alexametrics
28.7 C
Denpasar
Monday, August 8, 2022

Dibakar Api Cemburu, Tiga Polisi Hajar Mahasiswa Hingga Nyaris Tewas

DENPASAR – Aksi tak terpuji dilakukan oknum korps baju cokelat saat perayaan hari Bhayangkara. Masalahnya sepele: asmara.

Tiga oknum anggota Direktorat Shabara Polda Bali masing-masing Bripda Putu Krisna Wahyudi Suputra; Bripda Kadek Agus Wiratha,

dan Bripda I Gede Agus Apriyoga menganiaya Gede Dimas Purwadipa, seorang oknum mahasiswa di sebuah kosan di Dalung, Minggu (8/7) siang lalu.

Para polisi itu nekat menghajar korban hingga babak belur lantaran cemburu buta setelah pacar salah satu oknum polisi itu diduga selingkuh dengan korban.

Menurut informasi, kasus berawal ketika korban chating via Line dengan seorang wanita bernama Linda, Minggu siang lalu.

“Dalam obrolan itu ke duanya lalu bersepakat untuk jalan-jalan dengan syarat korban menjemput Linda di kostnya Jalan Tegal Jaya Dalung, sebelah TK Tegal Jaya,” bisik sumber di Polda Bali. 

Baca Juga:  Polda Bali Bidik Bangunan Gedung Kantor Baru Kepala Desa Selat

Korban bun bergegas dan menjemput lind. Saat menunggu Linda di depan kosan, tiba-tiba datang tiga pelaku berpakaian dinas lengkap menghampiri korban.

Entah tahu dari siapa, kemudian Bripda Putu Krishna Wahyudi Suputra menghampiri korban. “Dia nanya korban, kamu yang ngechat pacar saya Linda,” tanyanya.

Korban pun menjawab,”iya” sembari meminta maaf. Karena cemburu buta, Putu Krishna langsung memukul pipi dan menendang kearah tubuh korban secara berulangkali.

Kedua teman polisi itu pun ikut mengeroyok korban. Akibat aksi penganiayaan itu, korban menderita luka di sekujur tubuh.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja Kamis sore membenarkan laporan itu. Dia mengecek perkembangan di Bid Propam Polda Bali.

Baca Juga:  Polsek Padangbai Koordinasi dengan Polres Lintas Kabupaten

“Saya koordinasi dulu dengan Bid Propam. Motifnya diduga masalah cemburu buta,” papar Kombes Pol Hengky. 



DENPASAR – Aksi tak terpuji dilakukan oknum korps baju cokelat saat perayaan hari Bhayangkara. Masalahnya sepele: asmara.

Tiga oknum anggota Direktorat Shabara Polda Bali masing-masing Bripda Putu Krisna Wahyudi Suputra; Bripda Kadek Agus Wiratha,

dan Bripda I Gede Agus Apriyoga menganiaya Gede Dimas Purwadipa, seorang oknum mahasiswa di sebuah kosan di Dalung, Minggu (8/7) siang lalu.

Para polisi itu nekat menghajar korban hingga babak belur lantaran cemburu buta setelah pacar salah satu oknum polisi itu diduga selingkuh dengan korban.

Menurut informasi, kasus berawal ketika korban chating via Line dengan seorang wanita bernama Linda, Minggu siang lalu.

“Dalam obrolan itu ke duanya lalu bersepakat untuk jalan-jalan dengan syarat korban menjemput Linda di kostnya Jalan Tegal Jaya Dalung, sebelah TK Tegal Jaya,” bisik sumber di Polda Bali. 

Baca Juga:  Terungkap, Dua Pelaku Residivis, Polisi Buru Satu Penadah Sapi Curian

Korban bun bergegas dan menjemput lind. Saat menunggu Linda di depan kosan, tiba-tiba datang tiga pelaku berpakaian dinas lengkap menghampiri korban.

Entah tahu dari siapa, kemudian Bripda Putu Krishna Wahyudi Suputra menghampiri korban. “Dia nanya korban, kamu yang ngechat pacar saya Linda,” tanyanya.

Korban pun menjawab,”iya” sembari meminta maaf. Karena cemburu buta, Putu Krishna langsung memukul pipi dan menendang kearah tubuh korban secara berulangkali.

Kedua teman polisi itu pun ikut mengeroyok korban. Akibat aksi penganiayaan itu, korban menderita luka di sekujur tubuh.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja Kamis sore membenarkan laporan itu. Dia mengecek perkembangan di Bid Propam Polda Bali.

Baca Juga:  Dikenal Licin karena Sebelumnya Juga Pernah Kabur

“Saya koordinasi dulu dengan Bid Propam. Motifnya diduga masalah cemburu buta,” papar Kombes Pol Hengky. 


Artikel Terkait

Most Read


Artikel Terbaru


/