alexametrics
28.8 C
Denpasar
Thursday, June 30, 2022

Propam Polda Usut “86” Kasus Narkoba Cicit Pahlawan di Polres Badung

DENPASAR – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali mengusut dugaan “86” dalam kasus narkoba yang melibatkan Gema Minaret Sutan Assin, 31, cicit pahlawan Sam Ratulangi di Polres Badung. Sebab, Gema bersama teman prianya, Arvin Dwiarrahman, 32, yang sempat diamankan karena pesta ganja, kemudian tidak ditahan dan hanya menjalani rehabilitasi dengan dalih restorative justice.

Kabid Propam Polda Bali, Kombes Pol Bambang Tertianto ketika dikonfirmasi radarbali.id mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti dugaan “86” oleh pihak Polres Badung tersebut.  

 

“Informasi dari Mabes Polri dan dari Irwasda. Kita siap tindaklanjuti informasi ini dengan melakukan penyelidikan,” katanya di Polda Bali, Selasa (12/4/2022).

 

Dijelaskannya, prosedur rehabilitasi yang diberikan kepada dua orang itu, yakni Gema Minaret Sutan Assin dan Arvin Dwiarrahman akan didalami. Apakah itu memang hanya sampai pada proses penyidikan saja atau harus melalui proses sidang di pengadilan. 

 

“Kita akan cek, dalami, aturan rehabnya atau restorasi justice itu seperti apa. Apakah yang dilakukan penyidik Polres Badung benar sesuai prosedur atau tidak,” tambahnya.

 

Sebelumnya diberitakan, Gema Minaret Sutan Assin dan Arvin Dwiarrahman ditangkap di sebuah rumah di Jalan Raya Kedampang, Gang Zui Nomor 7, Pengubengan Kauh, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, 19 Maret 2022 sekitar pukul 23.00 Wita.

 

Namun, kasus ini tidak dilanjutkan ke pengadilan. Kasat Narkoba Polres Badung AKP I Putu Budi Artama menegaskan, sama sekali tidak ada “86” dalam penanganan kasus Gema Minaret Sutan Assin, cicit pahlawan Sam Ratulangi. Kata dia, kasus ini diselesaikan melalui prosedur restorative justice (RJ).

 

“Ya dibawa ke RJ berdasarkan barang buktinya dibawa Gema dan hasil asesment,” kata Budi Artama.

 

Ditambahkan Kasi Humas Polres Badung, Iptu I Kutut Sudana, penanganan kasus Gema Minaret Sutan Assin dan Arvin Diarrahman yang tidak sampai ke pengadilan sudah sesuai dengan prosedur hukum.



DENPASAR – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bali mengusut dugaan “86” dalam kasus narkoba yang melibatkan Gema Minaret Sutan Assin, 31, cicit pahlawan Sam Ratulangi di Polres Badung. Sebab, Gema bersama teman prianya, Arvin Dwiarrahman, 32, yang sempat diamankan karena pesta ganja, kemudian tidak ditahan dan hanya menjalani rehabilitasi dengan dalih restorative justice.

Kabid Propam Polda Bali, Kombes Pol Bambang Tertianto ketika dikonfirmasi radarbali.id mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti dugaan “86” oleh pihak Polres Badung tersebut.  

 

“Informasi dari Mabes Polri dan dari Irwasda. Kita siap tindaklanjuti informasi ini dengan melakukan penyelidikan,” katanya di Polda Bali, Selasa (12/4/2022).

 

Dijelaskannya, prosedur rehabilitasi yang diberikan kepada dua orang itu, yakni Gema Minaret Sutan Assin dan Arvin Dwiarrahman akan didalami. Apakah itu memang hanya sampai pada proses penyidikan saja atau harus melalui proses sidang di pengadilan. 

 

“Kita akan cek, dalami, aturan rehabnya atau restorasi justice itu seperti apa. Apakah yang dilakukan penyidik Polres Badung benar sesuai prosedur atau tidak,” tambahnya.

 

Sebelumnya diberitakan, Gema Minaret Sutan Assin dan Arvin Dwiarrahman ditangkap di sebuah rumah di Jalan Raya Kedampang, Gang Zui Nomor 7, Pengubengan Kauh, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, 19 Maret 2022 sekitar pukul 23.00 Wita.

 

Namun, kasus ini tidak dilanjutkan ke pengadilan. Kasat Narkoba Polres Badung AKP I Putu Budi Artama menegaskan, sama sekali tidak ada “86” dalam penanganan kasus Gema Minaret Sutan Assin, cicit pahlawan Sam Ratulangi. Kata dia, kasus ini diselesaikan melalui prosedur restorative justice (RJ).

 

“Ya dibawa ke RJ berdasarkan barang buktinya dibawa Gema dan hasil asesment,” kata Budi Artama.

 

Ditambahkan Kasi Humas Polres Badung, Iptu I Kutut Sudana, penanganan kasus Gema Minaret Sutan Assin dan Arvin Diarrahman yang tidak sampai ke pengadilan sudah sesuai dengan prosedur hukum.



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/