alexametrics
29.8 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Selain Melawan, Polisi Tembak Pelaku karena Beraksi Saat Masa Darurat

DUA pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) toko berjejaring Circle-K di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar sudah dibekuk.

 

Kedua pelaku adalah Dimas Wahyu Ramadan, 20, dan Putu Sudiarta alias Leong, 30. Keduanya ditangkap polisi di dua lokasi berbeda, pada Kamis (8/7) lalu.

 

Kini, akibat perbuatannya, selain ditahan, keduanya juga dihadiahi “timah panas”.

 

 

ANDRE SULLA, Denpasar

 

WAJAH Dimas dan Leong terus tertunduk saat keduanya digiring dari dalam sel tahanan menuju ruang jumpa pers di Mapolresta Denpasar, Jumat (9/7) kemarin.

 

Mengenakan baju tahanan warna oranye, kedua pelaku pembobolan minimarket Circle-K dengan modus menjebol kaca toko, ini juga terlihat berjalan pincang.

Baca Juga:  Intimidasi Polisi Tak Mempan, Aksi Bebaskan JRX Tetap Berlangsung

 

Kedua residivis ini berjalan pincang, setelah polisi menembak kedua kaki mereka saat penangkapan.

 

Dimas yang merupakan residivis kasus pencurian HP, ini diringkus di kosnya di Jalan Pulau Saelus, Kecamatan Denpasar Selatan, sekitar pukul 15.00 WITA. Sedangkan Leong yang merupakan residivis kasus pencurian emas dibekuk di kosnya di Jalan Pulau Kawe, Denpasar Selatan, sekitar pukul 15.20 WITA.

“Saat penangkapan kedua tersangka berusaha melakukan perlawanan,”terang Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.

 

Kata Kombes Jansen, bagi pelaku kejahatan yang beraksi saat kondisi darurat (Pandemi Covid-19) ini akan dijerat dengan pidana pemberatan.

 

Bahkan meski nilai kerugian kecil, polisi tak segan akan memberikan tindakan terukur.

Baca Juga:  TERUNGKAP! Begini Kronologis DJ Asal Australia Tewas Bersimbah Darah

 

“Perlu dicatat, kami tidak melihat besar kecilnya kerugian korban. Tetapi para tersangka ini melakukan tindak pidana saat situasi darurat. Selain itu, kedua tersangka juga merupakan residivis,”tukas Kombes Jansen.

 

Kini atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun

DUA pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) toko berjejaring Circle-K di Jalan Gatot Subroto Timur, Denpasar sudah dibekuk.

 

Kedua pelaku adalah Dimas Wahyu Ramadan, 20, dan Putu Sudiarta alias Leong, 30. Keduanya ditangkap polisi di dua lokasi berbeda, pada Kamis (8/7) lalu.

 

Kini, akibat perbuatannya, selain ditahan, keduanya juga dihadiahi “timah panas”.

 

 

ANDRE SULLA, Denpasar

 

WAJAH Dimas dan Leong terus tertunduk saat keduanya digiring dari dalam sel tahanan menuju ruang jumpa pers di Mapolresta Denpasar, Jumat (9/7) kemarin.

 

Mengenakan baju tahanan warna oranye, kedua pelaku pembobolan minimarket Circle-K dengan modus menjebol kaca toko, ini juga terlihat berjalan pincang.

Baca Juga:  Sadis, Pasangan Kekasih Dikeroyok Lima Pria Bermobil hingga Bonyok

 

Kedua residivis ini berjalan pincang, setelah polisi menembak kedua kaki mereka saat penangkapan.

 

Dimas yang merupakan residivis kasus pencurian HP, ini diringkus di kosnya di Jalan Pulau Saelus, Kecamatan Denpasar Selatan, sekitar pukul 15.00 WITA. Sedangkan Leong yang merupakan residivis kasus pencurian emas dibekuk di kosnya di Jalan Pulau Kawe, Denpasar Selatan, sekitar pukul 15.20 WITA.

“Saat penangkapan kedua tersangka berusaha melakukan perlawanan,”terang Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan.

 

Kata Kombes Jansen, bagi pelaku kejahatan yang beraksi saat kondisi darurat (Pandemi Covid-19) ini akan dijerat dengan pidana pemberatan.

 

Bahkan meski nilai kerugian kecil, polisi tak segan akan memberikan tindakan terukur.

Baca Juga:  Pemilu 2019 Usai, Polisi Masih Siaga Hingga Pleno Penetapan Pemenang

 

“Perlu dicatat, kami tidak melihat besar kecilnya kerugian korban. Tetapi para tersangka ini melakukan tindak pidana saat situasi darurat. Selain itu, kedua tersangka juga merupakan residivis,”tukas Kombes Jansen.

 

Kini atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/