alexametrics
26.5 C
Denpasar
Thursday, July 7, 2022

WN Rusia Buron Interpol Kabur, Imigrasi Ngurah Rai Kebobolan

MANGUPURA – Pengaman di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Kamis (11/2) kecolongan.

Bobolnya pengamanan pihak Imigrasi Ngurah Rai, ini menyusul kaburnya salah seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia Andrew Ayer alias Andrey Kovalenka,.

Pria pemilik paspor bernomor 75356xx dan berstatus sebagai buron Interpol ini kabur dari rumah detensi imigrasi (Rudenim) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Badung.

Pria asing dengan ciri rambut pirang, tinggi sekitar 180 cm, berbadan tegap ini kabur dari rumah detensi imigrasi pada pukul 11.30 WITA.

Sementara itu, dari informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, sebelum ditangkap dan kabur dari rudenim, Andre merupakan buron Interpol dan masuk dalam daftar Red Notice atas kasus yang dilakukan di negaranya.

Usai melakukan aksi kejahatan di negaranya, Andre kemudian kabur ke Indonesia dan bersembunyi di Bali.

Pihak Interpol kemudian koordinasi dengan Mabes Polri. Hasil koordinasi, Andrew akhirnya diamankan oleh Imingrasi Ngurah Rai di wilayah Badung.

Pria berusia 33 tahun Ia langsung diamankan ke Kantor Rudenim, sebagai tempat penampungan sementara bagi orang asing yang berkasus dan melanggar Undang-Undang Keimigrasian.

Di rudenim, pihak Imigrasi kemudian mengambil keterangan, mendata dan menyiapkan surat penyerahan untuk nantinya diambil oleh interpol.

Namun, belum sampai diserahkan, pada Kamis siang, Andrew dibesuk seorang perempuan di Rudenim Ngurah Rai.

Berdasarkan informasi, ia dibezuk oleh wanita bernama Ekaterina Trubkina, 33.

Diduga memanfaatkan sutuasi lengah, Andrew dan wanita pemilik paspor dengan Nomor Paspor 6983710 ini kabur.

“Ya diduga pengamanan lengah. Petugas kami di Imingrasi langsung melakukan pencarian,”terang salah satu sumber di Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

Bahkan imbuh sumber, usai berhasil kabur dari Rudenim, Andrew sempat dilihat oleh warga di seputaran kawasan Taman Mumbul.

Atas informasi itu, pihak Imigrasi langsung berkordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bali.

Selain itu, pihak Imigrasi juga mencetak poster DPO atau (Most Wanted) bagi Andrew.

Sayang, hingga berita ini diturunkan, Kepala Sub Bagian Humas dan Reformasi Kanwil Kemenkumham Bali I Putu Surya belum merespon saat dikonfirmasi.

Termasuk Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi. Saat dikonfirmasi via telepon maupun pesan whatsapp  juga belum merespon.



MANGUPURA – Pengaman di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Kamis (11/2) kecolongan.

Bobolnya pengamanan pihak Imigrasi Ngurah Rai, ini menyusul kaburnya salah seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia Andrew Ayer alias Andrey Kovalenka,.

Pria pemilik paspor bernomor 75356xx dan berstatus sebagai buron Interpol ini kabur dari rumah detensi imigrasi (Rudenim) Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Badung.

Pria asing dengan ciri rambut pirang, tinggi sekitar 180 cm, berbadan tegap ini kabur dari rumah detensi imigrasi pada pukul 11.30 WITA.

Sementara itu, dari informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bali, sebelum ditangkap dan kabur dari rudenim, Andre merupakan buron Interpol dan masuk dalam daftar Red Notice atas kasus yang dilakukan di negaranya.

Usai melakukan aksi kejahatan di negaranya, Andre kemudian kabur ke Indonesia dan bersembunyi di Bali.

Pihak Interpol kemudian koordinasi dengan Mabes Polri. Hasil koordinasi, Andrew akhirnya diamankan oleh Imingrasi Ngurah Rai di wilayah Badung.

Pria berusia 33 tahun Ia langsung diamankan ke Kantor Rudenim, sebagai tempat penampungan sementara bagi orang asing yang berkasus dan melanggar Undang-Undang Keimigrasian.

Di rudenim, pihak Imigrasi kemudian mengambil keterangan, mendata dan menyiapkan surat penyerahan untuk nantinya diambil oleh interpol.

Namun, belum sampai diserahkan, pada Kamis siang, Andrew dibesuk seorang perempuan di Rudenim Ngurah Rai.

Berdasarkan informasi, ia dibezuk oleh wanita bernama Ekaterina Trubkina, 33.

Diduga memanfaatkan sutuasi lengah, Andrew dan wanita pemilik paspor dengan Nomor Paspor 6983710 ini kabur.

“Ya diduga pengamanan lengah. Petugas kami di Imingrasi langsung melakukan pencarian,”terang salah satu sumber di Kantor Imigrasi Ngurah Rai.

Bahkan imbuh sumber, usai berhasil kabur dari Rudenim, Andrew sempat dilihat oleh warga di seputaran kawasan Taman Mumbul.

Atas informasi itu, pihak Imigrasi langsung berkordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Bali.

Selain itu, pihak Imigrasi juga mencetak poster DPO atau (Most Wanted) bagi Andrew.

Sayang, hingga berita ini diturunkan, Kepala Sub Bagian Humas dan Reformasi Kanwil Kemenkumham Bali I Putu Surya belum merespon saat dikonfirmasi.

Termasuk Kabid Humas Polda Bali Kombespol Syamsi. Saat dikonfirmasi via telepon maupun pesan whatsapp  juga belum merespon.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/