alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, August 17, 2022

Lagi, Pesta Sabu Saat Wabah Corona, Dua Warga Anturan Ditangkap

SINGARAJA-Sejumlah desa di Buleleng layak dinyatakan darurat narkoba.

Pasalnya, setelah oknum kaur desa dan Pembina STT di Desa pengastulan, Seririt, Buleleng ditangkap karena narkoba. Kini giliran dua warga di Desa Anturan ditangkap polisi karena kasus narkoba.

Mirisnya lagi, ditengah wabah pandemic Corona, dua warga Anturan berinisial KS dan KD ini dibekuk anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng ini ditangkap saat pesta sabu.

Tersangka KD dan KS ditangkap polisi di Gang Cendrawasih Dusun Pasar Desa Anturan, Singaraja bersama barang bukti berupa uang tunai dan sabu.

Perbekel Desa Anturan Ketut Soka tak menampik dengan penangkapan dua warganya itu. Saat penangkapan yang dilakukan oleh Satres Narkoba Polres Buleleng pihaknya diminta sebagai saksi. Dan dua warga tersebut sudah diamankan polisi.

Baca Juga:  Intens Dulu dengan Para Pria di Medsos, Usai Percaya Baru Pinjam Uang

“Ya kami dipanggil saat penangkapan narkoba pada Sabtu malam lalu (9/5) sekitar pukul 23.00 untuk dijadikan saksi. Karena dua warga kami kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu,” ucapnya.  

Diakui Soka, kejadian ini sangat ia sayangnyakan. Apalagi di desanya saat ini tengah gencar pencegahan covid-19.

Masih ada saja warga desanya yang menggunakan barang haram tersebut.

Padahal menurutnya, pihak desa bekerja sama BNNK Buleleng kerap kali melakukan pembinaan agar masyarakat terhindar dari obat-obat terlarang tersebut.

Kemudian di desa beberapa orang juga sudah tertangkap dengan kasus yang sama.

“Sudah sering kami bina dan sosialisasi narkoba, namun malah kembali ada kasus narkoba di desa,” ujarnya.

Baca Juga:  Dijebak Pelanggan, Pemuda Tamatan SMP Pasrah Terancam 20 Tahun Penjara

Sementara Kasat Narkoba Polres Buleleng AKP Made Derawi di konfirmasi terpisah Senin (11/5) membenarkan dengan penangkapan dua tersangka narkoba asal Anturan.

“Dua tersebut sudah kami amankan berserta barang bukti berupa sabu-sabu. Saat ini kami masih lakukan pengembangan terhadap kasus tersebut,” pungkasnya. 



SINGARAJA-Sejumlah desa di Buleleng layak dinyatakan darurat narkoba.

Pasalnya, setelah oknum kaur desa dan Pembina STT di Desa pengastulan, Seririt, Buleleng ditangkap karena narkoba. Kini giliran dua warga di Desa Anturan ditangkap polisi karena kasus narkoba.

Mirisnya lagi, ditengah wabah pandemic Corona, dua warga Anturan berinisial KS dan KD ini dibekuk anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Buleleng ini ditangkap saat pesta sabu.

Tersangka KD dan KS ditangkap polisi di Gang Cendrawasih Dusun Pasar Desa Anturan, Singaraja bersama barang bukti berupa uang tunai dan sabu.

Perbekel Desa Anturan Ketut Soka tak menampik dengan penangkapan dua warganya itu. Saat penangkapan yang dilakukan oleh Satres Narkoba Polres Buleleng pihaknya diminta sebagai saksi. Dan dua warga tersebut sudah diamankan polisi.

Baca Juga:  JRX SID Pastikan Tak Hadir ke Polda Metro Jaya, Alasannya Mengejutkan

“Ya kami dipanggil saat penangkapan narkoba pada Sabtu malam lalu (9/5) sekitar pukul 23.00 untuk dijadikan saksi. Karena dua warga kami kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu,” ucapnya.  

Diakui Soka, kejadian ini sangat ia sayangnyakan. Apalagi di desanya saat ini tengah gencar pencegahan covid-19.

Masih ada saja warga desanya yang menggunakan barang haram tersebut.

Padahal menurutnya, pihak desa bekerja sama BNNK Buleleng kerap kali melakukan pembinaan agar masyarakat terhindar dari obat-obat terlarang tersebut.

Kemudian di desa beberapa orang juga sudah tertangkap dengan kasus yang sama.

“Sudah sering kami bina dan sosialisasi narkoba, namun malah kembali ada kasus narkoba di desa,” ujarnya.

Baca Juga:  Kapten Kapal Pesiar Doyan Arak Tewas Membusuk, Diduga‚Ķ

Sementara Kasat Narkoba Polres Buleleng AKP Made Derawi di konfirmasi terpisah Senin (11/5) membenarkan dengan penangkapan dua tersangka narkoba asal Anturan.

“Dua tersebut sudah kami amankan berserta barang bukti berupa sabu-sabu. Saat ini kami masih lakukan pengembangan terhadap kasus tersebut,” pungkasnya. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/