alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Dipanggil Polisi, Pemilik Angkringan Biang Perkelahian Minta Maaf

DENPASAR – Terkait penutupan angkringan Teras Ombo di Jalan Mahendradata, Denpasar Barat, pihak pemilik berinisial F akhirnya datang memenuhi panggilan Polsek Denpasar Barat pada Senin (10/1/2022).

 

Sebelumnya angkringan itu ditutup karena diduga melanggar prokes dan mengganggu situasi Kamtibmas. Selain itu, angkringan itu juga kedapatan menjual miras. 

 

Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina membenarkan adanya panggilan terhadap pemilik angkringan itu. 

 

“Benar mereka datang memenuhi panggilan petugas. Karena sebelumnya masyarakat melaporkan gangguan Kamtibmas, dan juga menjual miras hingga berbuntut adanya perkelahian,” katanya Selasa (11/1/2022).

 

Dalam kesempatan itu, pemilik angkringan melakukan permintaan maaf. Dia juga berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya menjual miras dan melanggar Prokes di tempat jualannya. 

Baca Juga:  Bebas dari Pengaruh Alkohol, TSK di-BAP, Gali Saksi Mata di TKP

 

Lanjut dia, pemanggilan pada Senin (10/1/2022) itu tidak hanya berlaku untuk satu pemilik angkringan saja. Beberapa pemilik angkringan lainnya juga dipanggil pada kesempatan yang sama.

 

Seperti pemilik angkringan di Jalan imam Bonjol, juga dipanggil karena nekat menjual miras dan diduga tidak menerapkan protokol kesehatan.

 

“Ada juga pemilik usaha angkringan lainnya yang kami panggil. Dimana pelanggarannya hampir sama. Pelanggaran prokes dan juga menjual miras,” imbuhnya.

DENPASAR – Terkait penutupan angkringan Teras Ombo di Jalan Mahendradata, Denpasar Barat, pihak pemilik berinisial F akhirnya datang memenuhi panggilan Polsek Denpasar Barat pada Senin (10/1/2022).

 

Sebelumnya angkringan itu ditutup karena diduga melanggar prokes dan mengganggu situasi Kamtibmas. Selain itu, angkringan itu juga kedapatan menjual miras. 

 

Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina membenarkan adanya panggilan terhadap pemilik angkringan itu. 

 

“Benar mereka datang memenuhi panggilan petugas. Karena sebelumnya masyarakat melaporkan gangguan Kamtibmas, dan juga menjual miras hingga berbuntut adanya perkelahian,” katanya Selasa (11/1/2022).

 

Dalam kesempatan itu, pemilik angkringan melakukan permintaan maaf. Dia juga berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya menjual miras dan melanggar Prokes di tempat jualannya. 

Baca Juga:  Geger Temuan Tulang Belulang Perempuan Dewasa di Eks Galian C Pecatu

 

Lanjut dia, pemanggilan pada Senin (10/1/2022) itu tidak hanya berlaku untuk satu pemilik angkringan saja. Beberapa pemilik angkringan lainnya juga dipanggil pada kesempatan yang sama.

 

Seperti pemilik angkringan di Jalan imam Bonjol, juga dipanggil karena nekat menjual miras dan diduga tidak menerapkan protokol kesehatan.

 

“Ada juga pemilik usaha angkringan lainnya yang kami panggil. Dimana pelanggarannya hampir sama. Pelanggaran prokes dan juga menjual miras,” imbuhnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/