya, Padang, Sumatera Barat untuk merayakan Lebaran,” tutur mereka di Denpasar, Rabu (4/5).

Baca Juga:  Ngeri, Begini Pengakuan Karyawan SPBU Monang-Maning saat Terbakar

 

Walau begitu, dia menegaskan bahwa Rizki Adam siap dan berkomitmen menghadiri panggilan selanjutnya.  Namun belum ada penjadwalan ulang yang disampaikan oleh penyidik Polresta Denpasar.

Sekadar diketahui, sebelumnya sejumlah member Koperasi Goldkoin melapor ke Polresta Denpasar dan Polda Bali. Pada intinya mereka merasa ditipu. Mereka melakukan menyetor dana sebagai investasi dengan janji akan mendapatkan keuntungan.

Namun, sampai batas waktu yang dijanjikan, keuntungan yang dijanjikan tak kunjung cair, bahkan modal yang mereka setor juga tak bisa dicairkan. (dre)


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/