alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Lokasi Tambang Sungai Misil Digerebek, Bos dan Anak Buah Ditangkap

GIANYAR –Diduga melakukan penambangan ilegal, tiga orang diamankan.

 

Tiga orang yakni masing-masing I Ketut Sudiantara, asal Desa Sukawati Kecamatan Sukawati (bos tambang), dan dua orang buruh harian, Wayan Wiriana dan Ni Wayan Mendri asal Desa Saba, Blahbatuh, itu ditangkap sesaat setelah polisi melakukan penggerebekan di area tepi sungai Misil di Banjar Peninjoan, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Kamis (10/1) pukul 10.00.

 

 

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Deni Septiawan saat dikonfirmasi terkait penangkapan tiga penambang ilegal, Jumat (11/1) membenarkan.

 

Menurutnya, penggerebekan dan penangkapan polisi terhadap tiga orang pelaku penambangan batu paras ilegal di kawasan tepi sungai Misil, itu menyusul adanya laporan warga dengan maraknya penambangan illegal di kawasan itu.

Baca Juga:  Pura-Pura Belanja, Residivis Gasak Tas Berisi Puluhan Juta Rupiah

 

“Kami terima info bahwa di tepi aliran sungai Misil, di sebelah barat banjar Peninjoan ada penambangan batu paras tanpa izin,” terang Deni.

 

Sesuai laporan yang diterima, akibat penambangan liar itu, tepi aliran sungai Misil menjadi berlubang akibat penambangan.

 

“Ada keluhan air sungai menjadi keruh, tebing menjadi longsor yang dapat merugikan diri sendiri ataupun lingkungan,” terangnya.

 

Selanjutnya, berbekal laporan, tim kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi kejadian pukul 10.00.

 

Di lokasi itu, polisi memergoki buruh dan bos tambang sedang beraktivitas.

 

Mereka langsung dibawa ke Mapolres Gianyar untuk dimintai keterangan.

 

Selain mengamankan tiga orang, lanjut Deni, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa perlengkapan tambang seperti cangkul, palu dan lainnya.

Baca Juga:  Terlibat Dugaan Pungli Miliaran Rupiah, Yonda Tersangka Lagi

 

Polisi juga menyita batu padas sebanyak 200 keping hasil penambangan.



GIANYAR –Diduga melakukan penambangan ilegal, tiga orang diamankan.

 

Tiga orang yakni masing-masing I Ketut Sudiantara, asal Desa Sukawati Kecamatan Sukawati (bos tambang), dan dua orang buruh harian, Wayan Wiriana dan Ni Wayan Mendri asal Desa Saba, Blahbatuh, itu ditangkap sesaat setelah polisi melakukan penggerebekan di area tepi sungai Misil di Banjar Peninjoan, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, Kamis (10/1) pukul 10.00.

 

 

Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Deni Septiawan saat dikonfirmasi terkait penangkapan tiga penambang ilegal, Jumat (11/1) membenarkan.

 

Menurutnya, penggerebekan dan penangkapan polisi terhadap tiga orang pelaku penambangan batu paras ilegal di kawasan tepi sungai Misil, itu menyusul adanya laporan warga dengan maraknya penambangan illegal di kawasan itu.

Baca Juga:  TERKUAK! Pelaku Lempar Mobil Dibekuk, Duh, Pelakunya 6 Orang Pelajar

 

“Kami terima info bahwa di tepi aliran sungai Misil, di sebelah barat banjar Peninjoan ada penambangan batu paras tanpa izin,” terang Deni.

 

Sesuai laporan yang diterima, akibat penambangan liar itu, tepi aliran sungai Misil menjadi berlubang akibat penambangan.

 

“Ada keluhan air sungai menjadi keruh, tebing menjadi longsor yang dapat merugikan diri sendiri ataupun lingkungan,” terangnya.

 

Selanjutnya, berbekal laporan, tim kemudian melakukan penyelidikan ke lokasi kejadian pukul 10.00.

 

Di lokasi itu, polisi memergoki buruh dan bos tambang sedang beraktivitas.

 

Mereka langsung dibawa ke Mapolres Gianyar untuk dimintai keterangan.

 

Selain mengamankan tiga orang, lanjut Deni, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa perlengkapan tambang seperti cangkul, palu dan lainnya.

Baca Juga:  Bermula Kenalanan di Diskotik, 3 Cewek Uzbek Jual Diri di Bali Via WA

 

Polisi juga menyita batu padas sebanyak 200 keping hasil penambangan.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/