alexametrics
28.7 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Sudah Dilayani Tiga Cewek, Pengunjung Justru Keroyok Karyawan Kafe

GIANYAR – Sekelompok pengunjung kafe remang-remang berbuat keributan di kafe Hello Siyut di Jalan Pantai Siyut, Kecamatan Gianyar, pada Kamis (10/3) pukul 03.00. Seorang karyawan kafe bernama Kadek Agus Marianto, 27, babak belur dikeroyok. Polisi saat ini sedang memburu para pelaku pengeroyokan.

 

Informasi yang dihimpun, para pelaku berjumlah sekitar 20 orang awalnya datang ke kafe remang.

 

Di kafe remang itu, mereka duduk di sofa warna biru kemudian memesan sejumlah minuman bir. 

 

Para pelaku kemudian dilayani tiga orang waitress, yakni Kiki, Anggi dan Eva. Awalnya situasi berjalan normal. Korban Kadek Agus Marianto, warga asal Banjar Selati Desa Bunutin, Kecamatan/Kabupaten Bangli, tampak membereskan meja yang penuh bir.

 

Korban langsung meletakkan botol bir itu di meja kasir. Masalah muncul ketika korban melihat seorang waitress bernama Kiki yang melayani pengunjung tampak berada di pojok. Kiki saat itu sedang menangis.

 

Kemudian, salah satu pelaku mendekati Kiki yang menangis. Korban sempat berbincang dengan salah satu pelaku. “Kenape bli? Sabar bli, sabar bli. (Kenapa kakak? Sabar kak. Sabar kak, Red),” tanya korban kepada salah satu pelaku saat itu.

 

Korban yang berusaha menenangkan Kiki langsung direspon oleh pelaku. “Ci bani ni? (Kamu berani ini?, Red),” sahut pelaku.

 

Pernyataan pelaku kembali dijawab oleh korban, jika dirinya tidak tahu permasalahan. “Nak ada apa ni, rage sing nepukin unduk (Ada apakah ini, saya tidak tahu persoalan),” jawab korban.

 

Percakapan antara salah satu pelaku dengan korban rupanya mengundang perhatian teman pelaku yang lain. Akhirnya para pengunjung itu mengeroyok karyawan kafe hingga babak belur.

Tidak hanya mengeroyok korban, kelompok pengunjung itu juga mengamuk di kafe tersebut. Akibatnya, situasi kafe gaduh dan kondisinya berantakan.

 

Terkait keributan di kafe remang itu, Kapolsek Gianyar Kompol I Gede Putu Putra Astawa, membenarkan. “Iya benar ada peristiwa penganiayaan di Kafe Hello Siyut. Ada laporan ke Polsek Gianyar,” ujar Kapolsek, Jumat (11/3).

 

Setelah menerima laporan, polisi langsung menuju lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan, diduga pelakunya lebih dari satu orang. Namun, korban yang diinterogasi mengaku tidak mengenali para pelaku. “Antara korban dan pelaku tidak saling kenal,” imbuhnya.

 

Hingga kini, polisi masih mengejar sekelompok pengunjung tersebut. “Pelaku masih kami kejar,” tegasnya.

 

Kapolsek mengatakan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Baik korban maupun waitress yang sempat melayani pengunjung tersebut. “Untuk kelanjutan kasus ini menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.



GIANYAR – Sekelompok pengunjung kafe remang-remang berbuat keributan di kafe Hello Siyut di Jalan Pantai Siyut, Kecamatan Gianyar, pada Kamis (10/3) pukul 03.00. Seorang karyawan kafe bernama Kadek Agus Marianto, 27, babak belur dikeroyok. Polisi saat ini sedang memburu para pelaku pengeroyokan.

 

Informasi yang dihimpun, para pelaku berjumlah sekitar 20 orang awalnya datang ke kafe remang.

 

Di kafe remang itu, mereka duduk di sofa warna biru kemudian memesan sejumlah minuman bir. 

 

Para pelaku kemudian dilayani tiga orang waitress, yakni Kiki, Anggi dan Eva. Awalnya situasi berjalan normal. Korban Kadek Agus Marianto, warga asal Banjar Selati Desa Bunutin, Kecamatan/Kabupaten Bangli, tampak membereskan meja yang penuh bir.

 

Korban langsung meletakkan botol bir itu di meja kasir. Masalah muncul ketika korban melihat seorang waitress bernama Kiki yang melayani pengunjung tampak berada di pojok. Kiki saat itu sedang menangis.

 

Kemudian, salah satu pelaku mendekati Kiki yang menangis. Korban sempat berbincang dengan salah satu pelaku. “Kenape bli? Sabar bli, sabar bli. (Kenapa kakak? Sabar kak. Sabar kak, Red),” tanya korban kepada salah satu pelaku saat itu.

 

Korban yang berusaha menenangkan Kiki langsung direspon oleh pelaku. “Ci bani ni? (Kamu berani ini?, Red),” sahut pelaku.

 

Pernyataan pelaku kembali dijawab oleh korban, jika dirinya tidak tahu permasalahan. “Nak ada apa ni, rage sing nepukin unduk (Ada apakah ini, saya tidak tahu persoalan),” jawab korban.

 

Percakapan antara salah satu pelaku dengan korban rupanya mengundang perhatian teman pelaku yang lain. Akhirnya para pengunjung itu mengeroyok karyawan kafe hingga babak belur.

Tidak hanya mengeroyok korban, kelompok pengunjung itu juga mengamuk di kafe tersebut. Akibatnya, situasi kafe gaduh dan kondisinya berantakan.

 

Terkait keributan di kafe remang itu, Kapolsek Gianyar Kompol I Gede Putu Putra Astawa, membenarkan. “Iya benar ada peristiwa penganiayaan di Kafe Hello Siyut. Ada laporan ke Polsek Gianyar,” ujar Kapolsek, Jumat (11/3).

 

Setelah menerima laporan, polisi langsung menuju lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan, diduga pelakunya lebih dari satu orang. Namun, korban yang diinterogasi mengaku tidak mengenali para pelaku. “Antara korban dan pelaku tidak saling kenal,” imbuhnya.

 

Hingga kini, polisi masih mengejar sekelompok pengunjung tersebut. “Pelaku masih kami kejar,” tegasnya.

 

Kapolsek mengatakan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan. Baik korban maupun waitress yang sempat melayani pengunjung tersebut. “Untuk kelanjutan kasus ini menunggu hasil penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/