alexametrics
26.8 C
Denpasar
Sunday, June 26, 2022

Dalang Tahanan Kabur M.Rifai Dibekuk di Bandung, Dua Masih Buron

DENPASAR – Setelah Muhammad Panzuri Akbar, 20,  ditangkap di kawasan Panjer,  dan Muhammad Zubair, 35,  di Terminal Purabaya,

Tim Tiger Jatanras Ditreskrimum Polda Bali kembali menangkap satu tahanan yang kabur dari Polsek Denbar beberapa waktu lalu.

Dia adalah Muhammad Rifai alias Kaka, 19. Pria kelahiran Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disinyalir menjadi otak tahanan kabur, itu dibekuk di Bandung, Jawa Barat, Senin (11/6) lalu.

“Dia keluar Bali melalui jalur darat menuju ke Bandung. Tim langsung berangkat ke Kota Kembang ini untuk melakukan pengejaran dan akhirnya diamankan di Bandung pagi tadi (kemarin, red),” ujar sumber di Polresta Denpasar kemarin.

Menurutnya, pelaku ditangkap di salah satu rumah milik keluarganya. “Setelah ditangkap, tersangka langsung dibawa ke Bali,” imbuhnya.

Untuk motif kabur belum diketahui lantaran belum dilakukan pengembangan. “Kalau sudah di Bali, baru kami kembangkan,” tandasnya.

Mengenai dua pelaku lain Muhammad Alfah, dan Wylson Kennedy, sumber menyebut kemungkinan masih di Bali.

“Kami sementara menyisir tempat persembunyian mereka di kawasan Denpasar Barat dan Denpasar Timur,” tuturnya.

Belum ada keterangan dari Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo. Saat dikonfirmasi, tak ada jawaban dari Kapolresta. 



DENPASAR – Setelah Muhammad Panzuri Akbar, 20,  ditangkap di kawasan Panjer,  dan Muhammad Zubair, 35,  di Terminal Purabaya,

Tim Tiger Jatanras Ditreskrimum Polda Bali kembali menangkap satu tahanan yang kabur dari Polsek Denbar beberapa waktu lalu.

Dia adalah Muhammad Rifai alias Kaka, 19. Pria kelahiran Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang disinyalir menjadi otak tahanan kabur, itu dibekuk di Bandung, Jawa Barat, Senin (11/6) lalu.

“Dia keluar Bali melalui jalur darat menuju ke Bandung. Tim langsung berangkat ke Kota Kembang ini untuk melakukan pengejaran dan akhirnya diamankan di Bandung pagi tadi (kemarin, red),” ujar sumber di Polresta Denpasar kemarin.

Menurutnya, pelaku ditangkap di salah satu rumah milik keluarganya. “Setelah ditangkap, tersangka langsung dibawa ke Bali,” imbuhnya.

Untuk motif kabur belum diketahui lantaran belum dilakukan pengembangan. “Kalau sudah di Bali, baru kami kembangkan,” tandasnya.

Mengenai dua pelaku lain Muhammad Alfah, dan Wylson Kennedy, sumber menyebut kemungkinan masih di Bali.

“Kami sementara menyisir tempat persembunyian mereka di kawasan Denpasar Barat dan Denpasar Timur,” tuturnya.

Belum ada keterangan dari Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo. Saat dikonfirmasi, tak ada jawaban dari Kapolresta. 



Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/