alexametrics
25.4 C
Denpasar
Tuesday, May 17, 2022

Sebelum Bacok Pacar dan Temannya, Hubungan Abdul dan Fitria Renggang

Sebelum melakukan pembacokan hubungan Abdul Rahman Saleh dan Fitria sudah renggang. Abdul gelap mata ketika Fitria, sang pacarnya, datang ke kosnya bersama Viktor, lelaki yang disebut teman baik pacarnya.

 

ANDRE SULLA, Kuta

 

FITRIA, 40, dan temannya bernama Viktor, 32, tak menyangka kedatangan mereka ke kos Abdul Rahman Saleh berujung pada pembacokan. Mereka dibacok hingga nyaris tewas.

 

Abdul Rahman Saleh, 32, pacar dari Fitria. Lelaki kelahiran Lembata, Flores, NTT itu sudah ditangkap Selasa (11/1) siang. Sebelumnya membacok pacarnya bernama Fitria, 40, di kosnya di Jalan Sadasari Gang Jepun, Kuta, Badung.

 

Aksi sadis dan nekat itu dilatarbelakangi masalah cemburu. Beberapa hari belakangan ini, hubungan percintaan antara Abdul Rahman Saleh dan sang pacar yakni wanita asal Jember, Jawa Timur bernama Fitria mulai renggang.

 

Abdul menduga, sang pacar memiliki hubungan asmara dengan lelaki lain. Dugaannya, lelaki itu adalah Viktor, asal Pontianak.

Sebelum terjadi pembcokan, Abdul Rahman Saleh pun sudah sempat menanyakan kepada Fitria tentang hubungannya dengan Viktor. Fitria menyatakan, Viktor hanyalah teman baiknya.

Baca Juga:  Dituntut 15 Tahun, Istri Jero Jangol Ambruk, “Kene Asane Berkorban”

 

“Namun Abdul Rahman Saleh tetap tidak percara,” kata sumber di Polsek Kuta, Selasa sore (11/1).

 

Karena tidak nyaman dengan hadirnya Viktor, Abdul Rahman Saleh pun menghubungi Fitria via telepon sekitar pukul 12.00 untuk bertemu. Fitria bergegas dari kosnya di Jalan Nyangnyang Sari, Kuta ke kos Abdul Rahman Saleh di Jalan Sadasari, Gang Jepun, Kuta. Tujuannya untuk menegaskan soal hubungan mereka.

 

Ternyata, Fitria tidak datang sendiri ke kos Abdul Rahman Saleh. Fitria datang bersama Viktor dan Heri. Mereka sampai kos itu sekitar Pukul 13.15.

 

Tanpa pikir panjang, ketika Fitria, Viktor, dan Heri datang, Abdul masuk ke dalam kamar dan mengambil golok. Kemudian keluar dari kamar dan menebas bagian kepala belakang Fitria.

 

“Fitria sempat lari,” katanya.

Abdul makin kalap. Fitria yang sudah lari dikejarnya dan dibacok kembali hingga mengenai kepala bagian belakang. “Fitria ditebas sebanyak 3 kali. 2 kali di kepala. Tebasan ke-3 ditangkis dan mengenai bagian jari tangan kanan. Saat itu Fitria terjatuh,” imbuh sumber ini.

Baca Juga:  Aduh! Pemain Madura United, Beto Goncalves Dijambret di Kuta Bali

 

Melihat Fitria ditebas, Viktor sempat melerai. Bukannya berhenti Abdul makin beringas. Viktor  ikut dibacok sekali di bagian kepala.

 

Sementara itu, Heri yang melihat Viktor ditebas, memilih kabur. Setelah ditebas, Viktor lari menuju jalan untuk meminta tolong ke warga setempat. Viktor dibantu oleh seseorang lelaki tidak dikenal memboncengnya pergi ke Kimia Farma yang di Jalan Kartika Plaza untuk berobat.

Usai mendapatkan penanganan awal di klinik Kimia Farma, Viktor disarankan RS. Murni Teguh. Kemudian melaporkan masalah ini ke Polsek Kuta.

Kapolsek Kuta Kompol Orpa Sari Takalapeta dan Kanit Reskrim Kuta AKP I Nyoman Sudarma belum belum merespons, sampai Selasa.

Walaupun demikian, Kasubag Humas Polresta Denpasar IPTU I Ketut Sukadi membenarkan terkait adanya peristiwa tersebut.

Kata Sukadi,  dugaan sementara penebasan itu bermotif cemburu.

