alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, July 4, 2022

Ditinggal Sembahyang, Gudang Peternakan Ayam di Tabanan Terbakar

TABANAN– Sebuah gudang peternakan ayam petelur di Banjar Piling Tengah, Desa Mengesta Penebel, terbakar.

Kebakaran gudang ayam petelur terjadi disaat warga setempat sedang merayakan Hari Raya Galungan, pada Rabu (10/11).

Peristiwa kebakaran tersebut tersebut sontak membuat heboh warga sekitar yang sedang melaksanakan persembahyangan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebut peristiwa kebakaran gudang ayam petelur tersebut terjadi siang hari sekitar pukul 12.00 WITA.

“Jadi warga sedang sibuk-sibuknya sembahyang kebakaran gudang ayam tersebut terjadi,” ujar Kelian Banjar Dinas Piling Kawan Agung Putra

Dugaan sementara gudang tempat penyimpanan telur terbakar akibat konsleting kabel listrik.

Pasalnya api muncul dari meteran panel listrik yang berada di gudang. Kemudian merembet membakar kerak kertas telur yang berada didalam gudang. Sehingga membakar seisi barang yang tersimpan didalam gudang.

Dikatakan Agung Putra, saat peristiwa kebakaran gudang ayam terjadi tidak ada satupun karyawan gudang yang mengetahui.

Karena pemilik gudang ayam Yohanes Sanusi tak berada di Denpasar.

Sementara karyawan gudang I Nengah Sukayana sedang merayakan Galungan. 

Kebakaran tersebut diketahui oleh salah seorang warga Ni Made Susanti.

Awalnya saksi memang melihat kepulan asap berada di areal sekitar gudang telur ayam. Namun saksi menduga ada karyawan gudang yang sedang membakar sampah.

Nah saat salah seorang warga ada yang melintas di depan gudang baru melihat api sudah membesar didalam gudang.

Kejadian ini pun dilaporkan ke karyawan gudang yang kala itu sedang berada di rumah merayakan Hari Raya Galungan.

“Sehingga dilaporkan ke warga lainnya. Agar dapat diberikan bantuan untuk memadam api pada gudang ayam yang terbakar,” ungkapnya.

Sebelum kejadian kebakaran, karyawan peternakan kandang ayam petelur I Nengah Sukayana sempat di pagi hari melaksanakan persembahyangan di kandang ayam.

Namun kala itu didalam gudang tak melihat tanda-tanda percikan api.

“Kemudian karyawan gudang kembali ke rumah. Setelah itu baru dikabarkan gudang ayam terbakar,” terangnya.

Api baru dapat dipadamkan sekitar 2 jam setelah petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.

Beruntung ribuan ekor ayam petelur berhasil selamat setelah mobil petugas kebakaran datang ke lokasi.

Adapun barang-barang yang terbakar yakni kulkas, AC, springbed dan beberapa ekor ayam.

“Kejadian ini sudah dilaporkan kepada pemilik kandang ayam dan Polisi,” ungkapnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu Nyoman Subagia membenarkan kejadian tersebut. Polisi sudah turun ke lokasi.

Dugaan sementara konsleting listrik. “Untuk kerugian akibat kebakaran tersebut puluhan juta rupiah,” tandasnya.  



TABANAN– Sebuah gudang peternakan ayam petelur di Banjar Piling Tengah, Desa Mengesta Penebel, terbakar.

Kebakaran gudang ayam petelur terjadi disaat warga setempat sedang merayakan Hari Raya Galungan, pada Rabu (10/11).

Peristiwa kebakaran tersebut tersebut sontak membuat heboh warga sekitar yang sedang melaksanakan persembahyangan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebut peristiwa kebakaran gudang ayam petelur tersebut terjadi siang hari sekitar pukul 12.00 WITA.

“Jadi warga sedang sibuk-sibuknya sembahyang kebakaran gudang ayam tersebut terjadi,” ujar Kelian Banjar Dinas Piling Kawan Agung Putra

Dugaan sementara gudang tempat penyimpanan telur terbakar akibat konsleting kabel listrik.

Pasalnya api muncul dari meteran panel listrik yang berada di gudang. Kemudian merembet membakar kerak kertas telur yang berada didalam gudang. Sehingga membakar seisi barang yang tersimpan didalam gudang.

Dikatakan Agung Putra, saat peristiwa kebakaran gudang ayam terjadi tidak ada satupun karyawan gudang yang mengetahui.

Karena pemilik gudang ayam Yohanes Sanusi tak berada di Denpasar.

Sementara karyawan gudang I Nengah Sukayana sedang merayakan Galungan. 

Kebakaran tersebut diketahui oleh salah seorang warga Ni Made Susanti.

Awalnya saksi memang melihat kepulan asap berada di areal sekitar gudang telur ayam. Namun saksi menduga ada karyawan gudang yang sedang membakar sampah.

Nah saat salah seorang warga ada yang melintas di depan gudang baru melihat api sudah membesar didalam gudang.

Kejadian ini pun dilaporkan ke karyawan gudang yang kala itu sedang berada di rumah merayakan Hari Raya Galungan.

“Sehingga dilaporkan ke warga lainnya. Agar dapat diberikan bantuan untuk memadam api pada gudang ayam yang terbakar,” ungkapnya.

Sebelum kejadian kebakaran, karyawan peternakan kandang ayam petelur I Nengah Sukayana sempat di pagi hari melaksanakan persembahyangan di kandang ayam.

Namun kala itu didalam gudang tak melihat tanda-tanda percikan api.

“Kemudian karyawan gudang kembali ke rumah. Setelah itu baru dikabarkan gudang ayam terbakar,” terangnya.

Api baru dapat dipadamkan sekitar 2 jam setelah petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.

Beruntung ribuan ekor ayam petelur berhasil selamat setelah mobil petugas kebakaran datang ke lokasi.

Adapun barang-barang yang terbakar yakni kulkas, AC, springbed dan beberapa ekor ayam.

“Kejadian ini sudah dilaporkan kepada pemilik kandang ayam dan Polisi,” ungkapnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu Nyoman Subagia membenarkan kejadian tersebut. Polisi sudah turun ke lokasi.

Dugaan sementara konsleting listrik. “Untuk kerugian akibat kebakaran tersebut puluhan juta rupiah,” tandasnya.  



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/