alexametrics
28.7 C
Denpasar
Friday, August 19, 2022

Polres Badung Bantah “86” Pesta Ganja Gema Minaret, Akui Dibawa ke RJ

BADUNG – Polres Badung membantah adanya “86” atau damai dalam kasus pesta ganja Gema Minaret Sutan Assin, 31, dan temannya, Arvin Dwiarrahman, 32, sebagaimaa berita radarbali.id berjudul “Kasus Pesta Ganja Dikabarkan “86”, Kapolres Badung Bungkam“. Meski demikian, pihak Polres Badung mengakui, kasus ini dibawa ke prosedur restorative justice (RJ). Tidak sampai ke proses peradilan pidana di pengadilan.

 

Diketahui, Gema Minaret sempat ditangkap bersama temannya bernama Arvin Dwiarrahman, 32. Keduanya ditangkap saat pesta ganja di rumah Gema Minaret di Jalan Raya Kedampang, Gang Zui Nomor 7, Pengubengan Kauh, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali.

 

Pengusutan kasus nyimeng Gema Minaret sempat memunculkan aroma tak sedap. Apalagi, Gema Minaret disebut-sebut anak dari eks pejabat perusahaan tambang minyak dan gas (migas) ternama di tanah air. Bahkan, Gema Minaret disebut-sebut juga merupakan keturunan orang terpandang di Sulawesi Utara, bahkan di Indonesia.

Baca Juga:  Selain Gabung di Komunitas Dewasa, Korban Sering Unggah Konten Sensual

 

Terkait hal ini, Kasat Narkoba Polres Badung AKP I Putu Budi Artama menegaskan, sama sekali tidak ada “86” dalam kasus pesta ganja Gema Minaret Sutan Assin dan Arvin Dwiarrahman tersebut. Walau demikian, dia mengakui masalah tersebut dibawa ke prosedur restorative justice atau keadilan restoratif.

 

“Ya dibawa ke RJ (restorative justice) berdasarkan barang buktinya dibawa Gema dan hasil asesment,” aku dia.

 

Kasi Humas Polres Badung Iptu I Ketut Sudana minta pemberitaan itu diklarifikasi. “Ya, sebab penangannya sudah sesuai dengan prosudur hukum,” klaim Sudana.

 

Dia malah meminta wartawan ketika menulis berita mengkonfirmasi dulu sama personel yang menangani kasus yang akan diberitakan. Bukannya tidak ada upaya konfirmasi, malah radarbali.id sudah meminta konfirmasi langsung ke Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, bahkan melalui pesan Whatsapp. AKPB Leo membaca pesan tersebut, namun tak menjawab.

Baca Juga:  Angkut 40 Kendaraan, KMP Yunicee Karam di Gilimanuk, 6 Orang Meninggal

 

Seperti berita sebelumnya, Gema Minaret Sutan Assin, 31, dan teman prianya, Arvin Dwiarrahman, 32, digerebek aparat dari Satres Narkoba Polres Badung, 19 Maret 2022 lalu, saat pesta ganja di rumahnya, di Jalan Raya Kedampang, Gang Zui Nomor 7, Pengubengan Kauh, Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Namun kasus berhenti di tengah jalan, karena tidak dilimpahkan ke kejaksaan maupun ke pengadilan.



BADUNG – Polres Badung membantah adanya “86” atau damai dalam kasus pesta ganja Gema Minaret Sutan Assin, 31, dan temannya, Arvin Dwiarrahman, 32, sebagaimaa berita radarbali.id berjudul “Kasus Pesta Ganja Dikabarkan “86”, Kapolres Badung Bungkam“. Meski demikian, pihak Polres Badung mengakui, kasus ini dibawa ke prosedur restorative justice (RJ). Tidak sampai ke proses peradilan pidana di pengadilan.

 

Diketahui, Gema Minaret sempat ditangkap bersama temannya bernama Arvin Dwiarrahman, 32. Keduanya ditangkap saat pesta ganja di rumah Gema Minaret di Jalan Raya Kedampang, Gang Zui Nomor 7, Pengubengan Kauh, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali.

 

Pengusutan kasus nyimeng Gema Minaret sempat memunculkan aroma tak sedap. Apalagi, Gema Minaret disebut-sebut anak dari eks pejabat perusahaan tambang minyak dan gas (migas) ternama di tanah air. Bahkan, Gema Minaret disebut-sebut juga merupakan keturunan orang terpandang di Sulawesi Utara, bahkan di Indonesia.

Baca Juga:  Nahas, Terpeleset, Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Tewas Tenggelam

 

Terkait hal ini, Kasat Narkoba Polres Badung AKP I Putu Budi Artama menegaskan, sama sekali tidak ada “86” dalam kasus pesta ganja Gema Minaret Sutan Assin dan Arvin Dwiarrahman tersebut. Walau demikian, dia mengakui masalah tersebut dibawa ke prosedur restorative justice atau keadilan restoratif.

 

“Ya dibawa ke RJ (restorative justice) berdasarkan barang buktinya dibawa Gema dan hasil asesment,” aku dia.

 

Kasi Humas Polres Badung Iptu I Ketut Sudana minta pemberitaan itu diklarifikasi. “Ya, sebab penangannya sudah sesuai dengan prosudur hukum,” klaim Sudana.

 

Dia malah meminta wartawan ketika menulis berita mengkonfirmasi dulu sama personel yang menangani kasus yang akan diberitakan. Bukannya tidak ada upaya konfirmasi, malah radarbali.id sudah meminta konfirmasi langsung ke Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, bahkan melalui pesan Whatsapp. AKPB Leo membaca pesan tersebut, namun tak menjawab.

Baca Juga:  Lima Polisi di Bali Dipecat karena Narkoba, Penipuan hingga Desersi

 

Seperti berita sebelumnya, Gema Minaret Sutan Assin, 31, dan teman prianya, Arvin Dwiarrahman, 32, digerebek aparat dari Satres Narkoba Polres Badung, 19 Maret 2022 lalu, saat pesta ganja di rumahnya, di Jalan Raya Kedampang, Gang Zui Nomor 7, Pengubengan Kauh, Kerobokan, Kuta Utara, Badung. Namun kasus berhenti di tengah jalan, karena tidak dilimpahkan ke kejaksaan maupun ke pengadilan.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/