alexametrics
25.4 C
Denpasar
Saturday, May 21, 2022

Mabes Tetapkan Tiga Tersangka, Basarnas Ungkap Data Korban Terbaru

NEGARA-Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kecelakaan KMP Yunicee di Selat Bali, pada Selasa malam (29/6) lalu.

Ketiga tersangka itu, yakni masing-masing berinisial IS (Nahkoda Kapal), NW (Kepala Cabang) dan RMS (Syahbandar Korsatpel BPTD Pelabuhan Ketapang, Jatim).

Kini, di tengah penyidikan polisi dalam kasus tenggelamnya kapal ferry saat melakukan penyeberangan dari Ketapang menuju Gilimanuk, ada fakta terbaru terkait korban atau penumpang hilang.

Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bali I Gede Darmada menyatakan, jumlah orang yang dinyatakan masih berstatus dalam pencarian terkait dengan tenggelamnya KMP Yunicee sebanyak 13 orang dan bukan 15 orang.

Total korban hilangitu, setelah dua orang yang tertulis dalam manifes berbeda dengan nama asli dari penumpang. “Jadi, terakhir ada 13 orang dalam pencarian. Karena ada nama yang dua kali tercatat,” terang Darmada.

Baca Juga:  UPDATE! KMP Liputan XII Kandas di Pelabuhan Gilimanuk Bali

Dua nama yang tertulis dua kali, itu yakni penumpang atas nama I Putu Sutrasana dan Mang Adi. Keduanya merupakan korban selamat.

Kedua penumpang ini imbuh Darmada juga sempat dievakuasi kapal lain yang melintas ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jatim saat KMP Yunicee tenggelam.

- Advertisement -

Di dalam manifes, Sutrasana hanya tertulis Sutra, sedangkan Mang Adi ditulis Mahadi.

‘Mengeni data lengkapnya ada di ASDP Ketapang,”imbuh Darmada.

Untuk itu, dengan adanya dua nama ganda pada manifest, total korban dalam kecelakaan KMP Yunicee, itu yakni 11 orang korban meninggal, 51 orang selamat, 13 korban lainnya hilang.

Sementara itu, usai dinyatakan sebagai tersangka, IS yang merupakan nahkoda KMP Yunicee terang Direktur Polisi Perairan Korps Kepolisan Perairan dan Udara Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Korpolairud Baharkam) Polri Brigjen Pol. Mohammad Yassin Kosasih ditahan di sel tahanan Polres Banyuwangi.

Baca Juga:  Dirawat 5 Hari, Ini Fakta Baru Pasien yang Gantung Diri Saat Isolasi

Seperti diketahui, KMP Yunicee tenggelam di Perairan Selat Bali, Selasa (29/6) malam.

Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, selain membawa puluhan orang juga membawa 40 unit kendaraan.

Korban meninggal terakhir ditemukan di Pantai Teluk Biru, Kecamatan Muncar, Banyuwangi,  Senin (12/7).

Jenazah penumpang dengan jenis kelamin perempuan ini ditemukan sudah dalam kondisi membusuk, dengan menggunakan celana putih, celana dalam hijau, dan menggunakan sepatu merk Fila.

- Advertisement -

NEGARA-Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kecelakaan KMP Yunicee di Selat Bali, pada Selasa malam (29/6) lalu.

Ketiga tersangka itu, yakni masing-masing berinisial IS (Nahkoda Kapal), NW (Kepala Cabang) dan RMS (Syahbandar Korsatpel BPTD Pelabuhan Ketapang, Jatim).

Kini, di tengah penyidikan polisi dalam kasus tenggelamnya kapal ferry saat melakukan penyeberangan dari Ketapang menuju Gilimanuk, ada fakta terbaru terkait korban atau penumpang hilang.

Kepala Pos Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bali I Gede Darmada menyatakan, jumlah orang yang dinyatakan masih berstatus dalam pencarian terkait dengan tenggelamnya KMP Yunicee sebanyak 13 orang dan bukan 15 orang.

Total korban hilangitu, setelah dua orang yang tertulis dalam manifes berbeda dengan nama asli dari penumpang. “Jadi, terakhir ada 13 orang dalam pencarian. Karena ada nama yang dua kali tercatat,” terang Darmada.

Baca Juga:  Korupsi BUMDes Temukus, Polres Buleleng Tetapkan Tiga Tersangka

Dua nama yang tertulis dua kali, itu yakni penumpang atas nama I Putu Sutrasana dan Mang Adi. Keduanya merupakan korban selamat.

Kedua penumpang ini imbuh Darmada juga sempat dievakuasi kapal lain yang melintas ke Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jatim saat KMP Yunicee tenggelam.

Di dalam manifes, Sutrasana hanya tertulis Sutra, sedangkan Mang Adi ditulis Mahadi.

‘Mengeni data lengkapnya ada di ASDP Ketapang,”imbuh Darmada.

Untuk itu, dengan adanya dua nama ganda pada manifest, total korban dalam kecelakaan KMP Yunicee, itu yakni 11 orang korban meninggal, 51 orang selamat, 13 korban lainnya hilang.

Sementara itu, usai dinyatakan sebagai tersangka, IS yang merupakan nahkoda KMP Yunicee terang Direktur Polisi Perairan Korps Kepolisan Perairan dan Udara Badan Pemeliharaan Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Korpolairud Baharkam) Polri Brigjen Pol. Mohammad Yassin Kosasih ditahan di sel tahanan Polres Banyuwangi.

Baca Juga:  TSK Pecah Rekening untuk Beli Bahan Bangunan,Ini Temuan Jaksa Amlapura

Seperti diketahui, KMP Yunicee tenggelam di Perairan Selat Bali, Selasa (29/6) malam.

Kapal yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, selain membawa puluhan orang juga membawa 40 unit kendaraan.

Korban meninggal terakhir ditemukan di Pantai Teluk Biru, Kecamatan Muncar, Banyuwangi,  Senin (12/7).

Jenazah penumpang dengan jenis kelamin perempuan ini ditemukan sudah dalam kondisi membusuk, dengan menggunakan celana putih, celana dalam hijau, dan menggunakan sepatu merk Fila.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/