alexametrics
24.8 C
Denpasar
Tuesday, May 24, 2022

Usai Membacok, Pelaku Bawa Pacar ke Rumah Sakit

Entah apa yang ada di pikiran Abdul Rahman Saleh saat kalap dan membacoki sang pacar, Fitria dan teman lelakinya, Viktor. Tapi, faktanya, setelah membacok, Abdul membawa sang pacar ke rumah sakit.

 

ANDRE SULLA, Kuta

 

ABDUL Rahman Saleh, 32, memang sempat naik darah ketika sang pacar, Fitria, 40, datang ke kosnya di Jalan Sadasari Gang Jepun, Kuta, Badung. Kedatangannya bukan sendiri. Melainkan bersama Viktor, lelaki yang disebut teman baik sang pacar, bersama lelaki bernama Heri.

 

Melihat ketiganya datang, lelaki kelahiran Lembata, Flores, Nusa Tenggara Timur itu langsung masuk ke kamar dan mengambil sebilah golok. Itu kemudian diayunkan ke arah Fitria, pacarnya.

- Advertisement -

 

Tiga kali Abdul membacok Fitria. Dua kali mengenai kepala bagian belakang, dan sekali mengenai jari tangan ketika Fitria mencoba menangkis bacokan.

 

Menurut sumber di kepolisian, perkara ini berawal dari hubungan yang sudah renggang antara Abdul dan Fitria, perempuan asal Jember, Jatim. Kecemburuan pun muncul lantaran Fitria berteman dengan Viktor. Namun sudah dijelaskan bahwa Viktor hanya teman baik Fitria.

Baca Juga:  Perkosa Menantu Istri Anak Kandung, Jro Mangku Ngaku Tergoda Napsu

 

“Namun Abdul Rahman Saleh tetap tidak percara,” kata sumber di Polsek Kuta, Selasa sore (11/1).

 

Puncaknya adalah ketika Abdul mengundang Fitria untuk memastikan hubungan mereka berdua. Fitria pun datang ke kos Abdul bersama Viktor dan Heri, Selasa sekitar Pukul 12.15.

 

Sampai sampai di kos itu lah, pembacokan terjadi. Selain Fitria, Viktor yang coba melerai ikut kena bacok di bagian kepalanya. Sedangkan Heri kabur.

 

Setelah dibacok, Viktor lari menuju jalan untuk meminta tolong ke warga setempat. Viktor dibantu oleh seseorang lelaki tidak dikenal memboncengnya pergi ke Kimia Farma yang di Jalan Kartika Plaza untuk berobat.


Usai mendapatkan penanganan awal di klinik Kimia Farma, Viktor disarankan RS. Murni Teguh. Kemudian melaporkan masalah ini ke Polsek Kuta.

Baca Juga:  Ternyata Pelaku dan Korban Pembacokan di Kuta Sempat Kumpul Kebo

 

Yang mengejutkan adalah ketika sampai di RS Murni Teguh, Viktor malah bertemu dengan Abdul. Ternyata, Abdul lah membawa Fitria ke RS Murni Teguh. Jadi, setelah membacok Fitria, Abdul membawa Fitria yang terkapar di halaman kos ke RS tersebut.

 

Mengetahui hal tersebut, Viktor langsung mendatangi Polsek Kuta untuk melaporkan tentang peristiwa yang dialaminya dan memberitahukan bahwa Abdul berada di RS Murni Teguh.

“Kami amankan Abdul tanpa perlawanan di RS.Murni Teguh,” jelasnya.

 

Kini Fitria dan Viktor dirawat di RS. Murni Teguh. “Sementara itu, pelaku dan golok sudah diamankan,” bebernya.

 

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menjelaskan, pelaku suda ditangkap. Mengenai motif, dia menyatakan karena cemburu. 

“Anggota Polsek Kuta masih dalami,” kata dia.

- Advertisement -

Entah apa yang ada di pikiran Abdul Rahman Saleh saat kalap dan membacoki sang pacar, Fitria dan teman lelakinya, Viktor. Tapi, faktanya, setelah membacok, Abdul membawa sang pacar ke rumah sakit.

 

ANDRE SULLA, Kuta

 

ABDUL Rahman Saleh, 32, memang sempat naik darah ketika sang pacar, Fitria, 40, datang ke kosnya di Jalan Sadasari Gang Jepun, Kuta, Badung. Kedatangannya bukan sendiri. Melainkan bersama Viktor, lelaki yang disebut teman baik sang pacar, bersama lelaki bernama Heri.

 

Melihat ketiganya datang, lelaki kelahiran Lembata, Flores, Nusa Tenggara Timur itu langsung masuk ke kamar dan mengambil sebilah golok. Itu kemudian diayunkan ke arah Fitria, pacarnya.

 

Tiga kali Abdul membacok Fitria. Dua kali mengenai kepala bagian belakang, dan sekali mengenai jari tangan ketika Fitria mencoba menangkis bacokan.

 

Menurut sumber di kepolisian, perkara ini berawal dari hubungan yang sudah renggang antara Abdul dan Fitria, perempuan asal Jember, Jatim. Kecemburuan pun muncul lantaran Fitria berteman dengan Viktor. Namun sudah dijelaskan bahwa Viktor hanya teman baik Fitria.

Baca Juga:  Alamak!! Tertangkap Kasus Narkoba, Bendesa Adat Tonja Berdalih Beginiā€¦

 

“Namun Abdul Rahman Saleh tetap tidak percara,” kata sumber di Polsek Kuta, Selasa sore (11/1).

 

Puncaknya adalah ketika Abdul mengundang Fitria untuk memastikan hubungan mereka berdua. Fitria pun datang ke kos Abdul bersama Viktor dan Heri, Selasa sekitar Pukul 12.15.

 

Sampai sampai di kos itu lah, pembacokan terjadi. Selain Fitria, Viktor yang coba melerai ikut kena bacok di bagian kepalanya. Sedangkan Heri kabur.

 

Setelah dibacok, Viktor lari menuju jalan untuk meminta tolong ke warga setempat. Viktor dibantu oleh seseorang lelaki tidak dikenal memboncengnya pergi ke Kimia Farma yang di Jalan Kartika Plaza untuk berobat.


Usai mendapatkan penanganan awal di klinik Kimia Farma, Viktor disarankan RS. Murni Teguh. Kemudian melaporkan masalah ini ke Polsek Kuta.

Baca Juga:  Ternyata Pelaku dan Korban Pembacokan di Kuta Sempat Kumpul Kebo

 

Yang mengejutkan adalah ketika sampai di RS Murni Teguh, Viktor malah bertemu dengan Abdul. Ternyata, Abdul lah membawa Fitria ke RS Murni Teguh. Jadi, setelah membacok Fitria, Abdul membawa Fitria yang terkapar di halaman kos ke RS tersebut.

 

Mengetahui hal tersebut, Viktor langsung mendatangi Polsek Kuta untuk melaporkan tentang peristiwa yang dialaminya dan memberitahukan bahwa Abdul berada di RS Murni Teguh.

“Kami amankan Abdul tanpa perlawanan di RS.Murni Teguh,” jelasnya.

 

Kini Fitria dan Viktor dirawat di RS. Murni Teguh. “Sementara itu, pelaku dan golok sudah diamankan,” bebernya.

 

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi menjelaskan, pelaku suda ditangkap. Mengenai motif, dia menyatakan karena cemburu. 

“Anggota Polsek Kuta masih dalami,” kata dia.


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/