alexametrics
25.8 C
Denpasar
Saturday, May 28, 2022

Seperti Film! Saat Kabur dari Lapas, I Gede Loka sempat Curi Dua Motor

I Gede Loka Wijaya benar-benar bukan penjahat kelas teri. Saat dia kabur pun masih bisa melakukan tindak kriminal lagi. Ia mencuri di dua sepeda motor.

MARCELL PAMPUR, Badung

 

RUANG gerak I Gede Loka Wijaya setelah berhasil kabur dari Lapas Kerobokan Badung sebetulnya terbilang sempit. Apalagi, pihak Lapas Kerobokan sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memburunya.

 

Namun, dalam situasi terpojok begitu, bukan berarti I Gede Loka tidak bisa memanfaatkan ”kebebasannya”. Buktinya, ia dengan leluasa bergerak dari Kerobokan menuju Denpasar, kemudian ke Jembrana, dan kembali ke Denpasar.

 

Diketahui, setelah berhasil melompati dinding dekat pintu darurat Lapas Kerobokan pada Sabtu (2/10) petang, I Gede Loka berjalan ke perempatan Pengubengan, Kerobokan, Kuta Utara. Ia kemudian naik ojek online dan menuju KFC Jalan Kebo Iwa, Denpasar.

 

Dari KFC Kebo Iwa, ia menumpang truk ke Terminal Mengwi. Nah, di Terminal Mengwi ini, dia menunggu temannya untuk diantarkan sampai Jembrana.

Baca Juga:  Terungkap, Pelaku Depresi Gegara Kehabisan Uang

 

Adegan pelarian I Gede Loka selanjutnya tergambar bak sebuah film. Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana, Senin (11/10/2021) menjelaskan, setibanya di Jembrana dia numpang menginap di rumah temannya itu.

 

Minggu (3/10), keesokan harinya, yakni sekitar Pukul 21.00 Wita, pelaku melakukan tindak criminal. Ia melakukan pencurian sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam di sebuah penginapan yang beralamat di Desa Baluk, Jembrana. 

 

Dengan sepeda curian, I Gede Loka menuju penginapan Sinta yang beralamat di Jalan Ngurah Rai, Negara, Jembrana. 

 

Aksi selanjutnya adalah dia mencuri satu unit sepeda motor Honda Vario DK 6168 ZI di penginapan tersebut. Sedangkan Honda Supra Fit yang dicuri sebelumnya ditinggalkan di penginapan tersebut. Ia “menukar” sepeda motor tersebut tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Baca Juga:  Balap Liar Dini Hari, Dua ABG Diamankan Polres Badung

 

Memiliki sepeda Honda Vario curian, I Gede Loka kembali meluncur ke Denpasar. Sial, perjalanan singkatnya selama delapan hari seusai kabur dari Lapas Kerobokan akhirnya terhenti.

 

Minggu (10/10/2021) malam, dia digerebek petugas dari Polres Badung saat berada di Jalan Nangka, Denpasar. Dalam penangkapan itu pelaku sempat melakukan perlawanan dengan cara mengeluarkan pisau cutter. Namun, upayanya gagal dan dia dihadiahi timah panas di kakinya. Saat ini, dia masih ditahan di Polres Badung.

Selain dua kasus pencurian sepeda motor ini, I Gede Loka juga sebetulnya sedang menjalani hukuman karena mencuri sepeda motor. Ia dihukum 3,5 tahun penjara pada 2021, dan akan bebas pada 2023. 

Tidak itu saja, dia juga sebelumnya melakukan pencurian HP pada tahun 2019 dan dihukum enam bulan penjara. Ia bebas dari kasusnya yang pertama ini pada tahun 2020.


I Gede Loka Wijaya benar-benar bukan penjahat kelas teri. Saat dia kabur pun masih bisa melakukan tindak kriminal lagi. Ia mencuri di dua sepeda motor.

MARCELL PAMPUR, Badung

 

RUANG gerak I Gede Loka Wijaya setelah berhasil kabur dari Lapas Kerobokan Badung sebetulnya terbilang sempit. Apalagi, pihak Lapas Kerobokan sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memburunya.

 

Namun, dalam situasi terpojok begitu, bukan berarti I Gede Loka tidak bisa memanfaatkan ”kebebasannya”. Buktinya, ia dengan leluasa bergerak dari Kerobokan menuju Denpasar, kemudian ke Jembrana, dan kembali ke Denpasar.

 

Diketahui, setelah berhasil melompati dinding dekat pintu darurat Lapas Kerobokan pada Sabtu (2/10) petang, I Gede Loka berjalan ke perempatan Pengubengan, Kerobokan, Kuta Utara. Ia kemudian naik ojek online dan menuju KFC Jalan Kebo Iwa, Denpasar.

 

Dari KFC Kebo Iwa, ia menumpang truk ke Terminal Mengwi. Nah, di Terminal Mengwi ini, dia menunggu temannya untuk diantarkan sampai Jembrana.

Baca Juga:  Anak Dewan Tusuk TNI Hingga Tewas, Diganjar 4 Tahun, Ini Alasan Hakim…

 

Adegan pelarian I Gede Loka selanjutnya tergambar bak sebuah film. Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana, Senin (11/10/2021) menjelaskan, setibanya di Jembrana dia numpang menginap di rumah temannya itu.

 

Minggu (3/10), keesokan harinya, yakni sekitar Pukul 21.00 Wita, pelaku melakukan tindak criminal. Ia melakukan pencurian sepeda motor Honda Supra Fit warna hitam di sebuah penginapan yang beralamat di Desa Baluk, Jembrana. 

 

Dengan sepeda curian, I Gede Loka menuju penginapan Sinta yang beralamat di Jalan Ngurah Rai, Negara, Jembrana. 

 

Aksi selanjutnya adalah dia mencuri satu unit sepeda motor Honda Vario DK 6168 ZI di penginapan tersebut. Sedangkan Honda Supra Fit yang dicuri sebelumnya ditinggalkan di penginapan tersebut. Ia “menukar” sepeda motor tersebut tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Baca Juga:  Kaki Membusuk Karena Diabetes Akut, Wayan Wakil Jadi Tahanan Kota

 

Memiliki sepeda Honda Vario curian, I Gede Loka kembali meluncur ke Denpasar. Sial, perjalanan singkatnya selama delapan hari seusai kabur dari Lapas Kerobokan akhirnya terhenti.

 

Minggu (10/10/2021) malam, dia digerebek petugas dari Polres Badung saat berada di Jalan Nangka, Denpasar. Dalam penangkapan itu pelaku sempat melakukan perlawanan dengan cara mengeluarkan pisau cutter. Namun, upayanya gagal dan dia dihadiahi timah panas di kakinya. Saat ini, dia masih ditahan di Polres Badung.

Selain dua kasus pencurian sepeda motor ini, I Gede Loka juga sebetulnya sedang menjalani hukuman karena mencuri sepeda motor. Ia dihukum 3,5 tahun penjara pada 2021, dan akan bebas pada 2023. 

Tidak itu saja, dia juga sebelumnya melakukan pencurian HP pada tahun 2019 dan dihukum enam bulan penjara. Ia bebas dari kasusnya yang pertama ini pada tahun 2020.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/