alexametrics
25.4 C
Denpasar
Wednesday, May 18, 2022

Siswi 13 Tahun di Denpasar Diduga Diancam Lalu Diperkosa

DENPASAR-Kasus asusila kembali terjadi di wilayah Hukum Polresta Denpasar.

 

Kali ini, korbannya menimpa siswi berusia 13 tahun berinisial DNA.

 

Gadis belia itu diduga diperkosa seorang pemuda bernama Agung, 19. Korban diduga diperkosa pelaku di sebuah kamar kos di Gang Biawak, Pemogan, Denpasar Selatan.

 

Mirisnya lagi, sebelum disetubuhi secara paksa, korban oleh terduga pelaku juga sempat diancam.

 

Informasi yang berhasil dihimpun radarbali.id, hingga kasus dugaan perkosaan disertai pengancaman menimpa DNA, ini terjadi pada 15 Desember 2021 sekitar pukul 20.30 WITA lalu.

 

Selanjutnya, lantaran tak terima perbuatan terduga pelaku, keluarga korban kemudian melaporkan Agung ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  Komplotan Pembobol ATM Jaringan WN Turki Diringkus, Begini Modusnya…

 

 “Kasusnya sudah dilaporkan orang tua ke pihak kepolisan Selasa (11/1/2022) kemarin,” kata sumber di kepolisian, Rabu (12/1/2022). 

 

Dijelaskan sumber, hingga kasus ini terungkap, yakni berawal dari kecurigaan keluarga korban.

 

Pasalnya, saat korban pulang ke rumahnya di kawasan Denpasar Timur, korban terlihat menangis tersedu-sedu.

 

Mengetahui korban menangis, pihak keluarga korban kemudian menanyakan kepada korban.

 

Akhirnya saat ditanya orang tuanya, korban kemudian menceritakan kejadian yang telah menimpanya kepada orang tuanya.

 

“Akhirnya korban menceritakan jika dirinya telah diperkosa oleh terduga pelaku (Agung). Kejadian itu terjadi saat korban dan terduga pelaku berada di dalam kamar kos di Gang Biawak Pemogan Denpasar Selatan,”terang sumber. 

Baca Juga:  Kantor Debt Collector Dipasang Police Line, Polisi Buru Pelaku Lain

 

Bahkan masih kata sumber, dari keterangan pihak keluarga korban, korban sempat menolak saat hendak diajak bersetubuh oleh terduga pelaku.

 

Namun karena diancam, korban akhirnya tak kuasa saat pelaku menyetubuhi dirinya di dalam kamar kos.

 

Atas kejadian itu, pada Selasa (11/1/2022), keluarga korban melaporkan terduga pelaku ke Mapolresta Denpasar. 

 

Sayangnya, meski dikatakan telah melapor ke pihak kepolisian, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi saat dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui adanya laporan dan berdalih masih melakukan pengecekan. “Masih kami cek,” tukasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR-Kasus asusila kembali terjadi di wilayah Hukum Polresta Denpasar.

 

Kali ini, korbannya menimpa siswi berusia 13 tahun berinisial DNA.


 

Gadis belia itu diduga diperkosa seorang pemuda bernama Agung, 19. Korban diduga diperkosa pelaku di sebuah kamar kos di Gang Biawak, Pemogan, Denpasar Selatan.

 

Mirisnya lagi, sebelum disetubuhi secara paksa, korban oleh terduga pelaku juga sempat diancam.

 

Informasi yang berhasil dihimpun radarbali.id, hingga kasus dugaan perkosaan disertai pengancaman menimpa DNA, ini terjadi pada 15 Desember 2021 sekitar pukul 20.30 WITA lalu.

 

Selanjutnya, lantaran tak terima perbuatan terduga pelaku, keluarga korban kemudian melaporkan Agung ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  Tiga Kapolsek di Buleleng Dimutasi ke Polda, Ini Daftar Penggantinya

 

 “Kasusnya sudah dilaporkan orang tua ke pihak kepolisan Selasa (11/1/2022) kemarin,” kata sumber di kepolisian, Rabu (12/1/2022). 

 

Dijelaskan sumber, hingga kasus ini terungkap, yakni berawal dari kecurigaan keluarga korban.

 

Pasalnya, saat korban pulang ke rumahnya di kawasan Denpasar Timur, korban terlihat menangis tersedu-sedu.

 

Mengetahui korban menangis, pihak keluarga korban kemudian menanyakan kepada korban.

 

Akhirnya saat ditanya orang tuanya, korban kemudian menceritakan kejadian yang telah menimpanya kepada orang tuanya.

 

“Akhirnya korban menceritakan jika dirinya telah diperkosa oleh terduga pelaku (Agung). Kejadian itu terjadi saat korban dan terduga pelaku berada di dalam kamar kos di Gang Biawak Pemogan Denpasar Selatan,”terang sumber. 

Baca Juga:  Trauma, Korban Pemerkosaan Ngaku Jijik dengan TSK Klaim Anggota Ormas

 

Bahkan masih kata sumber, dari keterangan pihak keluarga korban, korban sempat menolak saat hendak diajak bersetubuh oleh terduga pelaku.

 

Namun karena diancam, korban akhirnya tak kuasa saat pelaku menyetubuhi dirinya di dalam kamar kos.

 

Atas kejadian itu, pada Selasa (11/1/2022), keluarga korban melaporkan terduga pelaku ke Mapolresta Denpasar. 

 

Sayangnya, meski dikatakan telah melapor ke pihak kepolisian, Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu Ketut Sukadi saat dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui adanya laporan dan berdalih masih melakukan pengecekan. “Masih kami cek,” tukasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/