alexametrics
26.5 C
Denpasar
Tuesday, July 5, 2022

Rumah Warga di Panji Disatroni Maling, 35 Karung Beras Raib

SINGARAJA– Aksi kriminal di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, kian meresahkan saja. Setelah dihebohkan dengan kasus jambret beberapa pekan lalu, Sabtu dini hari justru terjadi kasus pencurian. Rumah milik Made Merta Sariada, di Banjar Dinas Mandul, Desa Panji, disatroni maling.

 

Aksi pencurian itu diduga terjadi pada pukul 03.00, Sabtu (11/6) dini hari. Maling membobol toko milik Merta Sariada yang juga mantan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panji itu. Sejak 2 tahun terakhir, ia memang membuka toko sembako di depan rumahnya.

 

Saat terbangun pada pukul 06.00 pagi, korban mendapati pintu depan toko ada bekas congkelan dan pintu dalam kondisi terbuka. Ketika diperiksa, ada 35 karung beras yang raib. Masing-masing karung berisi 25 kilogram beras. Total beras yang hilang mencapai 875 kilogram. Peristiwa itu pun langsung dilaporkan ke polisi.

 

Polisi pun mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di tempat kejadian. Salah satunya dari Ketut Kerti, warga yang tinggal di seberang rumah Merta Sariada. Menurut saksi, ada sebuah mobil pikap berwarna hitam yang berhenti tepat di depan toko milik Merta Sariada.

 

Setelah itu ada dua orang pria yang memuat karung ke atas pikap. Awalnya ia menduga korban hendak menjual cengkih. Sehingga tidak menaruh rasa curiga. Mobil kemudian berlalu ke arah utara. Sayangnya saksi tak sempat mengingat nomor plat kendaraan.

 

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya mengatakan, kasus itu tengah ditangani Polsek Sukasada. “Masih dilakukan penyelidikan. Sudah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Kasusnya sedang ditindaklanjuti,” kata Sumarjaya. (eps)



SINGARAJA– Aksi kriminal di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, kian meresahkan saja. Setelah dihebohkan dengan kasus jambret beberapa pekan lalu, Sabtu dini hari justru terjadi kasus pencurian. Rumah milik Made Merta Sariada, di Banjar Dinas Mandul, Desa Panji, disatroni maling.

 

Aksi pencurian itu diduga terjadi pada pukul 03.00, Sabtu (11/6) dini hari. Maling membobol toko milik Merta Sariada yang juga mantan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panji itu. Sejak 2 tahun terakhir, ia memang membuka toko sembako di depan rumahnya.

 

Saat terbangun pada pukul 06.00 pagi, korban mendapati pintu depan toko ada bekas congkelan dan pintu dalam kondisi terbuka. Ketika diperiksa, ada 35 karung beras yang raib. Masing-masing karung berisi 25 kilogram beras. Total beras yang hilang mencapai 875 kilogram. Peristiwa itu pun langsung dilaporkan ke polisi.

 

Polisi pun mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di tempat kejadian. Salah satunya dari Ketut Kerti, warga yang tinggal di seberang rumah Merta Sariada. Menurut saksi, ada sebuah mobil pikap berwarna hitam yang berhenti tepat di depan toko milik Merta Sariada.

 

Setelah itu ada dua orang pria yang memuat karung ke atas pikap. Awalnya ia menduga korban hendak menjual cengkih. Sehingga tidak menaruh rasa curiga. Mobil kemudian berlalu ke arah utara. Sayangnya saksi tak sempat mengingat nomor plat kendaraan.

 

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya mengatakan, kasus itu tengah ditangani Polsek Sukasada. “Masih dilakukan penyelidikan. Sudah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi. Kasusnya sedang ditindaklanjuti,” kata Sumarjaya. (eps)



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/