“Informasi yang saya dapat, pelaku sudah diamankan dan sementara dimintai keterangan. Kalau motif, dugaan sementara cemburu,” jelas Sukadi.

Sebelum melakukan pembacokan hubungan Abdul Rahman Saleh dan Fitria sudah renggang. Abdul gelap mata ketika Fitria, sang pacarnya, datang ke kosnya bersama Viktor, lelaki yang disebut teman baik pacarnya.

 

ANDRE SULLA, Kuta

 

FITRIA, 40, dan temannya bernama Viktor, 32, tak menyangka kedatangan mereka ke kos Abdul Rahman Saleh berujung pada pembacokan. Mereka dibacok hingga nyaris tewas.

 

Abdul Rahman Saleh, 32, pacar dari Fitria. Lelaki kelahiran Lembata, Flores, NTT itu sudah ditangkap Selasa (11/1) siang. Sebelumnya membacok pacarnya bernama Fitria, 40, di kosnya di Jalan Sadasari Gang Jepun, Kuta, Badung.

 

Aksi sadis dan nekat itu dilatarbelakangi masalah cemburu. Beberapa hari belakangan ini, hubungan percintaan antara Abdul Rahman Saleh dan sang pacar yakni wanita asal Jember, Jawa Timur bernama Fitria mulai renggang.

 

Abdul menduga, sang pacar memiliki hubungan asmara dengan lelaki lain. Dugaannya, lelaki itu adalah Viktor, asal Pontianak.

Sebelum terjadi pembcokan, Abdul Rahman Saleh pun sudah sempat menanyakan kepada Fitria tentang hubungannya dengan Viktor. Fitria menyatakan, Viktor hanyalah teman baiknya.

Baca Juga:  Sebulan Diburu, Pria Nigeria Penganiaya Mantan Pacar di Bali Diringkus

 

“Namun Abdul Rahman Saleh tetap tidak percara,” kata sumber di Polsek Kuta, Selasa sore (11/1).

 

Karena tidak nyaman dengan hadirnya Viktor, Abdul Rahman Saleh pun menghubungi Fitria via telepon sekitar pukul 12.00 untuk bertemu. Fitria bergegas dari kosnya di Jalan Nyangnyang Sari, Kuta ke kos Abdul Rahman Saleh di Jalan Sadasari, Gang Jepun, Kuta. Tujuannya untuk menegaskan soal hubungan mereka.

 

Ternyata, Fitria tidak datang sendiri ke kos Abdul Rahman Saleh. Fitria datang bersama Viktor dan Heri. Mereka sampai kos itu sekitar Pukul 13.15.

 

Tanpa pikir panjang, ketika Fitria, Viktor, dan Heri datang, Abdul masuk ke dalam kamar dan mengambil golok. Kemudian keluar dari kamar dan menebas bagian kepala belakang Fitria.

 

“Fitria sempat lari,” katanya.

Abdul makin kalap. Fitria yang sudah lari dikejarnya dan dibacok kembali hingga mengenai kepala bagian belakang. “Fitria ditebas sebanyak 3 kali. 2 kali di kepala. Tebasan ke-3 ditangkis dan mengenai bagian jari tangan kanan. Saat itu Fitria terjatuh,” imbuh sumber ini.

Baca Juga:  Arya Wedakarna Kantongi Nama yang Dilaporkan ke Polda, Ini Orangnya

 

Melihat Fitria ditebas, Viktor sempat melerai. Bukannya berhenti Abdul makin beringas. Viktor  ikut dibacok sekali di bagian kepala.

 

Sementara itu, Heri yang melihat Viktor ditebas, memilih kabur. Setelah ditebas, Viktor lari menuju jalan untuk meminta tolong ke warga setempat. Viktor dibantu oleh seseorang lelaki tidak dikenal memboncengnya pergi ke Kimia Farma yang di Jalan Kartika Plaza untuk berobat.

Usai mendapatkan penanganan awal di klinik Kimia Farma, Viktor disarankan RS. Murni Teguh. Kemudian melaporkan masalah ini ke Polsek Kuta.

Kapolsek Kuta Kompol Orpa Sari Takalapeta dan Kanit Reskrim Kuta AKP I Nyoman Sudarma belum belum merespons, sampai Selasa.

Walaupun demikian, Kasubag Humas Polresta Denpasar IPTU I Ketut Sukadi membenarkan terkait adanya peristiwa tersebut.

Kata Sukadi,  dugaan sementara penebasan itu bermotif cemburu.

“Informasi yang saya dapat, pelaku sudah diamankan dan sementara dimintai keterangan. Kalau motif, dugaan sementara cemburu,” jelas Sukadi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/